• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ternyata, Nyeri Dada Ada Kaitan dengan Gangguan Panik

Ternyata, Nyeri Dada Ada Kaitan dengan Gangguan Panik

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Sekitar 40 persen orang dengan gangguan panik mengalami nyeri di dada. Gejala nyeri dada acap kali terkait dengan serangan panik. Terlepas dari apakah kamu mengalami gangguan panik atau tidak, nyeri di area dada adalah alarm. Pikiran pertama pasti langsung mengira kalau kamu terkena serangan jantung. 

Padahal nyeri dada berhubungan dengan gangguan panik dan tidak ada kaitannya dengan dengan penyakit jantung. Biasanya kalau nyeri dada yang kamu alami adalah serangan jantung, kamu juga akan mengalami nyeri dada yang meningkat dan intens, nyeri di area dada kiri, nyeri yang menjalar dari dada ke area lain, seperti salah satu atau kedua lengan, bahu, atau rahang. Lantas, bagaimana tanda nyeri dada yang terkait gangguan panik? Baca di sini!

Gejala Nyeri Dada Akibat Gangguan Panik

Nyeri dada yang diakibatkan gangguan panik biasanya akan memiliki gejala seperti:

  • Nyeri dada yang tajam atau menusuk (perhatikan bahwa nyeri dada yang tajam atau menusuk juga bisa menjadi gejala kondisi serius seperti emboli paru).
  • Nyeri dada yang cepat berlalu.
  • Nyeri yang terlokalisasi di area kecil.
  • Nyeri yang terjadi tanpa pengerahan tenaga.
  • Nyeri Dada yang menyertai kecemasan atau serangan panik.
  • Nyeri yang berkurang atau bertambah parah saat kamu berganti posisi.
  • Nyeri yang dapat memburuk dengan menekan area nyeri 

Baca juga: Terapi Pemaparan untuk Mengobati Gangguan Panik

Beberapa gejala yang terkait dengan serangan panik sangat mirip dengan masalah jantung, tetapi tidak terkait dengan fungsi jantung. Sulit untuk membuktikan korelasi antara penyakit jantung dan serangan panik. Secara statistik, pengidap gangguan panik memiliki insiden lebih tinggi untuk merokok, penggunaan alkohol, kurang olahraga, obesitas, tekanan darah tinggi, dan peningkatan kolesterol. Ini adalah faktor risiko penyakit jantung yang diketahui. 

Penanganan Gangguan Panik

Perawatan untuk gangguan panik berfokus pada pengurangan atau penghilangan gejala. Ini dapat dilakukan melalui terapi dengan profesional yang berkualifikasi dan dalam beberapa kasus melalui pengobatan. 

Terapi biasanya melibatkan terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini mengajarkan pengidapnya untuk mengubah pikiran dan tindakan sehingga dapat memahami serangan dan mengelola ketakutan.

Baca juga: Gangguan Panik Bisa Diobati dengan Psikoterapi, Ini Faktanya

Pengobatan yang digunakan untuk mengobati gangguan panik dapat mencakup serotonin-norepinephrine reuptake inhibitors (SSRI). SSRI yang diresepkan untuk gangguan panik mungkin termasuk fluoxetine, paroxetine, dan sertraline.

Obat lain yang terkadang digunakan untuk mengobati gangguan panik meliputi:

  • Serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI).
  • Obat antikejang.
  • Benzodiazepin (biasanya digunakan sebagai obat penenang), termasuk diazepam atau clonazepam.
  • Monoamine oxidase inhibitors (MAOIs), jenis antidepresan lain yang jarang digunakan karena efek samping yang jarang tetapi serius

Selain perawatan ini, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi gejala. Misalnya mempertahankan jadwal yang teratur, berolahraga secara teratur, cukup tidur, dan menghindari penggunaan stimulan seperti kafein.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Mengatasi Serangan Panik

Gangguan panik mungkin tidak dapat dicegah. Namun, kamu dapat bekerja untuk mengurangi gejala dengan menghindari alkohol dan stimulan seperti kafein serta obat-obatan terlarang. Hal ini juga membantu untuk mengetahui apakah kamu mengalami gejala kecemasan setelah peristiwa kehidupan yang menyedihkan atau tidak. Jika kamu merasa terganggu oleh sesuatu yang kamu alami atau alami, diskusikan situasi tersebut dengan profesional medis. 

Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk menanyakan informasi mengenai gangguan panik. Kalau mau bikin janji ketemu dokter di rumah sakit, pakai Halodoc saja. Tanpa perlu repot antre, kamu hanya perlu datang di waktu yang sudah ditentukan. Praktis kan? Ayo, download sekarang aplikasinya di App Store atau Google Play!

Referensi:

Very Well Mind. Diakses pada 2021. Chest Pain From Heart Problems and Panic Disorder.
Healthline. Diakses pada 2021. Panic Disorder.