Tidak Ingin Mengidap Hipoparatiroid? Cegah dengan 3 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
hipoparatiroid

Halodoc, Jakarta - Sebenarnya kondisi hipoparatiroidisme jarang terjadi. Penyakit ini terjadi ketika tubuh tidak cukup memproduksi hormon paratiroid dalam jumlah normal. Hormon paratiroid merupakan kunci pengaturan dan keseimbangan kadar dua mineral dalam tubuh, yaitu kalsium dan fosforus.

Produksi hormon paratiroid yang rendah pada hipoparatiroidisme bisa menyebabkan rendahnya kadar kalsium pada darah dan tulang, serta peningkatan kadar fosforus dalam darah. Terdapat suplemen untuk mengembalikan kadar kalsium dan fosforus menjadi normal, tergantung pada penyebab terjadinya hipoparatiroidisme. Konsumsi suplemen terkadang diperlukan seumur hidup.

Perlu diketahui bahwa hipoparatiroid bisa menyebabkan komplikasi, tetapi tidak termasuk penyakit yang memerlukan tindakan medis segera. Tidak ada pula pencegahan secara khusus karena hipoparatiroid merupakan kelainan, bukan penyakit. Hanya saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai usaha untuk menghindari kelainan hipoparatiroid, antara lain:

Baca juga: Jadikan Tulangmu Sehat dengan 5 Makanan Mengandung Vitamin D Ini!

  1. Menjaga kondisi kehamilan agar tetap sehat, terutama menjaga kadar gula darah bagi pengidap diabetes. Tujuannya adalah supaya bayi yang dilahirkan sehat dan terhindar dari kelainan genetis hipoparatiroid.
  2. Jika seseorang akan melakukan tindakan medis atau operasi di sekitar area leher dan wajah, konsultasikan pada dokter mengenai berbagai kemungkinan yang terjadi.
  3. Jalani gaya hidup sehat. Berhentilah meminum alkohol dan hindari minuman yang mengandung soda. Selain itu, selalu konsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.

Pengobatan pun dapat dilakukan dengan pilihan yang bervariasi, tergantung pada kondisi atau gejala yang dialami pengidap. Durasi waktu pengobatan tidak bisa dipastikan. Pengobatan bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan seumur hidup.

Pengobatan bertujuan untuk menurunkan kadar fosfor dan menaikkan kadar kalsium, sehingga jumlahnya normal dalam darah dan mengurangi gejala yang terjadi. Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan adalah:

Baca juga: Bagaimana Tahap Tumbuh Kembang Anak yang Ideal?

  • Pemberian Suplemen/Vitamin. Pengidap yang telah didiagnosis oleh dokter tidak memerlukan tindakan medis tertentu. Biasanya, dokter akan memberikan vitamin/Kalsium, seperti kalsium dan vitamin D. Vitamin D diberikan oleh dokter untuk membantu penyerapan kalsium dari makanan sekaligus menghilangkan fosfor. Tablet kalsium diberikan untuk meningkatkan kadar kalsium langsung dalam darah dan tulang.
  • Pemberian serum hormon paratiroid. Walaupun terapi ini belum disetujui para ahli mengenai pelaksanaannya, pemberian serum hormon ini berdasarkan penelitian sangat membantu pengidap hipoparatiroid wanita yang mengalami osteoporosis dan menopause dini.
  • Diet makanan. Ini adalah cara yang paling alami bagi pengidap hipoparatiroid. Pengidap harus mengatur makanannya yang kaya kandungan kalsium dan rendah kandungan fosfor. Makanan yang kaya kandungan kalsium adalah ikan, kacang kedelai, sereal, jus jeruk, susu tinggi kalsium, serta sayur berdaun hijau (kecuali bayam dan brokoli). Sementara pengidap harus membatasi konsumsi daging merah dan telur, serta menghindari minuman ringan yang mengandung soda. Mengonsumsi ketiganya akan meningkatkan kadar fosfor dalam darah. Pengidap juga harus menghindari minum alkohol.

Baca juga: Pola Makan Sehat untuk Pengidap Hipoparatiroid

Itulah beberapa cara untuk mencegah terjadinya hipoparatiroid yang bisa kamu lakukan. Jika kamu sudah melakukan upaya pencegahan tetapi kondisi tersebut tetap terjadi, segera komunikasikan pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran penanganan yang tepat. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.