• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Minuman Keras Dapat Merusak Kesehatan Liver

Waspada, Minuman Keras Dapat Merusak Kesehatan Liver

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Waspada, Minuman Keras Dapat Merusak Kesehatan Liver

“Minuman keras atau alkohol adalah salah satu penyebab banyak penyakit, mulai dari tekanan darah tinggi, dan stroke. Namun gangguan liver adalah salah satu yang paling sering terjadi. Minuman keras akan diproses oleh hati untuk. Semakin tinggi kadar alkohol dalam darah seseorang, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses alkohol. Jika hati bekerja semakin berat, maka ini tingkatkan risiko kerusakan.”

Halodoc, Jakarta – Faktanya, ada banyak risiko kesehatan dari penyalahgunaan minuman keras atau alkohol, mulai dari tekanan darah tinggi hingga stroke. Namun, kebanyakan orang akan mengalami efek negatif pada kesehatan liver mereka. Pecandu berat minum keras memiliki peningkatan risiko penyakit kuning, sirosis, gagal hati, kanker hati, dan banyak kondisi lainnya.

Definisi pecandu berat minuman keras adalah mereka yang bisa mengonsumsi delapan gelas atau lebih per minggu untuk wanita, dan 15 atau lebih untuk pria. Bahkan satu kali mereka melakukan pesta minuman keras, ini dapat mengakibatkan kerusakan tubuh yang signifikan bahkan berpotensi menyebabkan kematian.

Baca juga: Suka Minum Alkohol, Benarkah Rentan Alami Gagal Hati?

Cara Minuman Keras Memengaruhi Hati

Hati memecah dan menyaring zat berbahaya dalam darah, mereka juga memproduksi protein, enzim, dan hormon yang digunakan tubuh untuk menangkal infeksi. Ini juga mengubah vitamin, nutrisi, dan obat-obatan menjadi zat yang dapat digunakan tubuh. Hati juga bertanggung jawab untuk membersihkan darah, memproduksi empedu untuk pencernaan dan menyimpan glikogen untuk energi.

Faktanya, hati memproses lebih dari 90 persen alkohol yang dikonsumsi. Sisanya keluar dari tubuh melalui urine, keringat, dan pernapasan. Dibutuhkan sekitar satu jam untuk tubuh bisa memproses satu minuman beralkohol. Kerangka waktu ini meningkat dengan setiap minuman. Semakin tinggi kadar alkohol dalam darah seseorang, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses alkohol.

Sayangnya, hati hanya dapat memproses alkohol dalam jumlah tertentu pada suatu waktu. Ketika seseorang minum terlalu banyak, alkohol yang tidak diproses oleh hati beredar melalui aliran darah. Alkohol dalam darah kemudian akan memengaruhi jantung dan otak, yang membuat orang menjadi mabuk.

Penyalahgunaan minuman keras kronis menyebabkan kerusakan sel-sel hati, yang mengakibatkan jaringan parut pada hati (sirosis), hepatitis alkoholik dan mutasi sel yang dapat menyebabkan kanker hati. Kondisi ini biasanya berkembang dari perlemakan hati ke hepatitis alkoholik menjadi sirosis, meskipun peminum berat dapat mengembangkan sirosis alkoholik tanpa terlebih dahulu mengembangkan hepatitis.

Jumlah alkohol yang aman akan tergantung pada berat badan seseorang, ukuran dan apakah mereka laki-laki atau perempuan. Wanita menyerap lebih banyak alkohol dari setiap minuman dibandingkan dengan pria, sehingga mereka berisiko lebih besar mengalami kerusakan hati. Mengkonsumsi 2 hingga 3 minuman beralkohol setiap hari dapat membahayakan hati seseorang. Selain itu, pesta minuman keras, atau minum 4 atau 5 minuman lagi berturut-turut, juga dapat menyebabkan kerusakan hati.

Baca juga: Selain Alkohol, Ini 6 Penyebab Gangguan Fungsi Hati

Gejala Penyakit Liver

Peminum berat menghadapi risiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit hati dibandingkan dengan peminum moderat. Hepatitis alkoholik atau peradangan yang menyebabkan degenerasi hati, dapat berkembang menjadi sirosis dan bahkan bisa berakibat fatal. Namun, ini juga dapat dicegah dengan melakukan pantang.

Berikut adalah beberapa gejala umum penyakit hati, yaitu: 

  • Kulit dan mata kekuningan (jaundice).
  • Sakit perut dan bengkak.
  • Bengkak di kaki dan pergelangan kaki.
  • Urine gelap.
  • Mual atau muntah.
  • Kulit yang gatal.
  • Kecenderungan mudah memar.
  • Kelelahan kronis.
  • Demam.
  • Disorientasi.
  • Kelemahan.
  • Kehilangan selera makan.
  • Kotoran pucat atau berdarah.

Penyakit hati yang disebabkan oleh minuman keras sebenarnya bisa dihindari. Sebagian besar sumber dokter menyebutkan bahwa konsumsi alkohol moderat itu berarti minum satu minuman per hari untuk wanita dan dua untuk pria. Selain itu, secara umum, tidak ada jenis minuman beralkohol yang aman untuk hati. Jadi, baik itu bir, wine, atau jenis minuman keras lainnya, mereka sama berbahayanya. 

Baca juga: Perlu Tahu, Fakta Medis Seputar Minuman Beralkohol

Untuk menjaga kesehatan hati, alangkah baiknya mencegah minuman keras dan beralih ke pola makan yang lebih sehat. Selain itu, pola hidup sehat ini juga bisa kamu lengkapi dengan konsumsi suplemen dan vitamin untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kini kamu juga bisa beli suplemen atau vitamin di Halodoc. Dengan layanan antar, pesanan kamu akan tiba kurang dari satu jam dalam kondisi yang rapi tersegel. Praktis bukan? Yuk, gunakan Halodoc sekarang!

Referensi:
Addiction Center. Diakses pada 2021. Alcohol and Liver Damage.
National Health Service UK. Diakses pada 2021. Alcohol-Related Liver Disease.
Healthline. Diakses pada 2021. Alcohol-Related Liver Disease.