• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Move On dari Pasangan yang Selingkuh

Tips Move On dari Pasangan yang Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Ketika kepercayaan dikhianati, luka hati dan trauma yang sulit diatasi membuat upaya move on dari pasangan yang selingkuh menjadi hal yang tak mudah. Ya, isu perselingkuhan, orang ketiga, hingga wanita yang dijuluki “pelakor”, sedang ramai-ramainya diperbincangkan di media sosial. Diperhangat dengan menguapnya “drama” pengalaman perselingkuhan dan diselingkuhi yang dibeberkan beberapa pemilik akun, yang kemudian dibumbui dengan komentar pemilik akun lainnya, sebagai bentuk simpatik. 

Satu hal yang bisa disimpulkan, perselingkuhan adalah hal yang sangat umum terjadi. Meski terdengar seperti “drama”, dampak psikologis yang dialami orang yang diselingkuhi itu nyata. Pengalaman ditipu oleh pasangan yang dicintai tentu akan membuat mereka merasa tidak bisa lagi percaya pada orang lain. Akhirnya, untuk move on dan kembali menjalin hubungan dengan orang lain pun mungkin terasa sulit. 

Baca juga: Ini Akibatnya Kalau Suami-Istri Terlalu Gengsi

Bagaimana Move On dari Pasangan yang Selingkuh?

Sebenarnya, cara setiap orang untuk mengatasi pengalaman traumatis itu berbeda-beda, sehingga agak sulit menentukan suatu trik move on sebagai yang terampuh. Satu-satunya yang bisa menolong kamu untuk bangkit lagi dan melupakan masa lalu adalah diri kamu sendiri, dan proses itu mungkin butuh waktu yang tidak sebentar.

Maka, berikut beberapa tips move on dari pasangan yang selingkuh, yang mungkin bisa sedikit membantu:

1.Sadarilah Bahwa Itu Bukan Salahmu

“Mungkin salahku karena kurang perhatian, jadi dia mencarinya dari orang lain”, “Mungkin karena aku kurang menarik, ia akhirnya selingkuh”. Pemikiran seperti itu sebaiknya kamu buang jauh-jauh. Introspeksi itu baik, tetapi jika pasangan selingkuh, sebaiknya jangan lantas berpikir bahwa itu adalah salahmu. 

Setiap hubungan tentu memiliki masalah. Namun, jika benar sayang dan ingin berkomitmen, orang yang setia akan tetap bertahan dan mencoba memperbaiki kekurangan dalam hubungan. Bukan malah mencarinya dari orang lain. Sadarilah bahwa selingkuh itu adalah bentuk pengkhianatan, apapun alasannya, dan satu-satunya yang bersalah adalah orang yang selingkuh. 

Menyalahkan dirimu sendiri hanya akan membuat luka dan trauma bertambah dalam. Proses move on pun bisa jadi sangat sulit jika kamu masih memiliki kebiasaan menyalahkan diri sendiri atas perbuatan buruk pasangan. Jadi, cobalah berpikir lebih realistis lagi. 

2.Terima dan Rangkul Emosimu dengan Baik

Diselingkuhi adalah hal yang menyakitkan bagi siapa saja. Jadi daripada pura-pura tegar dan baik-baik saja, tidak ada salahnya untuk merangkul emosi dan menerima semuanya. Menangislah sepuasnya, cari orang terdekat yang bisa memberi dukungan dan luapkan emosi rumit yang sedang kamu rasakan. Hal ini pasti akan membuat kamu lebih lega dan bisa berpikir lebih jernih setelahnya. 

Baca juga: Hati-Hati, 5 Hal Ini Dapat Membuat Pernikahan Renggang

3.Mencoba Memaafkan

Melupakan hal buruk yang terjadi tentu nyaris mustahil. Selamanya, pengalaman diselingkuhi pasti akan selalu ada dalam ingatan. Lalu, harus bagaimana? Cobalah untuk memaafkan. Hal ini berbeda ya, dengan melupakan. Memaafkan adalah upaya yang bisa dilakukan untuk mengikhlaskan apa yang terjadi, menganggapnya sebagai suatu kesalahan besar yang bisa dilakukan manusia manapun. 

Dengan memaafkan, proses move on dari pasangan yang selingkuh akan jadi lebih ringan, karena kamu sudah ikhlas dan tidak lagi menjadikannya beban pikiran. Namun, memaafkan bukan berarti kamu harus kembali lagi pada pasangan. Soal itu, terserah pada diri kamu sendiri. Jika memang ingin memaafkan dan memberi kesempatan lain, boleh saja, kok. Namun jika terlalu berat dan sudah kadung trauma, sebaiknya akhiri saja hubungan itu. 

4.Kendalikan Emosi dan Jangan Balas Dendam

Marah, sakit hati, kecewa, sedih, tentunya campur aduk yang akan terasa ketika mendapati pasangan yang dicintai selingkuh. Wajar kok, tetapi jangan juga biarkan emosi mengendalikan dirimu, ya. Cobalah untuk sabar, pergi menyendiri sebentar untuk menenangkan diri dan berpikir jernih. Hal ini sangat penting untuk menghindari depresi, atau tindakan buruk yang dapat merugikan diri sendiri. 

Baca juga: Bukan Fisik, 3 Tanda Kalau Pasangan Selingkuh Perasaan

Jangan juga lantas dendam pada pasangan, atau jadi ingin melakukan hal yang sama pada pasangan selanjutnya nanti. Ingatlah selalu bahwa selingkuh adalah hal buruk yang dapat menyakiti hati seseorang, dan balas dendam hanya akan melanggengkan karma buruk dan menjebakmu dalam siklus berulang yang tak berujung. 

Itulah beberapa tips move on dari pasangan yang selingkuh. Jika masih terasa sangat berat untuk bisa melepaskan dan memaafkan, carilah konseling profesionaL. Misalnya dengan berbicara dengan psikolog di aplikasi Halodoc lewat chat, atau buat janji dengan psikiater di rumah sakit untuk melakukan sesi konseling. 

Diselingkuhi adalah pengalaman yang sangat sulit untuk dilewati dan move on pun butuh proses yang tidak sebentar. Jadi, cobalah untuk bersabar dan berdamai dengan diri sendiri. Selama proses move on, cobalah isi hari-hari dengan aktivitas positif yang menyenangkan.

Referensi:
Elite Daily. Diakses pada 2020. 4 Ways To Make Moving On Easier After You've Been Cheated On, Because It's Not Easy.
Huffington Post. Diakses pada 2020. 13 Steps to Recover From Betrayal.