• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • USG 2D, 3D dan 4D, Apa Bedanya?

USG 2D, 3D dan 4D, Apa Bedanya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Ibu yang sedang mengandung pasti ingin mengetahui perkembangan janin dari waktu ke waktu. Ultrasonography (USG) adalah jenis pemeriksaan yang wajib dilakukan untuk memantau kondisi Si Kecil yang ada di dalam kandungan. Teknik pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara yang berfrekuensi tinggi untuk menampilkan gambaran atau citra dari bagian dalam tubuh.

Baca juga: Pentingnya Tes USG Saat Hamil

Melansir dari Verywell Family, USG bertujuan untuk mengetahui perkembangan, jumlah, umur dan posisi bayi. Melalui USG, dokter bisa mencari masalah di rahim, ovarium, leher rahim, atau plasenta, menghitung detak jantung bayi, mencari tahu tingkat cairan ketuban dan tanda sindrom Down. Seiring kemajuan teknologi, banyak jenis pemeriksaan USG yang dapat ibu lakukan, seperti USG 2D, 3D, hingga 4D.

Pemeriksaan USG 2D

Di antara ketiga jenis pemeriksaan, USG 2D tetap menjadi moda pencitraan utama untuk memeriksa kondisi kandungan dan mendiagnosis kelainan janin, terutama pada trimester awal kehamilan. Meskipun hanya menghasilkan gambar berwarna hitam putih, melalui pemeriksaan ini, dokter dapat mendeteksi ukuran bayi, banyaknya air ketuban, serta kelainan fisik pada janin dalam kandungan. Jika dokter mencurigai adanya kelainan, biasanya dokter akan menyarankan pemeriksaan USG dengan dimensi yang lebih tinggi, yaitu 3D ataupun 4D.

Pemeriksaan USG 3D

Pemeriksaan USG 3D dan 4D sebenarnya sama, yaitu mengonfirmasi hasil pemeriksaan USG 2D dengan visualisasi yang lebih jelas. Hal yang membedakan adalah output dari hasil pemeriksaan itu sendiri. Pada pemeriksaan 3D, gambar yang disajikan berupa gambar diam (tidak bergerak). Kelebihannya adalah dokter dan ibu dapat melihat pertumbuhan janin secara lebih detail, bahkan hingga ke organ bagian dalam. Karena inilah pemeriksaan USG 3D dapat dilakukan untuk mendeteksi kelainan organ pada janin dalam kandungan.

Baca juga: Ini Beda Usia Janin dan Usia Kehamilan

Melansir dari Baby Centre, USG 3D dan 4D dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang kelainan pada janin. Bisa dibilang, pemindaian ini menunjukkan lebih detail dari sudut yang berbeda, contohnya membantu dalam diagnosis bibir sumbing dan kelainan jantung. Hal ini membantu dokter untuk merencanakan perawatan dalam memperbaiki bibir sumbing atau kelainan jantung setelah bayi lahir.

Pemeriksaan USG 4D

USD 4D adalah jenis USG yang paling canggih. Gambar yang dihasilkan oleh pemeriksaan USG 4D lebih detail, akurat, serta dapat bergerak seperti sebuah film. Pemeriksaan ini juga mampu memvisualisasikan anggota dan gerakan tubuh janin dalam kandungan dengan lebih jelas. Sayangnya, tidak semua orang dapat melakukan pemeriksaan USG 4D. Sebab, hanya ibu hamil yang memiliki indikasi medis dan sesuai anjuran dokter saja yang dapat melakukannya.

Kalau ibu mengalami masalah selama kehamilan, segera periksakan ke dokter kandungan agar ditangani lebih lanjut. Sebelum mengunjungi rumah sakit, ibu dapat membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc.

Apakah USG Aman Dilakukan?

Tentu saja. Studi dari American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) bahkan menyebutkan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya bahaya pemeriksaan USG terhadap kesehatan janin dalam kandungan. Lantas, apakah ada waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan USG?

Umumnya, pemeriksaan USG dilakukan sebanyak 4 kali selama kehamilan, yaitu satu kali saat trimester 1, satu kali saat trimester kedua, dan 2 kali saat trimester ketiga. Namun, jumlah ini bisa saja berubah, tergantung dengan kondisi kehamilan dan indikasi medis tertentu. Jadi, lebih baik ibu langsung bertanya dengan dokter kandungan tentang waktu pemeriksaan USG yang tepat, ya.

Referensi :
Verywell Family. Diakses pada 2019. The Difference Between 2D, 3D, and 4D Ultrasounds.
Baby Centre. Diakses pada 2019. What are 3D and 4D ultrasound scans?.
American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG). Diakses pada 2019. Ultrasound Exams.