• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sakit Perut Bagian Tengah, Kapan Perlu Penanganan Dokter?

Sakit Perut Bagian Tengah, Kapan Perlu Penanganan Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Sakit Perut Bagian Tengah, Kapan Perlu Penanganan Dokter?

“Perut bagian tengah menampung berbagai organ vital, mulai dari hati, kantong empedu, pankreas dan usus bagian atas. Jika bagian ini terasa sakit, bisa jadi ada masalah pada organ-organ tersebut. Maka dari itu, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter jika merasakan nyeri tak tertahankan di perut bagian tengah.”

Halodoc, Jakarta – Sakit perut adalah kondisi yang umum dialami semua orang. Penyebab sakit perut beragam, tergantung bagian perut mana yang terasa sakit. Sakit perut bagian tengah bisa menandakan berbagai kondisi. Sebab, perut bagian tengah menampung berbagai organ vital, mulai dari hati, kantong empedu, pankreas dan usus bagian atas. 

Penanganan sakit perut bagian tengah tidak boleh sembarangan, perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, kamu tidak boleh abai dan sebaiknya periksakan diri ke dokter apabila mengalami sejumlah gejala berikut.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Sakit Perut di Rumah

Temui Dokter Jika Alami Gejala Ini

Sakit perut biasa umumnya dapat hilang sendirinya tanpa perawatan. Namun, jika sakit perut yang kamu alami ada di bagian tengah dan tak kunjung hilang, segera temui dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Berikut beberapa gejala sakit perut bagian atas yang perlu diwaspadai:

  • Nyeri tak tertahankan.
  • Sakit perut disertai demam.
  • Muntah berlangsung lebih dari 12 jam.
  • Perut sakit setelah mengalami cedera, seperti pukulan ke perut.
  • Rasa sakit timbul setelah minum obat baru.
  • Dialami oleh individu dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti pengidap HIV, sedang menjalani kemoterapi, atau imunosupresan.
  • Tinja berwarna putih atau pucat.
  • Dialami oleh ibu hamil.
  • Mengalami tanda-tanda dehidrasi parah, seperti tidak buang air kecil, bibir pecah-pecah, kulit sangat kering, kebingungan, pusing, atau mata cekung.

Jika kamu berencana mengunjungi dokter untuk memeriksakan diri, lebih mudah buat janji rumah sakit di aplikasi Halodoc terlebih dahulu. Download aplikasinya sekarang juga!

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Penyebabnya?

Penyebab sakit perut dapat didiagnosis melalui serangkaian tes. Sebelum menjalani tes, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Biasanya dokter akan menekan lembut area perut untuk memeriksa apakah ada pembengkakan atau kelembutan. Pemeriksaan tersebut kemudian dikombinasikan dengan tingkat keparahan rasa sakit dan lokasinya. Informasi yang diperoleh membantu dokter dalam menentukan tes mana yang harus dilakukan.

Baca juga: Pusar Terasa Sakit, Apa yang Menyebabkannya?

Tes pencitraan, seperti MRI, rontgen atau CT-Scan dapat digunakan untuk melihat organ, jaringan, dan struktur lain di perut secara detail. Tes-tes ini dapat membantu mendiagnosis tumor, patah tulang, ruptur, dan peradangan. Tes lain yang dapat dilakukan antara lain:

  • Kolonoskopi untuk melihat ke dalam usus besar.
  • Endoskopi yang biasa digunakan untuk mendeteksi peradangan dan kelainan pada kerongkongan dan lambung.
  • GI atas adalah tes diagnosis menggunakan sinar-X khusus dengan menggunakan pewarna kontras untuk memeriksa adanya pertumbuhan, bisul, peradangan, penyumbatan, dan kelainan lain di perut.
  • Sampel darah, urin, dan tinja untuk mencari bukti infeksi bakteri, virus, dan parasit.

Berbagai Penyebab Sakit Perut Bagian Tengah

Ada banyak kondisi yang menyebabkan sakit perut bagian tengah. Berikut sejumlah kemungkinan penyebabnya:

  • Gas. Penyebab sakit perut bagian tengah yang paling sering adalah penumpukan gas di dalam saluran cerna. Penumpukan gas ini dapat menyebabkan perasaan tertekan, kembung, atau kenyang.
  • Gangguan pencernaan. Selain sakit perut, gangguan pencernaan kerap disertai sensasi terbakar hingga mulut atau tenggorokan. Rasa sakit mungkin juga terasa seperti berasal dari dada. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai dispepsia. Dispepsia seringkali dipicu oleh jumlah asam di perut yang terlalu banyak.
  • Gastritis. Kondisi yang satu ini disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori.Gastritis menyebabkan lapisan lambung menjadi bengkak dan nyeri.
  • Flu perut. Seseorang yang mengalami perut biasanya merasakan sakit perut, mual, muntah, dan diare.
  • Usus buntu. Bila tidak segera diobati, usus buntu bisa mengancam jiwa. Pada tahap awal, seseorang mungkin merasakan sakit tumpul di sekitar pusar yang kemudian menyebar ke perut bagian atas. Saat infeksi semakin parah, rasa sakit berpindah ke sisi kanan bawah.
  • Batu empedu. Kadar kolesterol atau bilirubin yang tinggi dapat menyebabkan batu empedu. Ketika ukurannya cukup besar dan menyumbat saluran, hal ini bisa menimbulkan sakit perut yang tak tertahankan. 
  • Masalah hati atau pankreas. Hati, pankreas, dan kantong empedu saling bekerja sama untuk menjalankan fungsi pencernaan. Ketiga organ tersebut berada di sisi kanan atas perut. Munculnya masalah tentu akan menimbulkan sakit perut. 

Baca juga: Jenis Makanan yang Aman Dikonsumsi Pengidap Flu Perut

Itulah berbagai kondisi yang bisa menyebabkan sakit perut bagian tengah. Jika nyeri sampai tak tertahankan, sebaiknya jangan tunda memeriksakan diri ke dokter karena bisa jadi itu pertanda kondisi serius. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. What’s Causing My Upper Abdomen Pain?.
Medical News Today. Diakses pada 2021. What causes upper stomach pain?.