04 November 2017

7 Tips Dasar Merawat Bayi Baru Lahir

7 Tips Dasar Merawat Bayi Baru Lahir

Halodoc, Jakarta - Bagi kamu seorang ibu muda, mengurus anak yang baru lahir tentu merupakan hal yang membutuhkan usaha ekstra. Apalagi jika ini adalah pengalaman kali pertamamu. Kekhawatiran pun akan sering muncul mengingat kamu tak ingin ada kesalahan yang mungkin saja bisa menimpa si kecil. Merawat bayi memang bukan perkara mudah, namun yakinlah kamu bisa melewatinya jika terus berusaha dan bersabar hingga buah hatimu tumbuh besar nanti. Simak 7 tips merawat bayi sebagai berikut:

1.  Perawatan Tali Pusar
Bayi yang baru lahir tidak begitu saja terlepas. Umumnya tali pusar bayi akan lepas antara 1 sampai 2 minggu setelah kelahiran si kecil. Itulah mengapa seorang ibu penting mengetahui cara merawatnya. Perlu diingat, hindari merawat tali pusar dengan alkohol karena hal ini dapat membahayakan kesehatan bayi. Cukup dengan air hangat dan usahakan tali pusar bayi tetap kering agar tidak terjadi infeksi.

2.  Memandikan Bayi
Cara merawat bayi yang satu ini cukup menantang, yakni memandikannya. Sebelum ibu memandikan bayi, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu semua alat mandi seperti handuk, sabun mandi, pakaian, hingga kosmetik bayi. Setelah itu sediakan air hangat (36 derajat – 37 derajat celcius) dan lepaskanlah baju bayi secara bertahap. Mandikan bayi mulai dari daerah wajah, kepala, dada dan lainnya.

3.  Menjemur Bayi
Saat belum menjadi ibu seperti sekarang, kamu pasti pernah melihat bayi yang dijemur setiap pagi, kemudian bertanya-tanya akan maksud dan tujuannya. Menjemur bayi di pagi hari memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, karena matahari pagi memiliki kandungan spektrum sinar biru yang dapat membantu dalam mengurangi kadar bilirubin dalam darah bayi serta membantu pembentukan tulang.

4.  Mengganti Popok
Walau terlihat mudah, cara merawat bayi ini harus sering kamu lakukan demi menjaga kebersihan organ intimnya. Gantilah popok bayi setiap kali basah. Bersihkan terlebih dahulu daerah bayi yang terkena kencing dengan air bersih dan keringkan dengan handuk kecil atau tisu. Setelah kering, beri bedak pada daerah lipatan paha dan belakang agar terhindar dari kulit lecet.

5.  Berikan ASI Setiap Waktu
Memberikan ASI eksklusif merupakan kewajiban utama seorang ibu untuk anaknya yang baru lahir. Lama menyusui biasanya dapat kamu lakukan secara rutin selama 10 menit saja. Kebanyakan para ibu sering berlama-lama dalam menyusui bayi, hal itu bertujuan agar sang bayi kenyang, dan mudah tertidur. Namun dengan memberikan ASI eksklusif 10 menit setiap kalinya, dampak positifnya adalah berat badan bayi akan meningkat secara signifikan.

6.  Menidurkan Bayi
Dalam merawat bayi, bersiaplah untuk terbiasa dengan jadwal tidurnya yang masih belum teratur. Memang, bayi yang baru lahir akan tidur lebih lama sekitar 16 jam sehari. Tapi tenang, kondisi seperti ini hanya akan berlangsung hingga bayi berusia 5 minggu. Salah satu cara ampuh membuat bayi merasa lebih nyaman saat tidur adalah dengan menciptakan suasana tenang dan nyaman di kamar tidurnya.

7.  Kenali Penyakit Bayi Baru Lahir
Salah satu cara merawat bayi yang tak kalah penting yakni mengetahui penyakit yang umumnya rentan mereka dapat. Contohnya seperti diare, ruam pada bokong karena popok, lidah berjamur, atau flu. Saat si kecil mengalami hal ini, biasanya ia akan lebih rewel dan hampir susah berhenti menangis. Maka itu segeralah ke dokter agar sakit yang dialaminya cepat ditangani.

Demikian 7 tips merawat bayi yang bisa menjadi referensi kamu dari sang buah hati baru lahir hingga tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan ceria. Jika ada hal lain seputar perawatan bayi baru lahir yang masih membingungkanmu, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc saja! Nikmati 2 fitur andalan Halodoc, yakni Contact Doctor dan Pharmacy Delivery yang akan memudahkan hari-harimu selama merawat bayi yang baru lahir. Ayo! Download aplikasi Halodoc sekarang juga di Google Play dan App Store smartphone kamu!.

BACA JUGA:  Waspadai Bayi Rewel Karena Kolik Infantil