13 March 2019

Waspada Kemandulan pada Wanita karena Kekurangan Yodium

Waspada Kemandulan pada Wanita karena Kekurangan Yodium

Halodoc, Jakarta - Hampir semua wanita menginginkan untuk memiliki keturunan. Namun kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan seorang wanita yang sudah memiliki pasangan dan aktif secara seksual kesulitan untuk hamil. Mereka bisa jadi mengalami gangguan seperti mandul. Seorang laki-laki dikatakan mandul jika ia tidak bisa menghasilkan sperma, atau sperma yang dihasilkan buruk, sehingga sperma yang ia keluarkan tidak mampu membuahi sel telur pasangannya.

Hal ini bisa terjadi karena kerusakan permanen pada testis untuk memproduksi sperma. Sementara pada wanita, penyebab kemandulan adalah saat indung telurnya tidak dapat melepaskan telur, sehingga perempuan tidak bisa melepaskan telur untuk dibuahi.

Ada banyak hal yang penyebab kemandulan yang menyerang wanita, salah satunya adalah akibat kurang yodium. Hipotiroidisme adalah gangguan yang terjadi akibat kelenjar tiroid tidak bisa menghasilkan hormon yang cukup. Kondisi ini bisa terjadi akibat kurang yodium dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kurangnya kadar yodium menyebabkan hormon tiroid, yaitu T3 dan T4, dalam darah berkurang secara signifikan. Pada orang dewasa, gejala hipotiroidisme adalah sebagai berikut:

  • Lelah atau letih.

  • Kenaikan berat badan.

  • Kulit kering.

  • Sembelit.

  • Depresi.

  • Intoleransi terhadap suhu dingin.

  • Gangguan daya ingat.

  • Detak jantung melemah.

  • Gangguan pola menstruasi atau mengalami menstruasi lebih berat dari biasanya.

  • Nyeri sendi.

Tanpa penanganan medis yang baik, hipotiroidisme dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti gangguan jantung, gangguan mental, dan seperti yang disebutkan sebelumnya yaitu kemandulan (terutama pada wanita).

Baca Juga:  Belum Punya Anak, Periksa Kesuburan dengan Cara Ini

Mengatasi Kekurangan Yodium

Seperti yang sudah dibahas, akibat kurang yodium tubuh akan mengalami gangguan fungsi, salah satunya adalah menjadi penyebab kemandulan. Yodium adalah mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu. Fungsi utama yodium adalah untuk sintesis hormon di dalam kelenjar tiroid. Sumber utama yodium diperoleh dari makanan yang mengandung garam atau dari makanan laut.

Orang dewasa membutuhkan 0,1-0,15 mg yodium per hari. Sumber utama yodium adalah garam dapur yang sudah ditambahkan garam yodium. Sementara, sisanya bisa berasal dari makanan laut. Perlu diingat bahwa kandungan yodium dalam tanah sangat sedikit sehingga sulit untuk mendapatkan sayuran dengan kandungan yodium tinggi.

Beberapa jenis makanan bukan dari laut, namun mengandung yodium tinggi yang dikonsumsi guna mencegah kekurangan yodium antara lain adalah kuning telur, susu, dan produk dari susu. Nah, ini daftar makanan dengan kandungan yodium tinggi sebagai berikut:

  • Garam dapur beryodium.

  • Ikan air laut.

  • Kerang.

  • Rumput laut.

  • Susu sapi dan produk olahannya (keju, yoghurt, es krim).

  • Telur.

  • Susu kedelai.

  • Kecap.

  • Multivitamin yang mengandung yodium.

Baca Juga: Penyebab Kemandulan yang Perlu Diketahui

Penyakit Akibat Kurang Yodium Lainnya

Tidak hanya menyebabkan hipotiroidisme yang berujung menjadi penyebab kemandulan, beberapa kondisi yang terjadi akibat kurang yodium antara lain:

  • Gondok. Apabila tubuh kita kekurangan yodium, secara otomatis tubuh merangsang kelenjar tiroid untuk bekerja lebih keras. Hal ini mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada kelenjar tiroid tersebut, atau biasa disebut penyakit gondok yang ditandai dengan adanya benjolan di sekitar leher.

  • Keterbelakangan mental. Kekurangan yodium dapat menyebabkan keterbelakangan mental pada anak-anak, terutama di daerah yang rentan kekurangan yodium seperti di daerah pegunungan.

Baca Juga:  4 Penyebab Sulit Hamil Meski Pasangan Subur

Itulah kaitan antara kekurangan yodium dengan kemandulan pada wanita yang perlu diketahui. Kalau kamu masih punya pertanyaan seputar kemandulan, tanyakan saja pada dokter Halodoc. Sebab melalui aplikasi Halodoc , ibu bisa bertanya kapan saja dan di mana saja pada dokter Halodoc melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!