Pentingnya Mendeteksi Dini Kanker Serviks

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
pentingnya-mendeteksi-dini-kanker-serviks

Halodoc, Jakarta - Bagi para perempuan, penting untuk melakukan deteksi dini kanker serviks. Dengan melakukan deteksi dini kanker akan meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Ada dua komponen utama deteksi dini kanker, yaitu pendidikan untuk mempromosikan diagnosis dan skrining dini. 

Mengenali kemungkinan tanda-tanda peringatan kanker dan mengambil tindakan segera mengarah pada diagnosis dini. Peningkatan kesadaran akan kemungkinan tanda-tanda peringatan kanker, dapat memiliki dampak besar pada penyakit ini. Beberapa tanda-tanda awal kanker termasuk benjolan, luka yang gagal sembuh, perdarahan abnormal, gangguan pencernaan persisten, dan suara serak kronis. Diagnosis dini sangat relevan, bukan hanya untuk kanker serviks, tapi juga kanker payudara, leher rahim, mulut, laring, usus besar dan dubur, serta kulit. 

Kenapa Harus Mendeteksi Dini Kanker Serviks?

Faktanya kanker serviks jarang menunjukkan gejala apapun pada tahap awal. Oleh karena itu, skrining teratur penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Terdapat dua metode skrining utama untuk kanker serviks. Pertama adalah liquid-based cytology (LBC). Skrining ini melibatkan dokter atau perawat yang menggaruk leher rahim dengan sikat kecil untuk mengumpulkan sel. Kepala sikat ini kemudian dilepas dan diawetkan dalam cairan, sebelum dikirim ke laboratorium untuk dianalisis kelainan sel. 

Baca juga: Kenali 7 Tanda dan Gejala Kanker Serviks

Metode skrining kedua adalah tes Papanicolaou (Pap), juga disebut sebagai tes smear serviks. Tes ini melibatkan seorang dokter atau perawat yang mengeruk bagian luar serviks pasien untuk mengumpulkan sampel sel. Kemudian sel-sel ini dianalisis di bawah mikroskop untuk setiap kelainan.

Wanita berusia antara 21-65 tahun harus menjalani tes Pap smear setiap 3 tahun. Namun, wanita berusia antara 30-65 tahun dapat memiliki untuk melakukan tes Pap smear setiap 3 tahun, atau tes HPV setiap 5 tahun. 

Skrining mengacu pada penggunaan tes sederhana pada populasi yang sehat untuk mengidentifikasi individu yang memiliki penyakit, tetapi belum memiliki gejala. Contohnya termasuk skrining kanker payudara menggunakan mamografi dan skrining kanker serviks menggunakan metode skrining sitologi, termasuk Pap smear.

Program penyaringan (skrining) harus dilakukan hanya ketika efektivitasnya telah ditunjukkan, ketika sumber daya (personel, peralatan, dll.) cukup untuk mencakup hampir semua kelompok sasaran, ketika ada fasilitas untuk mengkonfirmasikan diagnosis dan untuk perawatan dan tindak lanjut dari mereka yang memiliki hasil abnormal, dan ketika prevalensi penyakit cukup tinggi untuk membenarkan upaya dan biaya skrining.

Baca juga: Kenali Tanda Kanker Serviks Sejak Dini

Berdasarkan bukti yang ada, skrining populasi massal hanya dapat dilakukan untuk kanker payudara dan serviks, menggunakan skrining mamografi dan skrining sitologi, di negara-negara tempat sumber daya tersedia untuk cakupan populasi yang luas. Inspeksi visual dengan asam asetat dapat terbukti sebagai metode skrining yang efektif untuk kanker serviks dalam waktu dekat. 

Dibutuhkan lebih banyak studi yang mengevaluasi metode alternatif berbiaya rendah untuk skrining mamografi, seperti pemeriksaan payudara klinis. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai deteksi dini kanker serviks, sebaiknya komunikasikan pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai prosedurnya. 

Mengabaikan Tanda-Tanda Kanker Serviks

Dulu, para profesional kesehatan menyebut kanker serviks sebagai "pembunuh diam-diam." Menemukan kanker serviks pada tahap awal masih sulit, karena bentuk awal penyakit biasanya tidak menunjukkan gejala.

Gejala kanker serviks biasanya tidak akan muncul sebelum kanker menjadi invasif. Gejala-gejalanya biasanya meliputi perdarahan abnormal setelah hubungan seksual, selama menopause atau antara periode, periode berat, atau berkepanjangan, keluarnya cairan yang tidak biasa, atau rasa sakit saat berhubungan seks.

Baca juga: Ketahui Pemeriksaan Penting untuk Cegah Kanker Serviks

Dengan tidak adanya atau tidak adanya gejala awal penyakit, ada kekhawatiran bahwa beberapa wanita mungkin tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya, dan beberapa bahkan mungkin mengabaikan tanda-tanda atau membingungkan mereka dengan gejala-gejala kondisi lain.

Referensi:

WHO. Diakses pada 2019. Cancer Detection

Medical News Today. Diakses pada 2019. The Importance of Regular Screening