Ini Penyebab Endoftalmitis, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan Permanen

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Penyebab Endoftalmitis, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan Permanen

Halodoc, Jakarta - Endoftalmitis adalah gangguan mata yang menyebabkan peradangan dalam bola mata yang muncul karena infeksi. Ada dua jenis endoftalmitis yang terjadi, yaitu endogen dan eksogen. Endoftalmitis endogen terjadi karena penyebaran bakteri terjadi dari tempat lain di tubuh kita melalui aliran darah. Sementara endoftalmitis eksogen terjadi akibat trauma tembus atau infeksi pada tindakan pembedahan yang membuka bola mata. Dari keseluruhan kasus endoftalmitis, hanya 2 hingga 15 persen saja yang merupakan tipe endogen.

Penyebab Endoftalmitis

Jika tidak mendapatkan penanganan yang memadai, penyakit ini menyebabkan kebutaan. Sementara itu, penyebab endoftalmitis cukup beragam, di antaranya adalah:

Trauma tembus atau efek dari pembedahan yang pernah terjadi pada bola mata.

  • Infeksi akibat alat-alat pembedahan mata.

  • Dapat juga disebabkan oleh infeksi dari bakteri yang masuk dari tempat lain area tubuh kita melalui aliran darah atau masuk secara langsung pada luka di bola mata. Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri (seperti Staphylococcus species, Streptococcus species, Gram-negative bacteria).

  • Jamur yang tumbuh di dalam bola mata (seperti Candida, Aspergillus).

Baca Juga:  4 Penyakit Mata yang Bisa Dialami Pengidap Diabetes

Gejala Endoftalmitis

Nyatanya gejala yang muncul pada penyakit endoftalmitis akan sedikit bervariasi, tergantung penyebab endoftalmitis dan apakah infeksi terjadi di awal (6 minggu atau kurang) atau terlambat (berbulan-bulan atau tahunan) setelah operasi. Namun, gejala awal yang terjadi pada gangguan mata ini antara lain:

  • Penurunan drastis pada penglihatan.

  • Nyeri pada mata yang memburuk setelah operasi.

  • Mata merah.

  • Kelopak mata membengkak.

Selain itu, endoftalmitis pasca traumatis atau akibat cedera mata menyebabkan beberapa gejala, seperti:

  • Penurunan drastis pada penglihatan.

  • Nyeri pada mata yang memburuk setelah operasi.

  • Mata merah.

  • Kelopak mata membengkak.

Dan pada endoftalmitis hematogen, atau akibat infeksi yang menyebar melalui aliran darah dan menetap di mata menyebabkan gejala antara lain:

  • Penurunan ringan pada penglihatan dalam beberapa minggu.

  • Adanya floaters, yaitu bentuk gelap, semi transparan dan melayang pada pandangan.

Baca Juga: Bisakah Endoftalmitis Disembuhkan?

Pengobatan Endoftalmitis

Penanganan penyakit ini juga disesuaikan dengan penyebabnya. Bila penyebab endoftalmitis adalah bakteri yang menyebabkan infeksi, langkah yang paling efektif adalah memberikan obat antibiotik untuk mata. Obat tersebut bisa berbentuk tetes tetes, pil oral, atau lewat intra vena. Bisa juga pengobatan dengan memberikan suntikan antibiotik secara langsung pada mata.

Sementara jika penyebabnya adalah jamur, maka langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan mata ini adalah dengan memberikan obat atau senyawa anti jamur untuk mata. Senyawa anti jamur antara lain seperti amphotericin B dan fluconazole. Untuk ampeoterichin B adalah obat yang disuntikan langsung pada mata. Sementara untuk fluconazole, obat ini masuk kategori obat oral sehingga harus diminum langsung.

Kedua cara di atas untuk penyakit endoftalmitis yang masih baru atau belum terlalu parah. Tetapi jika penyakit ini sudah parah atau akut, ditandai dengan infeksi pada mata yang sudah menyebar keseluruh bagian mata. Metode yang paling tepat untuk mengatasinya adalah melakukan operasi atau pembedahan (vitrectomy) yang bertujuan untuk pengambilan cairan dan juga nanah atau kotoran lainnya yang menumpuk pada bola mata.

Baca Juga: 7 Penyakit Tak Biasa Pada Mata

Jika kamu punya pertanyaan seputar masalah kesehatan,  Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Tidak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download  aplikasinya di Google Play atau App Store!