Pentingnya Mendeteksi Kanker Sejak Dini

Pentingnya Mendeteksi Kanker Sejak Dini

Halodoc, Jakarta - Dianggap sebagai penyakit berbahaya dan mematikan, membuat banyak orang kian was-was terhadap kanker. Padahal, sebenarnya saat ini sudah banyak pengidap kanker yang berhasil sembuh setelah menjalani berbagai pengobatan. Apalagi jika keberadaan sel kanker dalam tubuh dideteksi sejak dini, melalui berbagai pemeriksaan fisik.

Ya, mendeteksi kanker sejak dini telah terbukti meningkatkan harapan sembuh pengidapnya. Deteksi dini dapat membuat pengobatan kanker jadi lebih mudah dan efektif. Tidak hanya itu, hal ini juga dapat mencegah penyebaran sel-sel kanker ke bagian tubuh lain.

Baca juga: 6 Jenis Kanker Paling Populer di Indonesia

Bagaimana Cara Deteksi Kanker Sejak Dini?

Untuk mendeteksi kanker sejak dini, diperlukan perhatian khusus dari pengidap, keluarga, dan dokter. Sebab ada beberapa hal yang perlu dilakukan, termasuk pemeriksaan medis atau medical check up. Lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker sejak dini:

1. Ketahui Riwayat Keluarga

Mengetahui riwayat keluarga yang dimaksud di sini bukan hanya silsilah keluarga kamu dari zaman neneknya buyut kamu, lho. Melainkan juga riwayat kesehatan mereka, terutama dalam hal kanker. Hal ini penting untuk dilakukan agar kamu bisa lebih waspada, jika ada salah satu anggota keluarga yang pernah memiliki riwayat kanker. Mengingat genetik merupakan salah satu faktor risiko dari sebagian besar jenis kanker.

2. Menjalani Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik untuk mendeteksi kanker biasanya perlu dilakukan secara berkala dan cukup banyak jenisnya. Seperti misalnya pemeriksaan mammografi untuk deteksi kanker payudara, pap smear untuk deteksi kanker serviks, dan kolonoskopi untuk deteksi kanker usus. Semua jenis pemeriksaan tersebut sebenarnya harus dijalani sedikitnya satu kali dalam setahun. Apalagi, semakin bertambah usia, maka risiko untuk terkena kanker juga semakin besar.

Lebih lanjut, beberapa pemeriksaan medis yang bisa dilakukan secara rutin untuk mendeteksi kanker sejak dini adalah:

  • Pap smear. Bisa mulai dilakukan pada wanita yang berusia 21-65 tahun, atau yang telah aktif secara seksual.

  • Mammografi. Disarankan untuk dilakukan secara rutin oleh wanita yang telah berusia 40 tahun.

  • CT scan. Pemeriksaan ini biasanya ikut disertakan jika melakukan check up lengkap di rumah sakit. Hal ini juga sangat dianjurkan bagi perokok aktif yang berisiko tinggi alami kanker paru.

Namun, jika bingung pemeriksaan apa yang sebaiknya dilakukan untuk mendeteksi kanker sejak dini, kamu bisa berkonsultasi pada dokter. Nantinya, dokter yang akan menganjurkan tipe pemeriksaan medis apa yang cocok dan kapan harus melakukannya.

Baca juga: Penting, Begini Cara Mendeteksi Kanker pada Anak Sejak Dini

3. Sadari Jika Ada Gejala atau Perubahan pada Tubuh

Lebih dari orang lain, kamu adalah orang pertama yang harus tahu adanya perbedaan atau perubahan yang terjadi di tubuh kamu sendiri. Beberapa jenis kanker padat, biasanya menimbulkan benjolan atau pembengkakan. Jika kamu menemukan ada bagian tubuh yang membengkak tiba-tiba, jangan remehkan hal tersebut dan segera periksakan diri ke dokter.

Selain bengkak, gejala lain yang harus diwaspadai seperti muncul memar-memar pada permukaan tubuh secara tiba-tiba atau timbul perdarahan, entah itu mimisan atau gusi berdarah. Gejala-gejala ini biasanya muncul pada kanker darah.

Bagi wanita, kamu juga harus terbiasa untuk melakukan SADARI, yaitu tindakan memeriksa payudara sendiri untuk mendeteksi kanker payudara. Dengan mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh, maka bukan tidak mungkin penyakit kanker akan diketahui sejak dini.

4. Mengendalikan Faktor Risiko

Hal lain yang bisa dilakukan adalah mengendalikan faktor risiko yang dapat membuat kamu rentan terkena penyakit kanker. Tidak sulit kok, kamu hanya perlu mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk, seperti:

  • Berhenti merokok. Menjadi perokok aktif hanya akan membuat kamu berisiko tinggi alami berbagai jenis kanker.

  • Mencegah kanker kulit dengan cara menggunakan tabir surya.

  • Tidak minum minuman beralkohol terlalu banyak, karena akan meningkatkan risiko kanker hati.

  • Miliki pola makan sehat serta melakukan olahraga dengan rutin.  

Baca juga: Pengidap Kanker Dapat Alami Pruritus, Ini Alasannya

Itulah sedikit penjelasan tentang pentingnya mendeteksi kanker sejak dini. Jika kamu memiliki benjolan menyerupai tumor, segera periksakan diri ke dokter di rumah sakit pilihan kamu. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Tunggu apa lagi? Yuk download aplikasinya sekarang!