27 September 2018

Sulit Konsentrasi, Ini 6 Tanda Kecanduan Kopi

kecanduan kopi, tanda kecanduan kopi, ciri-ciri kecanduan kopi

Halodoc, Jakarta – Apa kamu termasuk orang yang tidak bisa melewatkan pagi tanpa minum secangkir kopi terlebih dahulu? Menurut Rachel Sales, M.D, profesor neurologi dari Johns Hopkins Medicine, kopi, soda, minuman berenergi, teh jenis tertentu, wafel atau bahkan permen karet adalah kandungan makanan ataupun minuman yang dapat memberikan efek kecanduan.

Terkhusus kopi, ada beberapa tanda kecanduan kopi yang jelas dan menunjukkan kalau kamu pecandu kopi, seperti:

1. Sakit Kepala Ketika Melewatkan Kopi Pagi

Kopi termasuk minuman yang memiliki sifat vasokonstriktor yang berarti bisa membuat pembuluh darah menyempit sehingga membatasi aliran darah. Situasi inilah alasan rasa sakit kepala yang sering datang intens. Ada dua situasi yang akan menciptakan reaksi sakit kepala. Pertama, ketika kamu secara rutin mengonsumsi kopi sehingga terbiasa dengan minuman tersebut dan menjadikannya kebutuhan sehingga hal itu menjadi tanda kecanduan kopi. Kedua, kamu tidak pernah minum kopi sama sekali sehingga ketika minum kopi kepalamu menjadi sakit.

2. Kopi Sangat Memengaruhi Mood

Kafein bersifat stimulan yang dapat merangsang mood dan reseptor dopamin di otak. Bahkan, sensasinya seperti kokain ataupun obat-obatan tertentu lainnya hanya saja tidak pada tingkat yang sama. Ini dikatakan oleh Dana Hunnes, Ph.D., MPH, RD ahli gizi senior di UCLA Medical Center. Kafein juga dapat merangsang pelepasan adrenalin. Ini adalah kecanduan untuk merasa lebih baik setelah minum kopi. Jika kamu mengalami hal yang sama berarti hal tersebut tanda kecanduan kopi.

3. Kehilangan Konsentrasi Tanpa Kafein

Apa kamu tidak bisa bekerja tanpa kafein? Kamu butuh ngopi untuk tetap waspada dan fokus, konsentrasi, bahkan kalau belum ngopi enggak bisa menyelesaikan pekerjaan? Nah, ini adalah tanda lain kalau kamu kecanduan kopi dan ciri kecanduan kafein. Bila ini terjadi ini sudah sampai di tahapan berbahaya.

4. Menambah Asupannya Secara Perkala

Tanda kecanduan kopi yang lain adalah ketika kamu menambah asupan kafein secara berkala. Awalnya kamu hanya butuh minum satu cangkir kopi, tetapi lama-lama terjadi peningkatan menjadi dua gelas bahkan tiga gelas sudah seperti minum air. Selain itu, kamu tidak punya masalah dengan jam tidur saat minum kopi di malam hari.

5. Kamu Butuh Kopi untuk Merilekskan Pikiran

Apakah kamu termasuk orang yang ingin merilekskan pikiran dengan cara minum kopi? Anehnya, ketika orang lain terpacu adrenalinenya, justru kamu malah minum kopi untuk merilekskan pikiran. Bila kondisi ini yang terjadi, bisa jadi kamu sudah kebal terhadap reaksi kafein di kopi sehingga ingin terus menambah asupannya secara berkala. Tujuannya untuk mendapatkan sensasi adrenaline yang dibutuhkan ketika ingin bekerja serius.

6. Tubuhmu akan Terasa Berbeda Tanpa Kopi

Kamu tidak bisa meninggalkan kopi dan sangat membutuhkannya. Ketika kamu tidak minum kopi, maka tubuh akan bereaksi dengan cara menjadi lemas, tidak semangat, bahkan reaksi yang paling mengena adalah tidak enak badan dan merasa sakit. Kemudian, tubuh merasa segar kembali saat minum kopi.

Terlepas dari kondisi sulit konsentrasi kecanduan kopi, sebenarnya minum kopi hitam tanpa gula itu disarankan untuk kesehatan. Namun, akan menjadi masalah untuk kesehatan kalau kamu lebih banyak minum kopi ketimbang air putih ataupun nutrisi lain yang disarankan untuk kesehatan.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai tanda kecanduan kopi serta takaran minum kopi yang ideal, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Kamu juga bisa menanyakan seputar tips kesehatan dan informasi lainnya di sini. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Hubungi Dokter, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: