30 November 2017

Terlalu Banyak Konsumsi Soda bisa Picu Penyakit Ini

Terlalu Banyak Konsumsi Soda bisa Picu Penyakit Ini

Halodoc, Jakarta - Satu kaleng minuman dingin bersoda di tengah cuaca yang terik memang sangat menggoda. Bukan lagi rahasia, minuman berasa memang sering dijadikan "pertolongan pertama" untuk melepas dahaga. Namun sebaiknya, kamu tidak terbuai dengan rasanya.

Meski nikmat dan menyegarkan, bukan berarti jenis minuman ini bisa kamu konsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Apalagi kalau sampai berlebihan. Kesehatan tubuh kamu bisa jadi taruhannya, lho.

Sebab minuman bersoda mengandung banyak senyawa seperti air karbonisasi, pemanis, pewarna, pengawet perisa dan kafein. Jika seluruh senyawa ini menumpuk di tubuh dalam jumlah yang besar maka akan menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan. Berikut jenis penyakit yang akan menyerang kalau kamu terlalu banyak mengonsumsi  minuman bersoda.

       1. Obesitas

Minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi, bahkan empat kali lebih tinggi dari minuman manis biasa. Hal ini kemudian bisa memicu terjadinya kelebihan berat badan alias obesitas. Kalau kalau terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda, gula dan kalori akan menumpuk dan membuat bobot naik.

Saat seseorang mengalami obesitas, maka tubuhnya akan semakin rentan terserang berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah diabetes. Penyakit ini juga banyak dipengaruhi karena konsumsi soda berlebih.

       2. Osteoporosis

Minuman bersoda berpotensi menyebabkan tulang mengalami kerusakan dan rapuh. Salah satu penyakit tulang yang paling sering terjadi adalah osteoporosis. Sebab minuman bersoda mengandung asam fosfat yang tinggi. Kandungan ini dapat merusak jaringan tulang.

Minuman bersoda merusak tulang dengan cara menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh. Kalsium adalah senyawa yang dibutuhkan agar tulang dan gigi dapat tumbuh dengan sehat. Semakin banyak minum soda, maka semakin banyak jumlah kalsium yang tak dapat diserap tubuh.

       3. Penyakit Ginjal

Sebuah studi menyebut bahwa sering mengonsumsi soda dapat menyebabkan penyakit ginjal seperti gagal ginjal dan sepsis. Hal ini karena tingginya tingkat fruktosa dalam minuman bersoda dapat merusak fungsi ginjal.

       4. Insomnia

Terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda dapat menyebabkan gangguan tidur di malam hari atau insomnia. Kandungan aspartame dalam soda yang menjadi penyebab utamanya. Selain insomnia, minuman bersoda juga dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi, hingga gangguan neurologis.

       5. Kerusakan Gigi

Seperti pada tulang, kandungan asam fosfat dalam minuman bersoda akan menghambat penyerapan kalsium tubuh. Beberapa jenis kerusakan yang terjadi di antaranya gigi berlubang, keropos hingga pertumbuhan yang tak sempurna.

Hal ini karena pengaruh kandungan glukosa, sukrosa dan fruktosa. Minuman bersoda  juga membuat gigi lebih rentan terkena karies (karang gigi).

       6. Asam Urat

Kandungan fruktosa juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Jika kadar asam urat tinggi, maka kamu akan sering mengalami nyeri di sekitar sendi.  Jika telah memiliki riwayat asam urat, maka minum soda dapat memperburuk kondisi tubuh.

       7. Gagal Jantung

Sebuah penelitian menemukan bahwa pria yang terlalu banyak minum soda berisiko terkena gagal jantung hingga 20 persen lebih tinggi. Risiko meningkat karena adanya pemanis buatan dalam soda. Selain menyebabkan obesitas dan diabetes, kandungan ini nyatanya juga bisa menyebabkan masalah jantung.

Alih-alih mengonsumsi minuman bersoda yang memiliki dampak semenyeramkan itu, cobalah untuk beralih dan memilih minuman yang lebih sehat. Kamu bisa mencoba jus buah atau air kelapa yang juga terkenal dapat melepas dahaga. Lakukan pemeriksaan sebelum terlambat dan menyesali kebiasaan minum soda.

Kalau kamu punya keluhan dan masalah kesehatan, kamu bisa bicara pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan dengan mudah dan pesanan dikirim ke rumah. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.