02 October 2017

Suka Bermain Gadget? Intip Cara Jaga Kesehatan Mata Ini

Suka Bermain Gadget, Intip Cara Jaga Kesehatan Mata Ini

Halodoc, Jakarta – Di jaman yang serba digital saat ini, tanpa sadar kegiatan sehari-hari menjadi sangat bergantung pada penggunaan komputer dan gadget. Di kantor, kamu diharuskan bekerja di depan layar komputer selama 8-9 jam sehari, dan di waktu luang pun banyak dihabiskan bermain smartphone atau tablet. Kamu tentunya sadar jika terlalu sering dan lama menatap layar komputer dan smartphone akan memberi dampak yang tidak baik untuk kesehatan mata. Salah satunya adalah mata menjadi lelah. Walaupun sangat kecil kemungkinan mata lelah berubah menjadi kondisi yang serius, namun efeknya yang mengganggu juga tidak bisa dihiraukan. Karena itu, baca dulu yuk tips-tips berikut untuk menjaga kesehatan mata dari layar komputer dan gadget.

Sebenarnya bagaimana sih perangkat digital yang dipakai dapat berpengaruh terhadap mata kita?
Bekerja di depan komputer membuat mata harus terus-menerus mengatur fokus sepanjang waktu dan membuat otot mata bergerak maju dan mundur selama kamu membaca. Mata juga bereaksi ketika layar komputer berganti tampilan agar otak bisa mencerna gambar yang sedang dilihat. Semua kegiatan tersebut membuat otot matamu bekerja dengan sangat keras. Dibanding membaca buku, menatap layar perangkat digital juga lebih berbahaya karena memancarkan sinar yang menyilaukan, kontras dan gerakan cahaya yang tidak stabil. 

Selain itu, tanpa disadari mata berkedip lebih sedikit saat berada di depan komputer dan gadget. Berkedip adalah upaya alami yang dilakukan mata untuk menjaga kelembabannya. Umumnya seseorang berkedip 18 kali dalam semenit. Namun sebuah studi mengatakan bahwa seseorang hanya berkedip sebanyak 9 kali semenit atau setengah dari biasanya ketika sedang menggunakan komputer atau gadget. Akibatnya mata menjadi kering, lelah, gatal-gatal dan terasa panas.  

Computer Vision Syndrome (CVS)
Mata lelah akibat terlalu lama menatap layar komputer atau tablet, smartphone, dan gadget lainnya disebut sebagai Computer Vision Syndrome (CVS). Penelitian menunjukkan bahwa 50%-90% pekerja yang bekerja di depan layar komputer mengalami sindrom ini. Tidak hanya orang-orang dewasa, anak-anak yang sering bermain gadget pun juga bisa mengalami CVS.

Seperti yang dikutip dari webmd , gejala CVS antara lain:

  • Penglihatan menjadi kabur
  • Penglihatan menjadi berbayang
  • Mata menjadi merah dan kering
  • Iritasi mata
  • Sakit kepala
  • Nyeri di daerah leher dan punggung


Tips Menjaga Kesehatan Mata Meski Berlama-lama di Depan Komputer:
Mata yang lelah jika didiamkan secara berkepanjangan, maka akan merusak penglihatan dan mengganggu aktivitas. Kamu hanya cukup mengubah kebiasaan yang salah saat bekerja di depan komputer dan mengganti kebiasaan buruk ketika bermain gadget.

Atur Komputer Agar Lebih Bersahabat dengan Mata

  • Taruh  layar komputer di jarak yang aman, yaitu 50 – 66 cm jauhnya dari mata.
  • Atur cahaya di dalam ruangan agar tidak terlalu gelap maupun terlalu terang sehingga membuat matamu nyaman saat bekerja di depan komputer.
  • Kamu juga bisa mengatur keterangan, kontras dan ukuran font komputer agar lebih nyaman dilihat.


Sayangi Matamu

  • Istirahatkan mata sejenak dengan mempraktekkan metode 20-20-20. Jauhkan pandanganmu dari layar computer setiap 20 menit sekali dan lihatlah sesuatu yang berjarak 20 kaki jauhnya darimu selama 20 menit.
  • Jangan lupa untuk sering-sering berkedip untuk menjaga agar mata tetap lembab. Jika mata terasa kering, gunakan obat tetes mata.
  • Kunjungi dokter mata secara berkala untuk memeriksakan mata. Dokter mata bisa memberitahu jika kamu memiliki masalah penglihatan dan membutuhkan sepasang kacamata.


Jika mata lelah terjadi berkepanjangan dan mulai menunjukkan gejala-gejala lain yang mungkin membutuhkan penanganan medis, segera periksakan diri ke dokter mata. Kamu bisa mendiskusikan dengan dokter mata mengenai keluhan mata yang kamu alami lewat aplikasi Halodoc. Bisa dengan Video/Voice call dan Chat kapan saja dan dimana saja kamu berada. Download segera aplikasi Halodoc di smartphone kamu.