• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Posisi Bayi Sungsang, Bisakah Ibu Melahirkan Normal?

Posisi Bayi Sungsang, Bisakah Ibu Melahirkan Normal?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Posisi Bayi Sungsang, Bisakah Ibu Melahirkan Normal?

Posisi bayi sungsang terjadi pada sekitar 3–4 persen dari semua kehamilan. Bayi dalam posisi melintang masih bisa kembali ke posisi normal dengan mudah menjelang kelahiran. Namun, tidak demikian halnya dengan bayi sungsang. Sangat kecil kemungkinan bayi sungsang untuk berubah posisi karena sudah tidak banyak ruang yang tersisa dalam kandungan saat usia kehamilan sudah memasuki 8 bulan.” 


Halodoc, Jakarta – Dua pilihan metode persalinan yang paling umum, yaitu normal atau caesar. Meski memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, kebanyakan ibu hamil memilih jalan kelahiran normal dengan salah satu pertimbangan masa pemulihan yang relatif cepat ketimbang caesar. 

 

Selain keinginan pribadi, posisi bayi dalam kandungan sebenarnya juga menentukan jenis persalinan yang semestinya dilakukan oleh ibu. Posisi bayi sungsang biasanya menyulitkan untuk dilakukan persalinan normal. Adakah kemungkinan ibu bisa tetap melahirkan normal pada posisi bayi sungsang? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

 

Mengenal Posisi Bayi Sungsang

Selama di dalam kandungan, bayi tidak berada dalam posisi yang sama terus menerus. Ia akan sering bergerak dan berubah posisi. Menjelang waktu kelahiran, seorang bayi bisa dikatakan sudah dalam posisi siap lahir, bila kepalanya terletak di bawah dan kaki di atas. 

 

Dengan begitu, kepala bayi bisa keluar terlebih dahulu. Namun sayangnya, tidak semua bayi sudah berada pada posisi tersebut ketika akan dilahirkan. Posisi bayi sungsang terjadi pada sekitar 3–4 persen dari semua kehamilan. Tidak ada penyebab yang pasti mengapa bayi bisa berada pada posisi sungsang. Ibu hamil juga biasanya tidak bisa merasakan kondisi tersebut sampai melakukan pemeriksaan ultrasound atau USG.

 

Baca juga: Cara Tepat dan Cepat untuk Pulih dari Operasi Caesar

 

Berikut ini beberapa macam variasi posisi sungsang yang mungkin terjadi menjelang waktu persalinan:

1. Frank breech. Bokong bayi berada di bawah, sedangkan kedua kakinya lurus ke atas berdekatan dengan kepala.

2. Incomplete breech. Bokong berada di bawah dengan salah satu kaki berada di atas, sedangkan satunya lagi menekuk ke bawah.

3. Complete breech. Bokong berada di bawah dengan posisi lutut menekuk dan kaki dekat dengan bokong, seperti berjongkok.

Selain posisi sungsang, bayi juga bisa berada pada posisi melintang menjelang persalinan, yaitu posisi bayi lurus ke samping atau horizontal.

 

Baca juga: Inilah 6 Faktor Penyebab Bayi Sungsang

 

Peluang Bayi Sungsang Dilahirkan Secara Normal

Bayi yang berada dalam posisi melintang masih bisa kembali ke posisi normal dengan mudah menjelang kelahiran, sehingga bisa dilahirkan secara normal. Namun, tidak demikian halnya dengan bayi sungsang. Sangat kecil kemungkinan bayi sungsang untuk berubah posisi karena biasanya sudah tidak banyak lagi ruang yang tersisa dalam kandungan saat usia kehamilan sudah memasuki 8 bulan. 

 

Beberapa bayi sungsang bisa saja dilahirkan secara normal melalui vagina, tetapi dokter harus memastikan dulu risiko, komplikasi, atau kemungkinan cacat pada bayi bila dilahirkan normal. Terpenting, syarat yang harus dipenuhi bila bayi sungsang ingin dilahirkan normal adalah berat badan bayi tersebut harus di bawah tiga kilogram. Pasalnya, bila bayi terlalu besar, dikhawatirkan kepalanya akan tersangkut saat dikeluarkan. 

 

Meski demikian, dikarenakan posisi kepala bayi sungsang berada di atas, bayi agak susah dikeluarkan. Itulah mengapa persalinan bayi sungsang secara normal perlu dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten. Selain itu, bayi sungsang yang dilahirkan secara normal juga berisiko mengalami cedera atau trauma. 

 

Baca juga: 3 Hal yang Bisa Ibu Lakukan Bila Bayi Sungsang

Persalinan bayi sungsang secara normal berisiko, sehingga dokter menganjurkan untuk melakukannya dengan operasi caesar. Berikut ini kondisi-kondisi bayi sungsang yang sebaiknya dilahirkan secara caesar:

1. Berat badan bayi di atas 3,8 kilogram atau kurang dari 2 kilogram.

2. Posisi plasenta rendah.

3. Kaki bayi berada di bawah bokong.

4. Ibu mengalami preeklamsia.

5. Ibu memiliki panggul yang kecil, sehingga tidak ada ruang yang cukup untuk jalan keluar bayi.

6. Ibu pernah menjalani operasi caesar sebelumnya.

Jadi, bila bayi ibu di dalam kandungan masih berada dalam posisi sungsang menjelang hari kelahiran, bicarakan dengan dokter tentang peluang untuk melahirkan secara normal. Jika risiko untuk melahirkan bayi sungsang secara normal terlalu besar, sebaiknya jangan memaksakan dan ikuti saran dari dokter. 

 

Itulah informasi mengenai persalinan sungsang dan kehamilan, informasi selengkapnya mengenai kesehatan ibu hamil bisa ditanyakan langsung ke Halodoc. Ibu juga bisa membeli obat dan suplemen kehamilan lewat aplikasi Halodoc, ya!

 

Referensi:
Family Doctor. Diakses pada 2021. Breech Babies: What Can I Do if My Baby is Breech?
Pregnancy Birth & Baby. Diakses pada 2021. Breech Baby