• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Redakan Sesak Napas hingga Mengi, Ini Manfaat Aminophylline
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Redakan Sesak Napas hingga Mengi, Ini Manfaat Aminophylline

Redakan Sesak Napas hingga Mengi, Ini Manfaat Aminophylline

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Agustus 2022

“Obat aminophylline biasanya digunakan untuk mengatasi sesak napas dan mengi. Dosis dan penggunaannya pun tidak boleh sembarangan.”

Redakan Sesak Napas hingga Mengi, Ini Manfaat AminophyllineRedakan Sesak Napas hingga Mengi, Ini Manfaat Aminophylline

Halodoc, Jakarta – Aminophylline adalah obat golongan bronkodilator yang biasa diresepkan dokter untuk meredakan sesak napas dan mengi. Terutama pada kondisi asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Lebih lanjut mengenai manfaat, dosis, hingga efek samping dari obat aminophylline bisa disimak dalam pembahasan berikut ini.

Manfaat dan Dosis Aminophylline

Aminophylline memiliki manfaat untuk mencegah dan mengobati beberapa gejala seperti mengi, sesak napas, dan kesulitan bernapas. Terutama akibat beberapa kondisi berikut ini:

Aminophylline bekerja dengan cara melemaskan dan membuka saluran udara di paru-paru yang menyempit. Dengan begitu, udara dapat mengalir dari dan menuju paru-paru tanpa hambatan, dan napas pun terasa lebih lega. 

Dosis obat ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung usia dan kondisi yang dialami. Bentuk sediaan aminophylline pun ada yang oral (diminum) dan ada pula yang suntikan (intravena).

Berikut ini dosis aminophylline bentuk tablet oral, untuk mengatasi sesak napas akibat asma, bronkitis, atau PPOK:

  • Dewasa: Dosis awal 225–450 mg, diminum 2 kali sehari. Dosis dimulai dari yang paling rendah, kemudian ditingkatkan secara bertahap jika perlu.
  • Anak usia 6 tahun ke atas: Dosis awal 10 mg/kgBB, diminum 2 kali sehari. Dalam kasus kronis, dosis yang digunakan adalah 11–18 mg/kgBB, 2 kali sehari.

Sementara itu, dosis aminophylline untuk sesak napas, dalam bentuk suntikan adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: Dosis awal 5 mg/kgBB atau 250–500 mg, diberikan melalui infus selama 20–30 menit. Dosis maksimalnya adalah 25 mg per menit.
  • Anak usia 6 bulan–9 tahun: Dosis awal sama dengan dosis dewasa. Dilanjutkan dengan dosis perawatan 1 mg/kgBB per jam.
  • Anak usia 10–16 tahun: Dosis awal sama dengan dosis dewasa. Dilanjutkan dengan dosis perawatan 0,8 mg/kgBB per jam.

Aminophylline bentuk sediaan suntik hanya boleh diberikan oleh dokter atau petugas medis. Dosisnya dapat berbeda-beda, tergantung banyak faktor dan penilaian dokter terhadap kondisi. 

Selama menjalani pengobatan dengan obat ini, sebaiknya berhati-hatilah saat mengemudi, mengoperasikan mesin, atau melakukan aktivitas berbahaya lainnya. Sebab obat ini dapat menyebabkan pusing atau mengantuk. 

Konsumsi aminophylline sesuai dosis yang disarankan dokter. Hindari mengubah dosis atau mengubah waktu dosis harian. Jangan mengubah merek, bentuk generik, atau formulasi (tablet, kapsul, cairan) aminophylline yang dikonsumsi tanpa persetujuan dokter. Merek atau formulasi yang berbeda mungkin memerlukan dosis yang berbeda.

Hindari makan makanan yang dipanggang atau dibakar dalam jumlah berlebihan. Sebab, ini bisa mengubah dosis aminophylline yang kamu butuhkan.

Hindari konsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan cola. Aminophylline terkait secara kimiawi dengan kafein, dan kamu mungkin mengalami beberapa efek samping jika mengonsumsi terlalu banyak kafein.

Waspadai Risiko Efek Sampingnya

Setiap obat memiliki risiko efek samping, termasuk aminophylline. Beberapa efek samping umum yang bisa terjadi saat menggunakan obat ini adalah:

  • Sedikit mual.
  • Nafsu makan menurun atau penurunan berat badan.
  • Kegelisahan, tremor, atau insomnia.
  • Sakit kepala atau pusing.

Selain itu, ada juga risiko efek samping serius yang butuh penanganan medis darurat, seperti:

  • Reaksi alergi, seperti kesulitan bernapas dan menelan, pembengkakan bibir, lidah, atau wajah, dan gatal-gatal.
  • Kejang.
  • Detak jantung meningkat atau tidak teratur.
  • Mual atau muntah yang parah.

Itulah pembahasan mengenai obat aminophylline. Jika kamu diresepkan obat ini oleh dokter, download Halodoc saja untuk cek kebutuhan medis dan tebus resep obat dengan lebih mudah.

Referensi:
MIMS. Diakses pada 2022. Aminophylline.
Drugs. Diakses pada 2022. Aminophylline.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Aminophylline (Intravenous Route).
Medline Plus. Diakses pada 2022. Aminophylline.