• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sakit Dada Sebelah Kanan pada Bumil, Apa Sebabnya?

Sakit Dada Sebelah Kanan pada Bumil, Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Kehamilan adalah momen membahagiakan yang terjadi pada wanita. Bagaimana tidak? Selama sembilan bulan lamanya, ibu menjalani proses yang tidak pernah ibu alami sebelumnya. Bagaimana janin bertumbuh dan berkembang di perut, bagaimana janin berusaha menjawab semua kata-kata sayang ibu dengan tendangan, dan masih banyak lagi. 

Ketika hamil pun, akan terjadi banyak perubahan pada tubuh ibu. Selain perut semakin membesar, janin yang bertumbuh membuat ibu sering kali mengalami nyeri pada punggung, pinggang, dan dada. Sering dikhawatirkan, banyak ibu yang beranggapan nyeri dada, terutama sakit dada sebelah kanan adalah pertanda kondisi yang berbahaya. Benarkah demikian? 

Ternyata, tidak selalu seperti itu. Seringnya, sakit dada bagian kanan yang ibu alami mengindikasikan perkembangan pada janin dalam rahim, seperti beberapa kondisi berikut ini. 

  • Tulang Rusuk Melebar

Selama menjalani proses kehamilan, tulang rusuk pada tubuh ibu akan mengalami pelebaran, sehingga otot dada menjadi lebih renggang. Tekanan yang terjadi pada tulang rusuk, otot dada, dan diafragma ini yang menimbulkan rasa nyeri dan membuat ibu seperti mengalami sesak napas. Nikmati prosesnya ya, karena hal akan terus ibu alami sampai bayi siap dilahirkan. 

Baca juga: Dada Sebelah Kanan Terasa Sakit, Apakah Berbahaya?

  • Bayi yang Memberikan Tekanan

Semakin tua usia kehamilan ibu, janin akan bertumbuh dan berkembang semakin besar di dalam rahim. Perubahan ukuran ini membuat janin menekan bagian rusuk atau diafragma untuk memberinya ruang gerak yang lebih luas. Kondisi ini juga tidak jarang membuat ibu hamil mengalami sakit dada sebelah kanan. 

  • Berubahnya Ukuran Payudara

Selain perut, ukuran payudara ibu akan berubah selama kehamilan, kedua payudara ibu akan turut membesar. Kondisi ini mengakibatkan otot dan persendian pada bagian dada menegang, sehingga berdampak pada terjadinya nyeri dada. 

Baca juga: Masuk Angin Sebabkan Sakit Dada Sebelah Kanan?

Namun, ada beberapa penyebab terjadinya sakit pada dada yang bukan karena perkembangan janin. Berikut ini di antaranya: 

  • DVT

Penggumpalan darah pada pembuluh vena, inilah kondisi yang menggambarkan deep vein thrombosis atau DVT. Ibu hamil rentan mengalami kondisi ini, terlebih pembuluh darah yang berada pada bagian panggul dan kaki. Penggumpalan bisa menjalar pada tubuh, bahkan hingga mencapai bagian dada. Akibatnya, ibu akan sering merasakan nyeri dada ketika sedang bernapas, detak jantung menjadi lebih cepat, sesak ketika bernapas, hingga mengalami batuk berdarah. 

  • Stres

Kondisi ini perlu dihindari ketika hamil, karena berdampak negatif terhadap tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Dampak stres yang akan ibu rasakan adalah dada yang terasa nyeri, karena otot dada mengalami penegangan dan membuat itu merasa seperti sesak napas. 

Baca juga: Bukan karena Penyakit Jantung, Ini Penyebab Nyeri Dada yang Perlu Diwaspadai

  • Masalah Pencernaan

Apakah ibu senang mengonsumsi makanan pedas, makanan yang kaya kandungan gas, atau makanan asam? Hati-hati, karena makanan tersebut dapat memicu gangguan pencernaan. Gas yang terkumpul karena konsumsi makanan tadi akan menempati celah pada bagian dada dan perut atau ulu hati. Nyeri bahkan bisa menjalar hingga ke bagian dada. 

Jika ibu mengalami sakit dada sebelah kanan yang diikuti gejala lain yang tidak biasa, segera buah janji dengan dokter di rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Gunakan aplikasi Halodoc agar ibu buat janji menjadi lebih mudah dan ibu tidak perlu lagi mengantre. 

Referensi: 
Momjunction. Diakses pada 2020. 12 Common Reason for Chest Pain During Pregnancy.
The Bump. Diakses pada 2020. Chest Pain During Pregnancy.
Pregnancy Corner. Diakses pada 2020. Chest Pain During Pregnancy.