Tips Perawatan untuk Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tips Perawatan untuk Bayi Baru Lahir

Halodoc, Jakarta – Bagi pasangan muda, merawat bayi baru lahir bisa menjadi hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Meski kehadiran sang buah hati mungkin sudah lama ditunggu, tidak berarti orangtua baru akan serta-merta menjadi andal dalam mengurus anak. Malah, ada beberapa pasangan yang merasa kaku bahkan takut ketika harus memasuki peran baru tersebut. 

Kehadiran Si Kecil di tengah keluarga akan memberi rasa bahagia dan terasa melengkapi. Namun pada masa-masa awalnya, orangtua mungkin akan merasa tenaga dan emosi yang cukup terkuras. Tak hanya itu, orangtua baru mungkin juga akan merasa khawatir, bingung, bahkan takut untuk merawat sendiri sang buah hati. Lantas, bagaimana tips untuk merawat bayi baru lahir? 

Baca juga: 7 Fakta tentang Bayi Baru Lahir

Pentingnya Kenyaman dan Kebersihan Bayi

Persiapan fisik dan informasi menjadi hal yang penting untuk merawat bayi baru lahir. Meski semua persiapan sudah lengkap, bisa saja rasa ragu masih terus ada saat akan mempraktikkannya. Bagi calon orangtua baru, berikut ini beberapa tips yang bisa disontek untuk merawat bayi. 

  • Kebersihan Bayi

Salah satu “pelajaran” yang perlu dikuasai orangtua adalah cara menjaga kebersihan bayi. Hal ini penting dalam merawat bayi baru lahir, agar Si Kecil terhindar dari serangan kuman dan virus yang bisa memicu penyakit. Selain kebersihan bayi, orangtua dan orang sekitar juga harus memperhatikan kebersihan. Pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh atau menggendong bayi. 

  • Cara Menggendong

Sebagai orangtua baru, kamu dan pasangan juga harus tahu bagaimana cara menggendong bayi yang tepat. Berhati-hatilah saat menggendong bayi baru lahir, terutama saat memegang bagian kepala dan leher Si Kecil. Saat akan membangunkan bayi untuk menyusu, jangan pernah mengguncang-guncangkan tubuhnya. Hal itu bisa menyebabkan bayi mengalami pendarahan di otak. 

Baca juga: 6 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Bayi Baru Lahir

  • Memandikan Bayi 

Memang, menjaga kebersihan tubuh bayi adalah hal penting. Namun ibu perlu tahu kapan bayi boleh dimandikan dan bagaimana caranya. Bayi baru lahir tidak boleh dimandikan sebelum tali pusat lepas dan area pusar mengering. Sambil menunggu hal itu terjadi, orangtua bisa memilih untuk membersihkan tubuh bayi dengan mengelapnya menggunakan kain basah. 

  • Menyusui Bayi 

Bayi umumnya harus diberi susu sebanyak 8–15 kali dalam satu hari, sebab kapasitas perutnya cenderung masih sangat kecil. Artinya, ibu sebaiknya tidak berlebihan atau terlalu sering bahkan memaksakan anak untuk menyusu. Meski begitu, ibu juga disarankan untuk sesering mungkin memberi ASI tanpa menunggu bayi menangis terlebih dahulu, sebab menyusu saat menangis bisa membuat bayi kesulitan untuk meneguk cairan. 

Selain perawatan dasar untuk bayi, nyatanya masih ada banyak hal lain yang akan dipelajari oleh orangtua baru. Rasa lelah dan marah mungkin akan sesekali menghampiri, tetapi jangan menyerah dan cobalah menikmati masa-masa “merepotkan” tersebut. Sebab, masa kecil sang buah hati hanya akan terjadi satu kali seumur hidup. Untuk menghindari rasa lelah atau terlalu marah, pastikan kamu dan pasangan tahu kapan harus meminta bantuan dari keluarga dalam mengurus anak. Tak hanya itu, selama merawat bayi, ayah dan ibu pun harus tahu kapan waktu meminta bantuan dari ahli. 

Baca juga: Pahami 5 Etika Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

Kalau bayi mengalami keluhan kesehatan, coba sampaikan gejala awalnya pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi kapan dan di mana saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Newborn care: 10 tips for stressed-out parents.
KidsHealth. Diakses pada 2019. For Parents. A Guide for First-Time Parents.
Web MD. Diakses pada 2019. Newborn Basics: What You Need to Care for Your New Baby.