03 May 2019

Pernah Patah Tulang Panggul, Bisakah Ibu Melahirkan Normal?

patah Tulang panggul, Kehamilan

Halodoc, Jakarta - Sebagian besar wanita yang sedang mengandung pasti akan lebih memilih untuk melahirkan secara normal, karena dianggap memiliki risiko lebih kecil dibandingkan dengan melakukan persalinan dengan jalan operasi caesar. Persalinan normal yang dijalani akan tergantung pada ukuran panggul ibu. Jika panggul bermasalah, ibu juga tidak dapat menjalani persalinan normal.

Baca juga: Melahirkan Normal, Hindari ini Saat Mengejan

Pernah Patah Tulang Panggul, Bisakah Melahirkan Normal?

Persalinan merupakan suatu proses mengeluarkan janin melalui Miss V atau jalan lain. Proses persalinan dapat terdiri dari:

  • Persalinan normal, yaitu bayi yang dilahirkan melalui jalan lahir Miss V

  • Persalinan abnormal, yaitu bayi yang dilahirkan melalui Miss V dengan bantuan alat bantu, seperti vakum, forcep, atau melalui tindakan operasi sectio caesaria (SC).

Penentuan jenis persalinan sendiri ditentukan oleh berbagai macam faktor, seperti kekuatan ibu mengejan, keadaan jalan lahir atau Miss V, dan kondisi janin sendiri. Jika memang terdapat gangguan dari beberapa faktor ini, tentunya proses persalinan normal tidak dapat dilakukan.

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan secara berkala dinyatakan bahwa pinggul dan panggul ibu aman dan stabil  untuk dilakukannya proses persalinan normal, tentunya proses persalinan ibu dapat dilakukan secara normal. Nah, beberapa kendala ini merupakan faktor persalinan normal tidak dapat dilakukan:

  • Ibu mempunyai masalah pada pinggul atau panggul.

  • Ibu mengalami gangguan kontraksi.

  • Adanya permasalahan pada janin yang dikandung.

Jika proses persalinan normal tidak bisa dijalani, perlu dilakukan proses persalinan dengan jalan operasi caesar.

Baca juga: 8 Tips Melahirkan Normal

Begini Syarat Persalinan Normal

Persalinan normal ataupun caesar memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ibu yang ingin melahirkan secara normal, harus mempersiapkan fisik dan mental, serta perencanaan matang. Ini syarat yang harus dipenuhi ibu saat merencanakan persalinan normal.

  • Perhatikan kondisi kesehatan ibu dan janin. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui kesehatan ibu dan janin. Pemeriksaan rutin juga bertujuan untuk memantau kesehatan ibu dan janin dan mengantisipasi kemungkinan adanya kelainan pada janin.

  • Risiko komplikasi pada persalinan normal tetap ada. Salah satunya adanya posisi janin yang sungsang. Untuk itu, jika ibu merencanakan persalinan normal untuk Si Kecil, tetap perhatikan risiko komplikasinya, ya!

  • Melahirkan normal membutuhkan motivasi yang kuat. Jadi, buat diri ibu untuk tetap termotivasi untuk menjalani persalinan normal dengan cara mengingat bahwa banyak kelebihan dari melahirkan secara normal. Kelebihan itu, antara lain lebih cepat pulih pasca melahirkan, terhindar dari stres dan risiko komplikasi akibat efek pembedahan serta pengaruh obat-obatan, serta biayanya yang lebih murah.

  • Tips melahirkan normal selanjutnya adalah ibu juga harus memahami bahwa kadang-kadang proses persalinan melalui Miss V juga membutuhkan tindakan medis, meskipun sebelumnya ibu sudah mempersiapkan proses persalinan normal dengan matang. Tindakan medis pada persalinan normal yang biasanya dilakukan adalah induksi dan episiotomi.

Baca juga: Ketahui 3 Tahapan dalam Persalinan Normal

Jangan lupa untuk selalu memantau kesehatan ibu dan calon bayi secara rutin untuk menghindari adanya komplikasi dan penyakit berbahaya bagi ibu dan janin, ya! Ibu bisa diskusikan masalah kesehatan ibu saat hamil dengan aplikasi Halodoc. Dengan aplikasi ini, ibu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli via Chat atau Voice/Video Call. Jika ada yang tidak beres dengan kesehatan ibu, dokter akan langsung meresepkan obat. Tanpa perlu keluar rumah atau antri obat di apotik, pesanan ibu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!