28 January 2019

Selain Kemoterapi, Inilah Tindakan Medis untuk Tangani Multiple Myeloma

Selain Kemoterapi, Inilah Tindakan Medis untuk Tangani Multiple Myeloma

Halodoc, Jakarta - Pernah dengar soal multiple myeloma? Itu adalah sejenis kanker yang memengaruhi sel-sel plasma, sejenis sel darah putih yang biasa ditemukan dalam sumsum tulang. Perlu diketahui bahwa sumsum tulang adalah jaringan lunak yang terdapat dalam sebagian besar tulang, dan bertugas sebagai penghasil sel darah. Termasuk sel plasma yang dalam keadaan normal dapat menghasilkan antibodi dan membantu tubuh melawan penyakit dan infeksi.

Ketika terjadi multiple myeloma, sel plasma abnormal akan berkembang di sumsum tulang dan bereproduksi sendiri dengan sangat cepat. Reproduksi cepat sel-sel myeloma ganas (sel kanker) yang melebihi produksi sel-sel sehat dalam sumsum tulang, akhirnya membuat sel-sel kanker mulai menumpuk di sumsum tulang, serta memadatkan sel darah putih dan sel darah merah yang sehat.

Baca juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kurang Darah & Darah Rendah

Seperti sel darah sehat, sel kanker pun mencoba membuat antibodi. Namun, mereka hanya dapat menghasilkan antibodi abnormal yang disebut protein monoklonal, atau protein M. Ketika antibodi berbahaya ini berkumpul dalam tubuh, mereka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan masalah serius lainnya.

Bagaimana Gejalanya?

Gejala multiple myeloma dapat bervariasi pada setiap pengidap. Awalnya, gejalanya mungkin tidak terlihat. Namun, seiring perkembangan penyakit, kebanyakan pengidap multiple myeloma akan mengalami setidaknya satu dari empat jenis gejala utama. Gejala-gejala ini umumnya disebut oleh singkatan CRAB, yang merupakan singkatan dari:

  • Calcium (kalsium).

  • Renal failure (gagal ginjal).

  • Anemia.

  • Bone damage (kerusakan tulang).

Baca juga: 4 Jenis Kanker Tulang dan Cara Penyebarannya

Pilihan Pengobatan untuk Multiple Myeloma

Sebenarnya, tidak ada obat untuk multiple myeloma. Namun, ada perawatan yang dapat diambil untuk membantu meringankan rasa sakit, mengurangi komplikasi, dan memperlambat perkembangan penyakit. Karena termasuk dalam kategori kanker, salah satu penanganan medis yang dapat dilakukan untuk menangani penyakit ini adalah kemoterapi.

Kemoterapi adalah bentuk terapi obat yang agresif yang membantu membunuh sel-sel yang tumbuh cepat, termasuk sel-sel myeloma. Obat kemoterapi sering diberikan dalam dosis tinggi, terutama sebelum transplantasi sel induk. Obat-obatan dapat diberikan secara intravena atau dikonsumsi dalam bentuk pil.

Namun, selain kemoterapi, ada beberapa terapi lain yang juga dapat dilakukan untuk multiple myeloma, yaitu:

1. Terapi yang Ditargetkan (Targeted Therapy)

Obat yang digunakan dalam terapi yang ditargetkan dapat memblokir bahan kimia dalam sel myeloma yang menghancurkan protein, menyebabkan sel kanker mati. Obat-obatan yang dapat digunakan selama terapi yang ditargetkan termasuk bortezomib (Velcade) dan carfilzomib (Kyprolis). Keduanya diberikan secara intravena, atau melalui vena di lengan.

Baca juga: Kenali Polisitemia Vera, Jenis Kanker Darah yang Mengancam Nyawa

2. Terapi Biologis

Obat terapi biologis menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel myeloma. Bentuk pil thalidomide (Thalomid), lenalidomide (Revlimid), atau pomalidomide (Pomalyst) biasanya digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Kortikosteroid

Kortikosteroid, seperti prednison dan deksametason, sering digunakan untuk mengobati mieloma. Mereka dapat menyeimbangkan sistem kekebalan dengan mengurangi peradangan dalam tubuh, sehingga mereka sering efektif dalam menghancurkan sel-sel myeloma. Mereka dapat diambil dalam bentuk pil atau diberikan secara intravena.

4. Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan energi sinar yang kuat untuk merusak sel-sel myeloma dan menghentikan pertumbuhannya. Jenis perawatan ini kadang-kadang digunakan untuk membunuh sel-sel myeloma dengan cepat di area tertentu dari tubuh. Sebagai contoh, itu dapat dilakukan ketika sekelompok sel plasma abnormal membentuk tumor yang disebut plasmacytoma yang menyebabkan rasa sakit atau menghancurkan tulang.

5. Transplantasi Sel Induk

Transplantasi sel induk melibatkan penggantian sumsum tulang yang sakit dengan sumsum tulang yang sehat dari donor. Sebelum prosedur, sel-sel induk pembentuk darah dikumpulkan dari darah. Multiple myeloma kemudian dirawat dengan terapi radiasi atau kemoterapi dosis tinggi. Setelah jaringan yang sakit dapat dihancurkan, sel-sel induk dapat diinfuskan ke dalam tubuh, kemudian mereka bergerak ke dalam tulang dan mulai membangun kembali sumsum tulang.

Itulah sedikit penjelasan tentang multiple myeloma dan penanganan medis yang dapat dilakukan. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!