Screening Retina Hanya untuk Gangguan Mata Parah, Benarkah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Screening Retina Hanya untuk Gangguan Mata Parah, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Agar mata selalu sehat dan terhindar dari berbagai keluhan kesehatan, maka tak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan rutin, seperti screening retina. Sebagai tindakan preventif, pemeriksaan mata, seperti screening retina tak hanya dilakukan untuk mencegah gangguan pada mata yang terbilang serius. Screening ini juga bisa kok dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan ketajaman mata.

Retina terdiri dari sel saraf yang menerima dan mengatur informasi visual pada otak melalui saraf optik. Di tengah jaringan saraf ini, terdapat makula yang berperan untuk penglihatan yang tajam dan terfokus. Misalnya, untuk membaca atau melihat sesuatu secara detail.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata Anak?

Nah, pemeriksaan berupa screening retina ini bertujuan untuk melihat dan mendeteksi kemungkinan adanya kerusakan pada retina atau masalah yang berkaitan dengan menurunnya fungsi retina. Yang perlu digarisbawahi, tes ini enggak melulu dilakukan demi mendeteksi masalah serius pada mata kok.

Masalah Umum pada Mata

Screening retina ini merupakan pemeriksaan retina yang komprehensif untuk mendeteksi masalah pada organ tersebut. Pemeriksaan ini sangat direkomendasikan bagi siapa pun sebagai pemeriksaan pemeliharaan kesehatan rutin. Misalnya, pada anak-anak untuk memastikan ketajaman dan kepekaan mata untuk aktivitas pembelajaran.

Baca juga: Sering Diabaikan, 6 Penyebab Retina Mata Rusak

Ingat, pemeriksaan mata, seperti screening mata tak hanya dibutuhkan untuk membuat resep lensa kontak atau kacamata. Terlebih lagi bukan pula untuk menelisik penyakit mata yang serius. Nah, pemeriksaan ini juga bisa kok dilakukan untuk mengenali kondisi mata, seperti:

  • Pandangan kabur

  • Mata merah dan nyeri

  • Sensitif pada cahaya

  • Munculnya benda kecil yang melayang pada penglihatan.

Menelisik Banyak Penyakit

Banyak kondisi mata yang berkaitan dengan retina yang tak diketahui pada tahap awal. Kondisi tanpa gejala inilah yang bisa membuat terlambatnya untuk mencari pertolongan saat penglihatan mulai terganggu. Nah, screening retina mampu mendeteksi dini kondisi mata yang berpotensi mengancam penglihatan.

Jangan salah lho, banyak masalah mata yang bisa berkembang tanpa kita sadari. Bahkan, mungkin kita tak melihat perubahan apa pun di pandangan atau merasakan gejala-gejalanya. Oleh sebab itu, pemeriksaan mata amat penting dilakukan guna menelisik lebih jauh indra penglihatan tersebut. Nah, screening retina ini dapat digunakan untuk mengetahui ada-tidaknya beberapa kondisi kesehatan di bawah ini:

Baca juga: 5 Faktor Eksternal Ini Jadi Penyebab Mata SIlinder

  1. Glaukoma

  2. Ablasio retina

  3. Diabetic retinopathy.

  4. Degenerasi makula

  5. Rabun dekat

  6. Rabun jauh dan berbagai penyakit mata lainnya.

Nah, mengingat pentingnya tindakan preventif ini, sebaiknya seseorang melakukan pemeriksaan ini secara rutin. Misalnya, satu kali dalam dua tahun. Akan tetapi, seseorang yang berisiko tinggi terserang penyakit mata (pengidap darah tinggi dan diabetes), sebaiknya memeriksakan matanya tiap tahun atau sesering mungkin.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan mata? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!