Pakai Behel Gigi, Ini Perawatan yang Dapat Dilakukan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pakai Behel Gigi, Ini Perawatan yang Dapat Dilakukan

Halodoc, Jakarta – Behel, disebut juga kawat gigi, banyak digunakan untuk mempercantik gigi. Alat ini berfungsi untuk memperbaiki posisi gigi yang tidak rata, berjarak, atau maju agar memiliki bentuk yang ideal. Caranya dengan memberikan penekanan pada gigi agar bisa bergerak ke posisi sempurna.

Baca Juga: Sebelum Memakai Behel, Perhatikan 4 Hal Ini

Gigi yang dibehel perlu mendapatkan perawatan khusus agar kesehatannya tetap terjaga. Ketika memakai behel, gigi terhalangi oleh behel sehingga lebih sulit untuk menjangkau area gigi (terutama sela-sela gigi).

Maka itu, pengguna behel dianjurkan untuk melakukan perawatan berikut guna menjaga kesehatan gigi dan mulut:

1. Berhati-Hati Saat Pilih Makanan

Konsumsi makanan yang salah bisa merusak kawat gigi. Beberapa hari setelah pemasangan, pengguna behel dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lunak dan halus, seperti nasi, pasta, fish cake, mashed potato, puding, es krim, dan jus buah. Untuk makanan yang berukuran besar, potong terlebih dahulu hingga ukurannya kecil dan lebih mudah dikunyah.

Makanan yang tidak dianjurkan dikonsumsi pengguna behel adalah makanan yang keras, kenyal, lengket, dan perlu digigit. Misalnya, apel, kerupuk, dan makanan bertekstur keras lain. Permen karet juga tidak diperbolehkan karena rentan menempel pada kawat gigi.

2. Menggosok Gigi dengan Sikat Khusus

Gigi behel tampak lebih sulit dibersihkan. Namun, bukan berarti kamu tidak harus menyikat gigi. Ketika memakai behel, kamu perlu rutin menggosok gigi agar tidak muncul plak akibat penumpukan sisa makanan di gigi atau sela-sela kawat.

Kamu bisa menggunakan sikat gigi khusus yang memiliki sikat halus dan pasta gigi berfluoride untuk mencerahkan gigi dan mencegah pengeroposan. Gosok gigi secara perlahan dengan gerakan atas-bawah ke sela-sela gigi dan kawat selama 3-5 menit. Lakukan secara rutin, setidaknya 2-3 kali sehari, yaitu pada pagi hari, sehabis makan siang, dan makan malam sebelum tidur.

Baca Juga: 3 Tanda Harus Pasang Behel alias Kawat Gigi

3. Membersihkan Sisa Makanan dengan Benang Gigi

Disebut juga dental floss. Sisa-sisa makanan yang menempel pada sela gigi atau kawat bisa diatas menggunakan benang khusus. Sikat gigi terlebih dahulu, kemudian lakukan cara ini untuk membersihkan gigi. Setelahnya, kamu bisa menggunakan obat kumur untuk melawan kuman dan bakteri penyebab bau mulut hingga gigi berlubang.

4. Rutin Periksa ke Dokter Gigi

Kamu perlu rutin periksa ke dokter gigi selama behel terpasang, setidaknya 1-3 bulan sekali, atau sesuai anjuran dokter. Selain untuk mengecek kondisi gigi, kontrol rutin juga berguna untuk mengganti kawat dan karet behel secara berkala agar tetap higienis.

5. Pakai Retainer

Setelah behel dilepas, bukan berarti urusan kamu dengan dokter gigi selesai. Selama 1-2 tahun setelah behel dilepas, sebaiknya kamu memakai retainer untuk menjaga gigi agar tidak kembali ke kondisi semula sebelum dipasang behel.

Baca Juga: 4 Tips Merawat Kawat Gigi

Itulah cara merawat behel yang tepat. Kalau kamu punya keluhan pada gigi setelah pakai behel, jangan ragu untuk berbicara pada dokter gigi. Tanpa perlu antre, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter gigi di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab sama dokter dengan download aplikasi Halodoc.