Sering Menahan Kencing, Ketahui Bahayanya

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   26 April 2021
Sering Menahan Kencing, Ketahui BahayanyaSering Menahan Kencing, Ketahui Bahayanya

Halodoc, Jakarta - Terkadang, kamu dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan untuk menahan buang air kecil. Misalnya ketika kamu sedang melaksanakan ujian, menonton film di bioskop, menghadiri acara penting, dalam perjalanan, atau lainnya.

Padahal, buang air kecil sebenarnya adalah cara tubuh untuk memberi tahu bahwa tubuh sudah memiliki kelebihan cairan. Oleh karena itu, terlalu sering menahan kencing bahkan sampai berjam-jam atau sudah menjadi kebiasaan bisa berakibat buruk pada kesehatan tubuh, terutama ginjal. Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang mungkin terjadi jika kamu memiliki kebiasaan menahan kencing:

1. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK) bisa terjadi karena terdapat kotoran, racun, dan limbah pada sistem kemih sehingga memunculkan infeksi. Kalau kamu sering menahan buang air kecil, bakteri yang terkandung dalam urine akan menyebabkan infeksi pada bagian kandung kemih. Jika ini terjadi, kamu akan merasakan gejala seperti nyeri di perut bagian bawah, rasa sakit ketika sedang pipis, volume urine yang dikeluarkan jadi lebih sedikit, sampai ada darah yang keluar ketika sedang kencing.

Baca juga: Menahan Pipis Bisa Terkena Kanker Kandung Kemih?

2. Batu Ginjal

Tahukah kamu bahwa orang-orang yang sering menahan buang air kecil berisiko terserang batu ginjal?

Batu ginjal merupakan batu berukuran kecil yang terbentuk dalam ginjal karena kalsium dan natrium yang berlebih. Nah, jika endapan mineral ini tidak dikeluarkan segera setelah kamu merasa ingin buang air kecil, maka akan berisiko membentuk batu ginjal.

Biasanya, batu ginjal dengan ukuran kecil bisa ikut keluar melalui saluran kemih tanpa mengakibatkan rasa sakit. Namun, ketika kamu terlalu sering menunda berkemih, kandungan mineral dan garam yang ada pada urine justru dapat mengembangkan batu pada ginjal dengan ukuran yang lebih besar.

Jika ini terjadi, batu tersebut akan menyumbat saluran kemih dan membuat aliran urine dari ginjal menjadi terhalangi. Akibatnya, kamu akan merasa nyeri saat buang air kecil.

Baca juga: Sering Menahan Buang Air Kecil, Hati-Hati Batu Ginjal

3. Inkontinensia Urine

Tidak hanya berisiko mengalami ISK, terlalu sering menahan kencing juga bisa mengakibatkan melemahnya otot kandung kemih. Mengapa demikian? Ketika kamu berusaha menahan kencing, otot yang berada di kandung kemih akan menjadi lebih kencang.

Jika terlalu sering dilakukan, kekuatan otot semakin lama akan semakin berkurang. Akhirnya, otot menjadi kendur dan tidak lagi elastis. Kandung kemih yang melemah ini akan meningkatkan risiko terjadinya inkontinensia urine atau kebocoran urine.

Apabila beberapa waktu terakhir kamu merasakan gejala tersebut, sebaiknya segera bicarakan pada dokter. Kamu akan lebih mudah tanya jawab dengan dokter jika sudah memiliki aplikasi Halodoc. Jadi, pastikan sudah download aplikasinya, ya!

Baca juga: Sakit saat Buang Air Kecil, Mungkin 4 Hal Ini Penyebabnya

4. Sakit Pinggang

Akibat menahan buang air kecil ternyata tidak hanya membahayakan organ saluran kemih (urologi), tetapi juga pada pinggang. Menunda buang air kecil ternyata bisa memicu munculnya rasa nyeri pada pinggang. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Ketika kandung kemih sudah setengah terisi, saraf yang ada di sekitar organ tersebut sudah mulai aktif. Gejala yang mungkin akan kamu rasakan adalah keinginan untuk sering berkemih.

Jika kamu menahan keinginan berkemih tadi, artinya tubuh akan berusaha melawan sinyal yang diberikan dari saraf kandung kemih dan otak. Akibatnya, kamu akan merasa merinding dan bagin perut seperti terasa penuh sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Hal ini tidak boleh menjadi kebiasaan karena rasa nyeri bisa menjalar hingga ke pinggang. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar otot yang berada di sekitar kandung kemih dan ginjal terus-menerus menegang.

Jadi, mulai sekarang jangan membiasakan menahan kencing, ya!

Referensi:
Geisinger. Diakses pada 2021. Stop holding it in! 4 bodily functions you should let out.
Keck Medicine. Diakses pada 2021. Is it dangerous to hold in your urine?

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan