04 September 2018

Wajib Tahu! Ini Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Saat Hamil

ibu hamil

Halodoc, Jakarta – Ibu hamil wajar bila sering merasa ingin buang air kecil melulu. Kondisi ini biasanya terjadi di trimester pertama kehamilan dan disebabkan karena perubahan hormon. Namun, harus sering bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil memang bikin repot. Apalagi dengan kondisi tubuh ibu yang sedang hamil. Tidak hanya itu saja, ibu hamil bahkan bisa buang air kecil saat tertawa, bersin, ataupun batuk.

Frekuensi buang air kecil yang meningkat sebenarnya menjadi salah satu pertanda awal bahwa ibu sedang hamil. Ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi ini terjadi, salah satunya adalah perubahan hormon HCG (human chorionic gonadotropin) yang meningkatkan aliran darah menuju area panggul dan ginjal. Selain itu pada trimester pertama kehamilan, rahim ibu pun mulai mengembang dan menekan kandung kemih, sehingga ibu jadi sering ingin buang air kecil. Kondisi yang bikin ibu jadi terganggu ini akan berkurang saat memasuki trimester kedua kehamilan, tapi akan muncul kembali di trimester ketiga sampai enam minggu setelah melahirkan.

Nah, agar kondisi ini tidak mengganggu aktivitas ibu apalagi ketika sedang beristirahat, berikut beberapa trik yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi sering buang air kecil.

1. Buang Air Kecil Sepenuhnya

Saat buang air kecil, pastikan ibu sudah mengosongkan kandung kemih sepenuhnya. Cobalah untuk menyondongkan tubuh ke depan saat buang air kecil, agar ibu bisa mengosongkan kandung kemih secara maksimal. Pipis sampai kandung kemih benar-benar kosong dapat mencegah ibu sering buang air kecil.

2. Jangan Menahan Pipis

Jangan hanya karena ibu enggak mau repot ke kamar mandi, lantas ibu jadi menahan hasrat untuk buang air kecil. Sebab, menahan buang air kecil dapat membuat ibu jadi lebih sering ingin ke toilet. Oleh karena itu, jangan malas dan carilah kamar mandi terdekat agar ibu bisa segera buang air kecil.

3. Hindari Mengonsumsi Minuman Diuretik

Minuman berkafein seperti teh, kopi atau minuman kola bersifat diuretik karena mengandung zat yang bisa membuat ibu semakin sering ingin buang air kecil. Jadi, sebisa mungkin hindarilah minuman-minuman tersebut. Bila ibu ingin minum, sebaiknya jangan mendekati waktu tidur atau beristirahat.

4. Minum Air Putih yang Cukup

Enggak mau keseringan buang air kecil juga bukan berarti ibu jadi mengurangi konsumsi minum air putih. Memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup tetap penting dilakukan selama masa kehamilan. Selain untuk menjaga agar tubuh ibu tetap rehidrasi dengan baik, asupan air putih yang cukup juga diperlukan demi perkembangan janin yang optimal. Jadi, usahakanlah untuk tetap minum air putih minimal 8 gelas dalam sehari. Namun, agar istirahat malam ibu tidak terganggu, hindari banyak minum air putih beberapa jam sebelum tidur.

5. Rutin Melakukan Senam Kegel

Ibu hamil juga disarankan untuk melakukan senam kegel yang dapat memberi banyak manfaat selama kehamilan. Selain dapat membantu mengencangkan otot-otot yang mengatur keluarnya urine sehingga ibu tidak akan ‘mengompol’ saat tertawa atau batuk, senam kegel juga bermanfaat untuk melancarkan persalinan. Jadi, lakukan senam kegel minimal tiga kali setiap hari.

Walaupun sering buang air kecil saat hamil normal, tapi kondisi tersebut juga bisa jadi pertanda adanya masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, uterus fibroid, atau infeksi saluran kemih (ISK). Segera ke dokter bila ibu merasa nyeri atau perih, seperti terbakar saat buang air kecil serta urin berwarna keruh dan disertai bercak darah.

Ibu juga bisa membicarakan masalah kesehatan apa saja yang dialami selama masa kehamilan dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: