Awas, 3 Gangguan Jiwa Ini Sering Menimpa Pengidap Gagal Ginjal

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Awas, 3 Gangguan Jiwa Ini Sering Menimpa Pengidap Gagal Ginjal

Halodoc, Jakarta – Ginjal berfungsi untuk membuang racun dan limbah dari tubuh dan membantu fungsi seluruh tubuh. Ketika ginjal gagal berfungsi dengan baik, seperti dalam kasus penyakit ginjal kronis, akibatnya dihadapi oleh seluruh tubuh dan memiliki efek langsung pada beberapa sistem tubuh.

Mulai dari sistem kardiovaskular, peredaran darah, tingginya kadar hormon paratiroid yang pada gilirannya menarik keluar kandungan kalsium dari tulang, sehingga membuat tulang menjadi tipis serta lemah.  Gagal ginjal juga menyebabkan deposit protein amiloid dalam sendi dan tendon, sehingga menyebabkan amiloidosis. Gangguan ini menyebabkan cairan menumpuk di sendi bersama dengan kekakuan dan rasa sakit.

Sistem pencernaan yang terganggu juga bisa menjadi salah satu akumulasi dari gagal ginjal, termasuk ketidakmampuan untuk tidur yang sangat bisa memengaruhi siklus tidur. Dan semua efek penyakit ginjal di atas pada tubuh bersama dengan ketidakseimbangan hormon dan mineral dapat menyebabkan depresi, sehingga memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 4 Gangguan Mental yang Terjadi Tanpa Disadari

Beradaptasi dengan kondisi gagal ginjal bisa mengakibatkan stres. Ini disebabkan karena pengidapnya merasa tubuh berada di situasi tidak umum dan di luar kendali. Pada akhirnya, pengidap gagal ginjal merasakan berbagai respons emosional mulai dari syok, sedih, takut, marah, frustrasi, merasa sedih, tegang, ataupun merasa sendirian.

Beberapa pengaruhnya terhadap kehidupan sosial mulai dari membatasi keterlibatan sosial atau mengalihkan pekerjaan rumah tangga ke pasangan.

Syok karena merasa gangguan kesehatan ini tidak adil sebab bisa terjadi dalam hidupnya, kemudian ada perasaan depresi dan kecemasan yang membuat kestabilan psikologisnya jadi terganggu.

Menyadari dampak gangguan jiwa yang cukup serius terhadap pengidap  gagal ginjal, berikut adalah jenis-jenis gangguan jiwa yang kerap dialami mereka dengan gagal ginjal.

Baca juga: 4 Pekerjaan dengan Tingkat Stres Tertinggi

  1. Delirium

Gejala umum gagal ginjal adalah delirium. Ini adalah kondisi mental yang ditandai oleh kebingungan dan kegelisahan. Ini berkembang karena racun yang terakumulasi memengaruhi otak.

Pada hari-hari terakhir gagal ginjal, tidak mungkin untuk memperbaikinya, maka satu-satunya cara efektif untuk mengendalikan delirium adalah dengan memberikan sedasi. Ini bisa sulit bagi keluarga, karena itu berarti tidak ada lagi interaksi dengan pasien. Biasanya, orang tersebut harus tetap tidur nyenyak, karena sedasi ringan dapat memperburuk kebingungan.

  1. Depresi

Depresi adalah kondisi medis di mana orang mengalami suasana hati yang sangat rendah untuk waktu yang lama. Ketika setiap orang merasa sedih dari waktu ke waktu, orang-orang dengan depresi mengalami perasaan sedih yang terus-menerus.

Orang yang mengalami gagal ginjal dapat mengalami depresi karena penyakit ini dapat memengaruhi kualitas hidup, sehingga berimbas pada suasana hatinya. Depresi yang dialami pada pengidap gangguan ginjal bisa sampai menurunkan minat seks, putus asa, merasa hidup ini tidak layak untuk dijalani, bahkan sampai berpikir untuk melakukan tindakan bunuh diri.

Baca juga: 5 Tanda Awal Gagal Ginjal yang Perlu Diketahui

  1. Gangguan Kecemasan

Rasa cemas sebenarnya adalah emosi yang normal. Namun, gangguan kecemasan berbeda karena ini merupakan penyakit mental atau gangguan kejiwaan yang membuat pengidapnya tidak bisa menjalani hidup secara normal.

Gangguan kecemasan bisa ditandai dengan serangan panik dengan tanda-tanda fisik tubuh berkeringat, mengalami nyeri dada, jantung berdebar, hingga sampai bisa mengalami serangan jantung. Gangguan kecemasan juga bisa merambah ke situasi sosial sehari-hari di mana pengidapnya memberikan atensi secara berlebihan terhadap pendapat orang lain mengenai dirinya.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai jenis gangguan jiwa yang sering dialami pengidap gagal ginjal, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.