Sering Gonta-Ganti Sampo Menjadi Risiko Muncul Ketombe?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Sering Gonta-Ganti Sampo Menjadi Risiko Muncul Ketombe?

Halodoc, Jakarta - Pernah melihat serpihan putih di bagian bahu pada pakaiannmu? Hmm, bila iya bisa jadi hal itu menjadi pengingat kalau dirimu mesti memperhatikan kesehatan rambut dan kulit kepala. Meski enggak berbahaya dan menular, namun ketombe cukup mengganggu, lho.

Ketombe sendiri merupakan hasil pengelupasan kulit kepala secara berlebihan. Kalau dalam keadaan normal, pengelupasan ini berlangsung setiap bulan atau empat minggu. Tapi, pada kasus ketombe (yang parah), kondisi ini bisa berlangsung setiap minggu. Bahkan, enggak jarang ada yang terjadi setiap tiga atau empat hari sekali.

Ketombe juga bisa dideskripsikan dengan suatu gangguan kulit kepala yang ditandai dengan adanya sisik  berwarna putih atau abu-abu para rabmbut kepala, dengan jumlah yang bervariasi.

Lalu, bagaimana sih cara mencegah ketombe? Caranya beragam, yang paling simpel, contohnya melalui sampo antiketombe sebagai perawatan rambut. Nah, menyoal sampo ini, ada yang bilang kalau sering menggonta-ganti sampo justru bisa meningkatkan risiko munculnya ketombe. Kira-kira, benarkah faktanya demikian?

Baca juga: Jangan Salah, Ini 6 Fakta Ketombe yang Harus Diketahui

Gonta-Ganti Sampo Picu Ketombe?

Anggapan bahwa bergonta-ganti sampo bisa menimbulkan ketombe memang sudah lama beredar. Bahkan, bagi yang memiliki kulit kepala sensitif, produk styling, seperti gel, pomade, atau sejenisnya juga berpotensi menyebabkan ketombe. Karena itu, pemilihan produknya harus aman, dan bagi yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya tidak bergonta-ganti sampo dan produk styling, karena kulit kepala mudah iritasi.

Sebenarnya suka bergonta-ganti sampo tak hanya merusak rambut atau menimbulkan ketombe saja. Sebab, seringnya melakukan kebiasaan ini bisa menyebabkan hal lain. Misalnya, dermatitis kulit kepala yang dalam beberapa kasus bisa menyebabkan rambut rontok.

Yang perlu digarisbawahi, kondisi rambut setiap orang itu berbeda-beda, dan reaksi kulit kepala serta rambut terhadap produk perawatan rambut pun berbeda-beda. Andaikan dirimu sudah menemukan sampo yang cocok, gunakanlah. Selain itu, jika dirimu selama ini suka bergonta-ganti sampo secara teratur dan tak memengaruhi rambut (atau malah membuatnya terlihat lebih baik), kamu tetap boleh melanjutkannya.

Baca juga: 5 Penyebab Munculnya Ketombe

Tapi, bila dirimu melihat adanya keanehan ketika mengganti sampo (contoh, kulit kepala gatal atau teriritasi), mungkin ini waktunya untuk menghentikan penggunaan sampo baru tersebut. Alternatifnya, bisa kembali ke sampo lama yang sudah cocok.

Perlu juga diingat, terlalu sering mencuci rambut dengan sampo juga tak selalu bagus. Sebab, kadang kala bisa membuat kulit kepala berminyak, sehingga menyebabkan ketombe.

Tips Mengatasi dan Mencegah Ketombe

Umumnya, banyak orang menggunakan sampo antiketombe untuk mengatasi atau mencegahnya. Sampo yang digunakan mengandung bahan aktif cytostatic ageny, seperti selenium sulfide atau zinc pyrithione. Cytostatic agent ini berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan sel jamur. Nah, selain sampo antiketombe kamu juga bisa kok mengatasi atau mencegahnya dengan cara lain.

1. Lidah buaya

Karena kandungannya yang beragam, lidah buaya juga memiliki banyak manfaat. Contoh, kandungannya berupa protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, C, dan karbohidrat. Cairan dari daun ini bisa digunakan untuk menangani kulit bersisik pada pengidap dermatitis seboroik. Enggak hanya itu, minyaknya juga bisa meredakan rasa gatal pada kulit kepala.

2. Minyak Zaitun

Minyak ini juga dinilai ampuh untuk menghilangkan serpihan kulit mati atau ketombe. Caranya juga mudah kok. Kamu hanya perlu mengoleskan sedikit minyak zaitun pada bagian yang berisik. Kemudian  setelah satu jam, sisirlah kulit kepala pada daerah yang diolesi. Tapi, sebaiknya kamu jangan sering menggunakan cara ini agar rambutmu tidak berminyak.

3. Lemon

Caranya enggak berbeda jauh dengan minyak zaitun. Gosokkan lemon ke kulit kepalamu secara sistematis dan pastikan tidak ada bagian yang belum tergosok. Kamu bisa melakukannya setengah jam sebelum keramas.

Baca juga: 5 Bahan Ampuh dan Mudah Usir Ketombe

Mau tahu lebih jauh mengenai cara merawat rambut agar terhindar dari ketombe? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!