21 December 2018

Penjelasan Varises yang Berhubungan dengan Tromboflebitis

Penjelasan Varises yang Berhubungan dengan Tromboflebitis

Halodoc, Jakarta – Varises merupakan pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah vena akibat penumpukan darah di dalam pembuluh tersebut. Kondisi ini ditandai dengan munculnya gumpalan berwarna ungu atau biru gelap di permukaan kulit. Gumpalan tersebut biasanya tampak bengkak atau menonjol, dan bisa terjadi di seluruh pembuluh vena dalam tubuh.

Meski begitu, varises paling sering terjadi di area tungkai, seperti betis yang mendapat tekanan besar saat berdiri atau berjalan. Varises juga bisa muncul di bagian panggul, area reproduksi, rahim, hingga kerongkongan. Selama ini, varises sering dianggap sebagai gangguan yang “ringan” dan hanya akan mengganggu penampilan karena bengkak yang muncul di bagian tubuh.

Tapi tahukah kamu, ternyata varises bisa lebih parah dari apa yang dibayangkan, lho. Kondisi varises yang terus dibiarkan tanpa penanganan ternyata bisa berkaitan memicu terjadinya tromboflebitis. Apa alasannya?

Mengenal Tromboflebitis

Tromboflebitis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada pembuluh darah balik alias pembuluh vena. Gangguan tersebut memicu terbentuknya gumpalan darah pada satu vena atau lebih. Biasanya, tromboflebitis terjadi pada vena di tungkai, tapi bisa juga terjadi pada vena di lengan. Kondisi ini bisa terjadi di bawah permukaan kulit (superficial thrombophlebitis) maupun di bagian yang lebih dalam (deep vein thrombosis).

Tromboflebitis ditandai dengan terjadinya pembengkakan dan nyeri tak tertahankan pada bagian yang mengalami peradangan. Gejala lain juga sering muncul sebagai tanda penyakit ini, mulai dari perubahan warna kulit di atas vena yang terserang, kulit mengeras, dan saat diraba kulit sekitar vena terasa lebih hangat dan nyeri saat ditekan.

Penyakit ini terjadi karena terbentuknya gumpalan darah di dalam vena yang secara perlahan mulai menimbulkan peradangan. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan seseorang mengalami peradangan, mulai dari gangguan pembekuan darah, cedera pada vena, hingga kebiasaan berdiam diri atau tidak bergerak dalam waktu yang lama.

Varises dan Hubungannya dengan Tromboflebitis

Jika tidak ditangani dengan benar, maka penggumpalan darah yang terjadi akibat varises bisa memicu gangguan kesehatan. Bahkan, varises juga disebut menjadi pemicu munculnya rasa nyeri dan membuat tromboflenitis terjadi secara berulang. Maka dari itu, bedah untuk membuang vena yang lebar dan tidak beraturan akibat varises menjadi salah satu cara pengobatan tromboflebitis.

Selain dengan bedah, kondisi ini biasanya juga ditangani dengan cara-cara lainnya yang tergantung dari tingkat keparahan yang dialami. Cara pengobatan tromboflebitis bisa dilakukan dengan penggunaan stoking khusus untuk mengurangi pembengkakan, pemberian obat pengencer darah atau antikoagulan, obat penghancur gumpalan, hingga pemasangan filter atau saringan jika pengidap penyakit ini tidak bisa mengonsumsi obat pengencer darah.

Penanganan kondisi ini harus segera dilakukan untuk mencegah munculnya komplikasi yang tidak diinginkan. Meski jarang terjadi, tapi tromboflebitis bisa memicu komplikasi berupa eboli paru atau terbentuknya gumpalan darah pada pembuhluh darah arteri di paru-paru. Dalam beberapa kasus, tromboflebitis juga bisa berkembang menjadi post thrombotic syndrome (PTS), yang ditandai dengan rasa sakit parah dan bengkak pada tungkai yang mengalami gangguan.

Cari tahu lebih lanjut seputar varises dan hubungannya dengan tromboflebitis dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!

Baca juga: