• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Daya Tahan Tubuh yang Kuat Jelang Ramadan

Pentingnya Daya Tahan Tubuh yang Kuat Jelang Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Banyak persiapan yang perlu dilakukan menjelang bulan Ramadan. Pada bulan tersebut, umat Islam diwajibkan untuk menjalani ibadah puasa, yaitu menahan lapar, haus, dan hawa nafsu mulai dari terbit fajar, hingga tenggelam matahari. Maka dari itu, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh menjadi salah satu persiapan yang penting. 

Tubuh yang bugar dan sehat bisa didapat dengan menjaga daya tahan tubuh alias imunitas. Daya tahan tubuh yang terjaga bisa membuat puasa lancar dan mencegah serangan penyakit. Lantas, bagaimana cara menjaga daya tahan tubuh jelang bulan Ramadan? Simak pembahasannya di artikel ini! 

Baca juga: Jangan Dikurangi, Ini 5 Alasan Tubuh Perlu Antioksidan saat Puasa

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh 

Saat berpuasa, sangat mungkin daya tahan tubuh menjadi lebih rendah. Pasalnya, selama beberapa jam tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman. Namun jangan khawatir, ada tips sederhana yang bisa diterapkan untuk menjaga tubuh tetap sehat selama berpuasa, di antaranya: 

  • Cukup Tidur 

Saat bulan puasa, tidak hanya pola makan yang akan berubah, tetapi juga pola tidur. Sebab, kamu harus bangun pada sepertiga malam untuk makan sahur. Kamu mungkin juga tidak bisa tidur kembali setelah makan, karena harus melanjutkan ibadah dan berangkat kerja. 

Nah, untuk mengatasinya, kamu perlu mengatur waktu tidur dalam satu hari, misalnya dengan menyempatkan tidur siang sejenak. Jika tidak memungkinkan, cobalah untuk tidur lebih awal di malam hari. Namun perlu diingat, sebaiknya atur jadwal untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari. 

  • Makanan Sehat 

Memenuhi asupan nutrisi juga bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh. Maka dari itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat saat makan sahur dan berbuka puasa. Selain itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti makanan berlemak, makanan yang terlalu pedas, serta makanan yang kurang serat. 

Baca juga: 7 Makanan untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Saat Puasa

  • Olahraga Teratur 

Menjalani puasa bukan berarti tidak boleh beraktivitas fisik atau olahraga. Malahan, tubuh tetap harus aktif bergerak agar tidak mudah sakit. Namun, olahraga yang dijalani selama bulan puasa mungkin harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. Hindari melakukan olahraga yang banyak menguras tenaga serta jangan berolahraga pada siang hari. Kamu bisa mencoba berolahraga pada pagi hari sebelum beraktivitas atau malam hari setelah berbuka puasa. 

  • Kelola Stres 

Stres nyatanya bisa memberi dampak pada kondisi tubuh. Tidak mengelola stres dengan baik bisa menyebabkan gangguan pada imunitas, sehingga membuat seseorang menjadi lebih mudah sakit selama puasa.

  • Konsumsi Vitamin 

Kamu juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh selama puasa dengan mengonsumsi vitamin tambahan. Dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayur-sayuran, tubuh mungkin sudah mendapat asupan vitamin. Namun, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi vitamin tambahan agar daya tahan tubuh semakin kuat selama berpuasa. 

Baca juga: Jumlah Asupan Manis yang Dibutuhkan Tubuh Saat Puasa

Cari tahu lebih lanjut seputar tips sehat selama puasa dan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice call dan chat kapan dan di mana saja. Dapatkan tips sehat selama puasa dan cara menjaga daya tahan tubuh dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi 
Web MD. Diakses pada 2020. 6 Immune System Busters & Boosters.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Sleep tips: 6 steps to better sleep.
Harvard University. Diakses pada 2020. How to boost your immune system.