13 February 2019

Ibu Harus Tahu, Ini Tes untuk Mengetahui Alergi Kacang

alergi kacang

Halodoc, Jakarta - Jika seseorang memiliki alergi, kondisi ini biasanya kerap dikaitkan dengan gangguan yang terjadi pada area kulit tertentu. Biasanya, seseorang akan mengalami alergi atau gangguan kesehatan ini setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti makanan dan minuman olahan dari kacang. Alergi ini biasanya dialami oleh anak-anak. Maka itu, ibu harus tahu beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui alergi kacang.

Baca juga: Anak Alergi Kacang, Bisa Diobati?

Mengapa Alergi Kacang Bisa Terjadi?

Alergi kacang merupakan reaksi yang terjadi akibat tubuh mengira bahwa kacang merupakan salah satu alergen yang berbahaya bagi tubuh. Akibatnya, sistem pertahanan tubuh akan bereaksi untuk melawan alergen. Kacang yang bisa menyebabkan alergi biasanya adalah kacang mete, kacang tanah, dan kacang almond.

Apa Gejala yang Muncul Jika Si Kecil Mengidap Alergi Kacang?

Gejala yang muncul biasanya dimulai dalam hitungan detik hingga beberapa jam setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang terbuat dari olahan kacang. Gejala dapat meliputi:

  • Pilek.

  • Mual dan muntah.

  • Adanya pembengkakan pada area wajah.

  • Ruam, gatal-gatal, hingga adanya pembengkakan pada kulit.

  • Tenggorokan terasa seperti tercekik.

  • Napas pendek.

  • Kram perut, serta diare.

Dalam kasus yang parah, gejala dapat memberikan efek yang fatal, seperti syok anafilaksis. Kondisi ini merupakan kondisi ketika tekanan darah menurun secara drastis dan saluran napas akan menyempit, sehingga pernapasan terhambat. Namun, syok anafilaksis tidak dialami oleh semua pengidap alergi kacang. Gejala yang timbul dapat berupa:

  • Denyut jantung yang berdetak cepat.

  • Tekanan darah yang menurun drastis.

  • Penyempitan dan pembengkakan pada saluran napas.

  • Kesulitan bernapas.

  • Pusing yang dapat mengakibatkan seseorang tidak sadarkan diri, atau pingsan.

Sebanyak 30 persen pengidap alergi kacang mengalami serangan susulan dalam kurun waktu 8 jam setelah serangan pertama. Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang bisa membuat seseorang sembuh dari alergi ini.

Baca juga: Jangan Diabaikan, Alergi Kacang Bisa Berakibat Fatal?

Apa Tes yang Dilakukan untuk Mengetahui Alergi Kacang pada Si Kecil?

Biasanya, dokter akan melakukan tes fisik pada Si Kecil dan menanyakan apa makanan dan minuman yang dikonsumsi, hingga riwayat alergi pada keluarga. Setelah melakukan pemeriksaan fisik, jika dokter merasa kurang informasi untuk menentukan apakah Si Kecil mengidap alergi kacang, biasanya dokter akan melakukan serangkaian tes, seperti:

  • Tes makanan, yaitu tes yang dilakukan dengan memberikan berbagai makanan dengan atau tanpa kandungan protein kacang. Kemudian, dokter akan mengamati selama 30 menit untuk melihat ada atau tidaknya reaksi alergi yang terjadi.

  • Tes kulit, yaitu tes yang dilakukan dengan meletakkan makanan yang mengandung alergen di atas kulit. Jika timbul reaksi tertentu, maka Si Kecil dapat dipastikan mengidap alergi kacang.

  • Tes darah, yaitu tes yang dilakukan dengan tujuan untuk memeriksa kadar antibodi alergen dalam tubuh.

Baca juga: Bukan Cuma Telur, Kacang Juga Sebabkan Alergi pada Anak

Untuk Si Kecil yang mengidap alergi kacang, ibu diwajibkan untuk memeriksa komposisi kandungan pada kemasan makanan dan minuman Si Kecil untuk memastikan tidak terdapat alergen pada makanan dan minuman Si Kecil.

Jika ibu ingin berdiskusi seputar masalah kesehatan Si Kecil, Halodoc bisa jadi solusinya! Ibu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, Ibu juga bisa membeli obat yang sedang dibutuhkan Si Kecil. Tanpa perlu repot, pesanan ibu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!