01 August 2018

USG 2D, 3D dan 4D, Apa Bedanya?

USG 2D, USG 3D, USG 4D, pemeriksaan USG

Halodoc, Jakarta – Ultrasonography (USG) adalah jenis pemeriksaan wajib saat hamil. Ini adalah teknik pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menampilkan gambaran atau citra dari bagian dalam tubuh. Melalui USG, ibu hamil bisa mengetahui kondisi dan tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Baca juga: Pentingnya Tes USG Saat Hamil

Seiring kemajuan teknologi, ada banyak jenis pemeriksaan USG yang dapat ibu lakukan. Di antaranya adalah pemeriksaan USG 2D, 3D, hingga 4D. Lantas, apakah ada perbedaan antara pemeriksaan USG 2D, 3D, dan 4D? Yuk, cari tahu berikut ini!

Pemeriksaan USG 2D

Di antara ketiga jenis pemeriksaan, USG 2D tetap menjadi moda pencitraan utama untuk memeriksa kondisi kandungan dan mendiagnosis kelainan janin, terutama pada trimester awal kehamilan. Meskipun hanya menghasilkan gambar berwarna hitam putih, melalui pemeriksaan ini, dokter sudah dapat mendeteksi ukuran bayi, banyaknya air ketuban, serta kelainan fisik pada janin dalam kandungan. Jika dokter mencurigai adanya kelainan, biasanya dokter akan menyarankan pemeriksaan USG dengan dimensi yang lebih tinggi, yaitu 3D ataupun 4D.

Pemeriksaan USG 3D

Secara umum, pemeriksaan USG 3D dan 4D adalah sama. Yakni untuk mengonfirmasi hasil pemeriksaan USG 2D dengan visualisasi yang lebih jelas. Namun, yang membedakan adalah output dari hasil pemeriksaan itu sendiri. Pada pemeriksaan 3D, gambar yang disajikan berupa gambar diam (tidak bergerak). Kelebihannya adalah dokter dan ibu dapat melihat pertumbuhan janin secara lebih detail, bahkan hingga ke organ bagian dalam. Karena inilah pemeriksaan USG 3D dapat dilakukan untuk mendeteksi kelainan organ pada janin dalam kandungan.

Baca juga: Ini Beda Usia Janin dan Usia Kehamilan

Beberapa studi bahkan telah menemukan bahwa pemeriksaan USG 3D ataupun 4D bisa membantu meningkatkan angka ketepatan diagnosis kelainan jantung. Meski begitu, masih ada banyak keterbatasan ada jenis pemeriksaan ini dalam kunjungan rutin kehamilan.

Pemeriksaan USG 4D

Ini adalah jenis USG yang paling canggih. Pasalnya, gambar yang dihasilkan oleh pemeriksaan USG 4D lebih detail, akurat, serta dapat bergerak seperti sebuah film. Pemeriksaan ini juga mampu memvisualisasikan anggota dan gerakan tubuh janin dalam kandungan dengan lebih jelas. Sayangnya, tidak semua orang dapat melakukan pemeriksaan USG 4D. Sebab, hanya ibu hamil yang memiliki indikasi medis dan sesuai anjuran dokter saja yang dapat melakukannya.

Apakah USG Aman Dilakukan?

Tentu saja. Bahkan, American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) menyebutkan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya bahaya pemeriksaan USG terhadap kesehatan janin dalam kandungan. Lantas, apakah ada waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan USG? Jawabannya tidak ada.

Umumnya, pemeriksaan USG dilakukan sebanyak 4 kali selama kehamilan. Yakni satu kali saat trimester 1, satu kali saat trimester kedua, dan 2 kali saat trimester ketiga. Namun, jumlah ini bisa saja berubah, tergantung dengan kondisi kehamilan dan indikasi medis tertentu.

Itulah perbedaan USG 2D, 3D, dan 4D yang perlu ibu ketahui. Jika ada pertanyaan lain seputar pemeriksaan USG atau keluhan kehamilan, jangan ragu untuk bertanya pada dokter Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat bertanya kapan saja dan dimana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!