09 June 2019

Pentingnya Cek Gula Darah setelah Mudik

Pentingnya Cek Gula Darah setelah Mudik

Halodoc, Jakarta – Mudik biasanya menjadi momen untuk bersantap besar bersama keluarga. Bukan hanya karena ada banyak makanan yang lezat, tapi juga kebersamaan membuat selera makan menjadi meningkat.

Nah, di waktu-waktu sekarang ini, ketika acara kumpul keluarga telah usai dan kembali ke kegiatan masing-masing, penting buat kamu untuk memeriksa gula darah. Apalagi kalau kamu mengidap diabetes.

Baca juga: Tidur Mangap Saat Mudik, Hati-Hati Tersedak

Sejatinya, ada beberapa alasan kenapa kamu disarankan untuk melakukan pemeriksaan gula darah, yaitu:

  1. Menilai seberapa baik kamu mencapai tujuan perawatan secara keseluruhan

  2. Memahami bagaimana diet dan olahraga memengaruhi kadar gula darah

  3. Memahami bagaimana faktor-faktor lain, seperti penyakit atau stres, memengaruhi kadar gula darah. Apalagi kamu baru selesai merayakan Lebaran di mana ada bermacam makanan enak yang dikonsumsi.

  4. Memantau efek obat diabetes pada kadar gula darah

  5. Identifikasi kadar gula darah yang tinggi atau rendah

Jika kamu mengidap diabetes tipe 1, umumnya kamu direkomendasikan untuk memeriksa tes gula darah 4–10 kali sehari. Kamu mungkin perlu menguji sebelum makan dan camilan, sebelum dan sesudah berolahraga, sebelum tidur, dan kadang-kadang di malam hari.

Baca juga: Saat Puasa, Haruskah Minum 8 Gelas Air Putih?

Kamu mungkin perlu memeriksa kadar gula darah lebih sering jika sedang sakit, mengubah rutinitas harian ataupun memulai pengobatan baru. Bila kamu mengidap diabetes tipe 2, dokter biasanya merekomendasikan tes gula darah beberapa kali sehari, tergantung pada jenis dan jumlah insulin yang digunakan.

Tes biasanya disarankan sebelum makan dan sebelum tidur jika kamu menggunakan beberapa suntikan harian. Kamu mungkin perlu menguji hanya dua kali sehari, sebelum sarapan dan makan malam. Jika kamu mengelola diabetes tipe 2 dengan obat-obatan noninsulin atau dengan diet dan olahraga saja, kamu mungkin tidak perlu menguji gula darah setiap hari.

Gula darah atau glukosa adalah gula utama yang ditemukan dalam darah. Itu berasal dari makanan yang kamu makan, dan merupakan sumber energi utama tubuh. Darah kamu membawa glukosa ke seluruh sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.

Baca juga: Jangan Dipaksa, Ini Bahaya Berpuasa Bagi Pengidap Diabetes

Diabetes adalah penyakit di mana kadar gula darah terlalu tinggi. Seiring waktu, memiliki terlalu banyak glukosa dalam darah dapat menyebabkan masalah serius. Bahkan jika kamu tidak mengidap diabetes, kadang-kadang kamu mungkin memiliki masalah dengan gula darah yang terlalu rendah atau terlalu tinggi. Memiliki jadwal makan, aktivitas, dan meminum obat apapun secara teratur dapat membantu.

Jika kamu memiliki diabetes, sangat penting untuk menjaga angka gula darah dalam kisaran stabil. Dua jenis karbohidrat utama sederhana dan kompleks dapat memengaruhi kadar gula darah secara berbeda.

Karbohidrat sederhana terdiri dari satu jenis gula dan bisa ditemukan dalam makanan, seperti roti putih, pasta, dan permen. Tubuh memecah karbohidrat ini menjadi gula dengan sangat cepat yang menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat.

Karbohidrat kompleks terdiri dari tiga atau lebih gula yang dihubungkan bersama. Karena susunan kimiawi karbohidrat jenis ini rumit, maka dibutuhkan tubuh lebih lama untuk memecahnya. Akibatnya, gula dilepaskan ke dalam tubuh lebih bertahap, artinya kadar gula darah tidak cepat naik setelah memakannya. Contoh, karbohidrat kompleks termasuk gandum utuh dan ubi jalar.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai tips pola hidup sehat mengelola diabetes, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to A Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.