Waspada, Ini Akibat pada Mata ketika Memakai Lensa Kontak Sembarangan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Waspada, Ini Akibat pada Mata ketika Memakai Lensa Kontak Sembarangan

Halodoc, Jakarta – Selain menggunakan kacamata, lensa kontak (softlens) sering menjadi alternatif untuk membantu masalah penglihatan mata. Alasan orang-orang memilih lensa kontak ketimbang kacamata beragama. Mulai dari rasa pegal akibat menahan beban kacamata, hingga membuat tampilan lebih menarik.

Meski bisa mengganti peran kacamata, pemakaian softlens yang asal-asalan bisa menimbulkan masalah mada pata. Lalu, apa saja sih dampak memakai lensa kontak sembarangan?

Baca juga: 6 Cara Merawat Mata Saat Menggunakan Soflens

1. Menjadi “Sarang” Parasit

Lensa kontak yang jarang dibersihkan akan menjadi tempat berkumpulnya parasit. Nah, bakeri inilah yang  bisa menjadi “makanan” parasit Acanthamoeba.  Menurut ahli dari West Scotland University, ini adalah masalah potensial yang sering dihadapi pengguna softlens.

Jangan remehkan dampak memakai lensa kontak sembarangan yang satu ini. Sebab dalam beberapa kasus yang fatal, parasit ini bisa menyebabkan kebutaan. Bikin ngeri, kan?

Parasit ini bisa ditemukan pada debu, air keran, air laut, dan kolam renang. Acanthamoeba akan menggerogoti lensa kontak, bahkan bisa tembus ke bola mata dan menyebabkan kebutaan.

Bila mengalami rasa gatal, pandangan kabur, mata berair, sensitif pada cahaya, rasa nyeri, dan pembengkakan di kelopak mata, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab, bisa menjadi tanda dari gejala infeksi yang disebabkan oleh parasit Acanthamoeba.

2. Memicu Sindrom Mata Kering

Sindrom mata kering bisa saja terjadi bila kita mengabaikan petunjuk penggunaan lensa kontak. Sindrom ini merupakan kondisi umum ketika air mata terlalu cepat mengering, atau mata enggak memproduksi cukup air mata. Akibatnya, bisa memicu peradangan dan iritasi pada mata.

Baca juga: 6 Cara Alami Atasi Sindrom Mata Kering

3. Merubah Bentuk Bola Mata

Dampak memakai lensa kontak sembarangan juga bisa merubah bentuk  bola mata. Kok bisa? Ini disebabkan setelah memakainya berkali-kali menggunakan softlens dalam waktu lama dan melekat erat di kornea. Nah, awalnya lensa kontak ini akan kehilangan bentuk aslinya. Lalu, ketika bentuknya sudah berubah dan digunakan kembali, softlens tersebut akan memengaruhi bentuk bola mata pemakainya.

4. Menyebabkan Iritasi

Dampak memakai lensa kontak sembarangan bisa menyebabkan iritasi pada mata. Pemakaian lensa selama 24 jam penuh tanpa lepas, bisa berakibat buruk pada mata. Masalahnya ada beberapa orang yang lupa atau dengan sengaja menggunakan lensa kontak selama itu.

Nah, dampak softlens yang terlampau lama ini bisa membuat mata mengalami iritasi. Sebab, bila mata ditutup lensa kontak, kadar oksigen otomatis akan menurun  di dalam mata. Ketika mata kehabisan oksigen, maka risiko bakteri masuk ke dalam mata dan menyebabkan iritasi semakin tinggi. Enggak cuma itu, pemakaian lensa kontak selama 24 jam juga bisa mengakibatkan pembengkakan pada kornea dan infeksi.

5. Konjungtivitis

Konjungtivitis atau biasa dikenal dengan “mata merah” disebabkan oleh infeksi bakteri atau iritasi dari lensa kontak. Selain merah, mata juga akan jadi berair. Umumnya, kondisi ini ditandai dengan lapisan paling luar mata yang menjadi merah.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pengguna Lensa Kontak

Memiliki masalah mata karena lensa kontak? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!