28 February 2019

Perlu Tahu, Penyebab dan Penanganan Rambut Tumbuh ke Dalam

penyebab,penanganan rambut tumbuh ke dalam

Halodoc, Jakarta - Jika kamu mengalami kondisi rambut yang tumbuh ke dalam, jangan terlalu khawatir, ya! Karena kondisi ini bisa membaik tanpa perawatan khusus. Meski bisa sembuh tanpa perawatan khusus, kondisi ini bisa buat kamu merasa enggak nyaman karena bisa menimbulkan gatal, memicu peradangan kulit di sekitarnya, dan mengganggu penampilan kamu. Yuk, ketahui apa yang menjadi penyebab dan penanganan rambut yang tumbuh ke dalam kulit!

Baca juga: 3 Cara Perawatan Rambut Tumbuh ke Dalam

Rambut Tumbuh Ke Dalam, Bikin Enggak Nyaman

Rambut tumbuh ke dalam merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan rambut yang tidak tumbuh ke luar lapisan kulit, kondisi ini bisa bikin kamu enggak nyaman karena rasa gatalnya. Kondisi ini bisa terjadi setelah rambut atau bulu pada kulit dicukur atau dicabut. Rambut yang tumbuh ke dalam juga kerap dialami oleh orang yang memiliki jenis rambut ikal atau keriting.

Gejala Kalau Kamu Mengalami Rambut Tumbuh Ke Dalam

Gejala yang akan dialami oleh seseorang yang mengalami kondisi ini, adalah:

  • Terdapat luka kecil yang berisi nanah dan tampak seperti bisul.

  • Nyeri dan gatal di daerah yang ditumbuhi rambut ke dalam kulit.

  • Benjolan bulat kecil yang padat, terlihat seperti jerawat.

  • Warna kulit lebih gelap, berbeda dengan kulit di sekitarnya.

Rambut yang tumbuh ke dalam kulit sebenarnya merupakan rambut yang menggulung kembali ke akarnya. Kondisi ini biasa dialami oleh orang yang memiliki rambut ikal atau keriting. Jika kamu bercukur secara teratur, kamu akan lebih sering untuk berurusan dengan rambut yang tumbuh ke dalam kulit ini.

Baca juga: Ketahui Kondisi yang Sebabkan Rambut Tumbuh ke Dalam

Rambut Tumbuh Ke Dalam Kulit, Ini yang Jadi Penyebabnya

Beberapa kondisi yang jadi penyebab rambut tumbuh ke dalam kulit, antara lain:

  • Sel kulit mati menyumbat folikel. Hal ini memicu pertumbuhan rambut ke arah samping di bawah permukaan kulit, dan bukan keluar menembus permukaan kulit.

  • Struktur dan arah tumbuh rambut. Kondisi ini terjadi pada orang berambut ikal atau keriting. Folikel rambut yang melengkung tidak tumbuh ke luar permukaan kulit.

  • Mencabut rambut dengan menggunakan pinset yang dapat meninggalkan sisa batang rambut di bawah permukaan kulit.

  • Mencukur sambil meregangkan kulit, hal ini menyebabkan sisa batang rambut tenggelam di bawah permukaan kulit.

Rambut yang tumbuh ke dalam lapisan kulit ini muncul di bagian yang berbeda-beda. Pada laki-laki yang biasa mencukur jenggot, rambut tumbuh ke dalam ini akan sering dijumpai di area leher, dagu, dan pipi. Sedangkan pada perempuan, rambut tumbuh ke dalam ini akan sering dijumpai di area tungkai, Miss V, dan ketiak.

Enggak Mau Mengalaminya? Ini Pencegahannya

Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, kamu bisa mulai untuk hindari mencukur atau mencabut rambut. Namun, jika kondisi ini enggak bisa kamu hindari, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, seperti:

  • Bersihkan pisau cukur setiap kali selesai digunakan.

  • Cuci kulit dengan air hangat dan pembersih wajah sebelum mencukur.

  • Gunakan pisau cukur yang tajam.

  • Cukur rambut searah dengan arah tumbuhnya rambut.

  • Hindari meregangkan kulit saat mencukur.

  • Bilas kulit dan gunakan losion setelah mencukur.

  • Gunakan krim atau gel pencukur sebelum mencukur untuk melunakkan rambut dan mudah dicukur.

Baca juga: Bahayakah Rambut yang Tumbuh ke Dalam?

Untuk menghindari terjadinya rambut tumbuh ke dalam lapisan kulit, kamu bisa pertimbangkan penggunaan laser untuk menghilangkan rambut yang enggak kamu inginkan. Teknik laser juga bisa menghambat pertumbuhan rambut. Nah, jika kamu memiliki pertanyaan mengenai berbagai masalah kesehatan, kamu bisa langsung berdiskusi dengan dokter di Halodoc. Enggak hanya itu, di aplikasi ini kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!