11 April 2019

Puasa Tingkatkan Sistem Imun Pengidap TBC, Benarkah?

Puasa Tingkatkan Sistem Imun Pengidap TBC, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Momen puasa Ramadan sering dikaitkan dengan kesehatan sistem pencernaan. Menjalani ibadah puasa tidak hanya berdampak baik pada kesehatan sistem pencernaan, bagi pengidap TBC menjalankan ibadah puasa nyatanya bisa meningkatkan sistem imun, lho.

Hal ini dikarenakan selama menjalani ibadah puasa, kuman penyebab penyakit tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis berhasil terbunuh secara perlahan. Pengidap TBC yang menjalani puasa mengalami perubahan pada pola makan dan juga kualitas makanan yang dikonsumsi. Puasa yang dijalankan bisa disebut sebagai stressor.

Perubahan pola makan dan kebiasaan sehari-hari membuat tubuh merespon terhadap kondisi ini. Ada bermacam respon tubuh yang terjadi seperti perubahan endokrin, perubahan sistem saraf serta perubahan sistem imun baik seluler maupun humoral.

Dengan menjalankan ibadah puasa, sistem imun merespon dan bersiaga secara fisiologis yang ditandai dengan optimalnya kondisi sistem imun pada pengidap TBC. Kondisi ini menghambat adanya infeksi tuberkulosis pada bagian tubuh yang sehat lainnya. Puasa juga terbukti dapat meningkatkan metabolisme dan pertahanan tubuh.

Baca juga: Uniknya Serba Serbi Puasa di Dunia

Lalu Bagaimana Pengidap TBC Berpuasa?

Pengidap TBC masih diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa meskipun harus mengonsumsi obat setiap hari. Caranya dengan mengganti jadwal pengkonsumsian obat. Jika sebelumnya pengidap TBC mengonsumsi obat pada pagi hari, bisa saja selama menjalankan ibadah puasa, mengonsumsi obat pada malam hari atau sesaat sebelum buka puasa.

Selain itu, sebaiknya perhatikan konsumsi makanan yang dikonsumsi pengidap TBC ketika berbuka ataupun sahur. Sebaiknya hindari masalah kekurangan gizi ketika menjalani ibadah puasa. Kekurangan gizi pada pengidap TBC nyatanya dapat membuat penyakit TBC menjadi lebih parah. Perhatikan asupan nutrisi yang perlu dipenuhi oleh pengidap TBC seperti kalori, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin D, mineral, seng dan selenium. Dengan menerapkan pola makan sehat, nyatanya tubuh akan lebih mudah dalam melawan kuman penyebab tuberkulosis dan keseimbangan gizi mempercepat proses penyembuhan tuberkulosis.

Baca juga: Anak Demam Karena Ibu Puasa, Ada Kaitannya?

Kebiasaan yang Harus Dihindari Pengidap TBC

Sebaiknya ketika kamu mengidap penyakit TBC, menjalani pola hidup sehat adalah salah satu cara yang perlu kamu lakukan untuk mengurangi risiko penyakit TBC semakin memburuk. Mengonsumsi makanan sehat, melakukan olahraga dengan teratur, memiliki waktu istirahat yang cukup bisa menjadi cara yang kamu lakukan untuk mempercepat penyembuhan tuberkulosis.

Jangan lupa untuk menghindari kebiasaan buruk yang dapat memperburuk kondisi penyakit. Sebaiknya saat bulan puasa, batasi pengonsumsian minuman yang mengandung soda maupun kafein. Seperti kopi atau teh. Sebaiknya perbanyak air putih agar kesehatan tubuh kamu terjaga. Dengan mengonsumsi air putih, kamu tidak hanya terhindar dari risiko peningkatan penyakit TBC, kamu juga akan terhindar dari dehidrasi dan penyakit lainnya.

Batasi pengonsumsian makanan yang mengandung lemak tinggi. Misalnya gorengan atau fast food. Biasanya, gorengan atau fast food sangat praktis untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa, namun, untuk menjaga kesehatan, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan ini ketika berbuka puasa. Hindari juga kebiasan merokok dan asap rokok. Kebiasaan buruk ini juga dapat memperparah keadaan paru-paru kamu.

Mengonsumsi makanan sehat bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kekebalan sistem imun tubuh. Sistem imun tubuh yang kuat membuat kamu tidak akan mudah terserang penyakit tuberkulosis. Jika kamu memiliki keluhan terhadap kesehatan tubuh, kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa