Posisi Bayi Sungsang, Bisakah Ibu Melahirkan Normal?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
posisi-bayi-sungsang-bisakah-ibu-melahirkan-normal-halodoc

Halodoc, Jakarta – Tidak terasa kehamilan ibu sudah memasuki trimester ketiga. Ibu pun perlu menentukan dengan cara bagaimana ibu akan melahirkan Si Kecil nanti. Dua pilihan metode persalinan yang paling umum adalah normal atau Caesar. Meski memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tidak sedikit ibu hamil yang memilih untuk melahirkan secara normal. Namun, bagaimana bila menjelang hari lahiran, posisi bayi masih terbalik atau sungsang? Masih bisakah ibu melahirkan secara normal? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Mengenal Posisi Bayi Sungsang

Selama di dalam kandungan, bayi tidak berada dalam posisi yang sama terus menerus. Ia akan sering bergerak dan berubah posisi. Menjelang waktu kelahiran, seorang bayi bisa dikatakan sudah dalam posisi siap lahir, bila kepalanya terletak di bawah dan kaki di atas. Dengan begitu, kepala bayi bisa keluar terlebih dahulu. Namun sayangnya, tidak semua bayi sudah berada pada posisi tersebut ketika akan dilahirkan. Dilansir dari Healthline, posisi bayi sungsang terjadi pada sekitar 3–4 persen dari semua kehamilan. Tidak ada penyebab yang pasti mengapa bayi bisa berada pada posisi sungsang. Ibu hamil juga biasanya tidak bisa merasakan kondisi tersebut sampai melakukan pemeriksaan ultrasound atau USG.

Berikut ini beberapa macam variasi posisi sungsang yang mungkin terjadi menjelang waktu persalinan:

  • Frank breech. Bokong bayi berada di bawah, sedangkan kedua kakinya lurus ke atas berdekatan dengan kepala.

  • Incomplete breech. Bokong berada di bawah dengan salah satu kaki berada di atas, sedangkan satunya lagi menekuk ke bawah.

  • Complete breech. Bokong berada di bawah dengan posisi lutut menekuk dan kaki dekat dengan bokong, seperti berjongkok.

Selain posisi sungsang, bayi juga bisa berada pada posisi melintang menjelang persalinan, yaitu posisi bayi lurus ke samping atau horizontal.

Baca juga: Inilah 6 Faktor Penyebab Bayi Sungsang

Peluang Bayi Sungsang Dilahirkan Secara Normal

Bayi yang berada dalam posisi melintang masih bisa kembali ke posisi normal dengan mudah menjelang kelahiran, sehingga bisa dilahirkan secara normal. Namun, tidak demikian halnya dengan bayi sungsang. Sangat kecil kemungkinan bayi sungsang untuk berubah posisi karena biasanya sudah tidak banyak lagi ruang yang tersisa dalam kandungan saat usia kehamilan sudah memasuki 8 bulan. 

Dikutip dari Family Doctor, beberapa bayi sungsang bisa saja dilahirkan secara normal melalui vagina, tetapi dokter harus memastikan dulu risiko, komplikasi, atau kemungkinan cacat pada bayi bila dilahirkan normal. Yang pasti, syarat yang harus dipenuhi bila bayi sungsang ingin dilahirkan normal adalah berat badan bayi tersebut harus di bawah tiga kilogram. Pasalnya, bila bayi terlalu besar, dikhawatirkan kepalanya akan tersangkut saat dikeluarkan. 

Meski demikian, dikarenakan posisi kepala bayi sungsang berada di atas, bayi agak susah dikeluarkan. Itulah mengapa persalinan bayi sungsang secara normal perlu dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten. Selain itu, bayi sungsang yang dilahirkan secara normal juga berisiko mengalami cedera atau trauma. 

Baca juga: 3 Hal yang Bisa Ibu Lakukan Bila Bayi Sungsang

Persalinan bayi sungsang secara normal sangat berisiko, sehingga dokter akan lebih menganjurkan untuk melakukannya dengan operasi Caesar. Berikut ini kondisi-kondisi bayi sungsang yang sebaiknya dilahirkan secara Caesar:

  • Bayi prematur.

  • Berat badan bayi di atas 3,8 kilogram atau kurang dari 2 kilogram.

  • Posisi plasenta rendah.

  • Kaki bayi berada di bawah bokong.

  • Ibu mengalami preeklamsia.

  • Ibu memiliki panggul yang kecil, sehingga tidak ada ruang yang cukup untuk jalan keluar bayi.

  • Ibu pernah menjalani operasi Caesar sebelumnya.

Jadi, bila bayi ibu di dalam kandungan masih berada dalam posisi sungsang menjelang hari kelahiran, bicarakanlah dengan dokter tentang peluang untuk melahirkan secara normal. Bila risiko untuk melahirkan bayi sungsang secara normal terlalu besar, sebaiknya jangan memaksakan dan ikuti saran dari dokter. 

Baca juga: Cara Tepat dan Cepat untuk Pulih dari Operasi Caesar

Ibu juga bisa bertanya pada dokter tentang cara-cara untuk memperbaiki posisi bayi sungsang lewat aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk berdiskusi seputar masalah kesehatan dan pengobatan yang sesuai. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Family Doctor. Diakses pada 2019. Breech Babies: What Can I Do if My Baby is Breech?