• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini Efek Kokain yang Berbahaya untuk Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini Efek Kokain yang Berbahaya untuk Tubuh

Perlu Tahu, Ini Efek Kokain yang Berbahaya untuk Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 05 Agustus 2022

“Penggunaan kokain dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Penggunaan kokain bisa memicu depresi bahkan kematian.”

Perlu Tahu, Ini Efek Kokain yang Berbahaya untuk Tubuh

Halodoc, Jakarta – Ada berbagai jenis narkotika yang dapat membahayakan kesehatan tubuh, salah satunya adalah kokain. Narkotika jenis ini berasal dari tanaman coca yang banyak ditemukan di kawasan Amerika Selatan.

Kokain kerap ditemukan berbentuk bubuk berwarna putih. Namun tidak jarang, obat terlarang ini ditemukan dengan bentuk menyerupai batu kristal berwarna putih. Serupa dengan obat terlarang lainnya, penggunaan kokain pun dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan tubuh. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Efek Kokain yang Berbahaya bagi Kesehatan Tubuh

Dampak negatif akan dialami ketika seseorang menjadi pecandu kokain. Dalam jangka pendek, kokain dapat menyebabkan efek pada tubuh, seperti:

  • Lebih sensitif terhadap sentuhan, cahaya, hingga suara.
  • Pengguna kokain akan merasa senang yang luar biasa.
  • Mengalami penurunan nafsu makan.
  • Saat mengalami kondisi adiktif, pengguna kokain dapat mengalami stres, gangguan cemas, dan depresi ketika tidak mendapatkan kokain.
  • Menjadi lebih mudah tersinggung atau marah.
  • Meningkatkan risiko perilaku aneh dan kekerasan.
  • Paranoia.
  • Halusinasi.

Selain itu, kokain juga dapat menyebabkan jangka pendek pada kondisi fisik penggunanya, seperti:

  • Berisiko mengalami tremor.
  • Vertigo yang tidak kunjung membaik.
  • Mengalami otot berkedut.
  • Sakit kepala.
  • Penurunan kemampuan penciuman.
  • Mimisan.
  • Henti jantung.
  • Penurunan berat badan.
  • Nyeri dada.
  • Penurunan imun tubuh.

Itulah beberapa dampak kokain pada kesehatan tubuh. Jika kamu atau orang terdekat kamu  mengalami kesulitan untuk menghentikan ketergantungan obat atau bahkan narkoba, tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada dokter melalui Halodoc. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play!

Lalu, apa yang menyebabkan seseorang mengalami kecanduan kokain? Cara kerja kokain dengan memengaruhi sistem saraf pada otak. Penggunaan kokain terutama pada penggunaan yang berulang memengaruhi sistem saraf otak yang terkait dengan rasa senang, memori, dan pengambilan keputusan.

Saat seseorang mengalami candu pada kokain, hal ini membuat dirinya kesulitan untuk menahan keinginan karena sistem saraf otak yang mengalami gangguan. 

Siapa Saja yang Berisiko Kecanduan Kokain?

Semua orang yang mencoba menggunakan kokain berisiko menjadi pecandu kokain. Namun, kecanduan akan berisiko lebih besar dialami oleh beberapa orang yang mengalami kondisi, seperti:

  • Memiliki riwayat keluarga sebagai pengguna kokain.
  • Memiliki riwayat penggunaan narkotika.
  • Mengalami kecanduan alkohol.
  • Mengalami gangguan kesehatan mental, seperti stres atau depresi.

Cara Mengatasi Kecanduan Kokain

Ada berbagai metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanduan kokain, seperti:

  1. Terapi Perilaku

Terapi ini dilakukan untuk membantu pengguna kokain untuk melakukan pengontrolan diri yang terkait dengan penghentian penggunaan kokain. Pengguna akan dilatih untuk menahan diri saat keinginan menggunakan kokain muncul.

  1. Menggunakan Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan bukan untuk mengatasi kecanduan, tetapi menghilangkan gejala-gejala yang dialami akibat kecanduan kokain. Salah satu jenis obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengatasi kondisi ini adalah obat antidepresan.

  1. Terapi Alternatif

Selain pengobatan utama menggunakan terapi perilaku dan obat-obatan yang dianjurkan dokter, kecanduan kokain juga bisa diatasi melalui pengobatan herbal dan akupuntur.

Tentunya tidak mudah memutuskan kecanduan kokain, jika kamu mengalami kondisi ini tidak ada salahnya meminta dukungan dari kerabat terdekat agar pengobatan dan terapi yang kamu jalankan bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu, jika kamu memiliki keluarga yang menjadi pecandu kokain, berikan dukungan agar kondisi ini bisa segera diatasi dengan baik. 

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. What is Cocaine Addiction?
Web MD. Diakses pada 2022. What Is Cocaine?
Psychology Today. Diakses pada 2022. Cocaine Use Disorder.