Perkembangan Bayi 1 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
perkembangan-bayi-1-bulan

Halodoc, Jakarta - Setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan menunggu, Si Kecil akhirnya berhasil terlahir ke dunia. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan bahagianya perasaan orangtua saat ini. Namun, pastinya orangtua khawatir mengurus Si Kecil akan menjadi sesuatu yang menantang. Tidak perlu khawatir, karena seiring berjalannya waktu ibu akan terbiasa melakukannya.

Untungnya, bayi yang baru lahir adalah makhluk yang cukup mudah, dengan rutinitas harian seperti tidur, makan, menangis, dan buang air. Untuk saat ini, tidur berada di bagian atas daftar tugasnya. Rata-rata bayi baru lahir tidur sekitar 16 jam sehari bahkan lebih dari itu. Untuk saat ini, ibu bisa menikmati kedamaian sesaat.

Mengembangkan Kepribadian Bayi

Dalam empat minggu terakhir, kepribadian bayi menjadi pusat perhatian. Bayi sudah mulai menampakkan beberapa bakat seperti tersenyum, bergemuruh, bahkan mungkin tertawa atau memekik. Cobalah memainkan permainan cepat “peek a boo” yang akan jauh lebih bermanfaat untuk memancing ekspresinya. 

Dengan penglihatan dan pendengaran yang terus meningkat, dia juga menyerap semua yang ibu lakukan. Itulah sebabnya para ahli merekomendasikan untuk berbicara dengan bayi, bahkan meski ekspresi yang ibu dapatkan hanyalah pandangan kosong. 

Coba pula untuk menggambarkan apa yang ibu lakukan ("Saatnya mengganti popok!") dan mengajukan pertanyaan ("Apakah kamu suka yang biru atau hijau?"). Bayi akan mendengarkan dengan seksama, menyelipkan kata-katanya sendiri. Dia juga akan merasa terhubung dengan ibu, karena suara ibu konstan ketika dia berada di dalam rahim.

Baca juga: Tahapan Penting Tumbuh Kembang Bayi di Tahun Pertama

Menenangkan Bayi Rewel

Suara tangisan bayi mungkin terngiang-ngiang di telinga sekarang, karena tangisan memuncak sekitar usia 6 minggu. Kondisi tersebut akan berkurang seiring berjalannya waktu. Hanya saja jika bayi mengalami kolik, tangisan yang tidak dapat disembuhkan dapat bertahan hingga empat jam. Ibu mungkin harus menunggu beberapa bulan sampai ia benar-benar tenang. 

Meskipun belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kolik, ibu mungkin orang yang paling siap untuk menenangkan bayi rewel. Cobalah membedong, kemudian pergi mengendarai mobil di mana suara dan gemuruh berulang dapat menenangkannya. Sesuatu yang berbeda mungkin berhasil setiap kali, jadi teruslah mencoba cara-cara baru. Perlu diingat juga ini semua akan berlalu. Untuk sebagian besar anak-anak, kolik secara perlahan menghilang setelah 9 bulan.

Perlu Diberi Vaksin

Bulan ini ibu akan mengikuti imunisasi putaran pertama. Meski kelihatannya menakutkan, tapi ibu tidak perlu khawatir. Selain itu, vaksin merupakan bagian integral untuk menjaga kesehatan bayi dan orang lain. Jika masih merasa bingung, minta dokter untuk menjelaskan tujuan dan risiko imunisasi. Bersiaplah untuk suntikan DTaP, rotavirus, Hib, hepatitis B, dan polio dengan menanyakan apakah Si Kecil dapat menyusui sementara dia disuntik, mungkin itu akan membantunya berhenti menangis lebih cepat.

Baca juga: Inilah Tahapan Perkembangan Bayi Usia 4-6 bulan

Ibu Perlu Pemeriksaan Postpartum

Ketika bayi berusia 6 minggu, ibu akan melakukan pemeriksaan postpartum. Dalam kesempatan tersebut, episiotomi atau bekas luka operasi caesar akan diperiksa untuk memastikan ibu sembuh sepenuhnya. Jika semuanya baik-baik saja, dokter akan memberi ibu lampu hijau untuk melakukan hubungan intim kembali. Jika masih ragu, ibu juga bisa menanyakan solusi dari kendala yang dirasakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. 

Bagi beberapa ibu baru, mengembalikan gairah seksual mungkin terasa sulit. Bukan hanya karena tubuh ibu terasa sangat berbeda dan terasa sangat lelah, tetapi memiliki bayi yang menempel pada ibu 24/7 juga akan terasa sulit. 

Baca juga: Ini Perkembangan Bayi 7 Bulan yang Wajib Diketahui

Namun, jangan terlalu lama menunda hubungan intim dengan pasangan, ya. Studi menunjukkan bahwa kepuasan perkawinan akan mengalami penurunan setelah pasangan memiliki bayi. Mengapa? Sebagai permulaan, ibu memiliki lebih banyak hal untuk diperdebatkan dan ibu hampir selalu tidur sedikit. Kondisi tersebut pastinya juga akan membuat beberapa hal menjadi lebih sulit.

Referensi:

Parents. Diakses pada 2019. 1 Month Old Baby Development