Waspada, Trichiasis Dapat Sebabkan Ulkus Kornea

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waspada, Trichiasis Dapat Sebabkan Ulkus Kornea

Halodoc, Jakarta – Trichiasis adalah suatu kondisi di mana bulu mata berputar ke dalam dan dapat menggesek bola mata, sehingga menyebabkan masalah. Ulkus kornea adalah luka terbuka yang terbentuk pada kornea. Biasanya disebabkan oleh infeksi. 

Cedera kecil pada mata atau erosi yang disebabkan oleh penggunaan lensa kontak terlalu lama dapat menyebabkan infeksi. Trichiasis juga sangat bisa menyebabkan ulkus kornea bila bulu mata ini menggesek kornea. Bagaimana ini bisa terjadi? Baca selengkapnya di sini.

Bagaimana Trichiasis Bisa Terjadi?

Gejala trichiasis ketika kamu merasa memiliki sesuatu di mata. Mata mungkin berwarna merah, peka terhadap cahaya, sakit, ataupun mudah robek. Kamu juga mungkin memiliki pandangan yang mengabur.

Bulu mata yang menempel pada kornea (bagian depan mata kamu yang bening) untuk waktu yang lama dapat menyebabkan iritasi mata atau kondisi yang lebih serius pada permukaan mata. Ini dapat menyebabkan infeksi dan jaringan parut. Bahkan, bisa memengaruhi penglihatan.

Baca juga: Bintik Putih pada Mata, Waspada Terkena Ulkus Kornea

Perawatan trichiasis dapat melibatkan menghilangkan bulu mata, folikel atau keduanya, ataupun mengarahkan pertumbuhan bulu mata supaya tumbuh dengan benar. Terkadang trichiasis hanya memengaruhi beberapa bulu mata. Dokter mata dapat mengangkatnya dengan pinset. 

Jika kamu memiliki banyak bulu mata yang tumbuh ke arah mata, operasi dapat dilakukan untuk menghilangkannya secara permanen. Operasi ablasio menggunakan frekuensi radio atau laser untuk menghilangkan bulu mata dan folikel rambut. Adapun perawatan bedah lainnya termasuk:

  1. Elektrolisa

Proses ini menggunakan listrik untuk menghilangkan rambut secara permanen. Meskipun efektif, elektrolisis memakan waktu dan dapat menyakitkan.

  1. Cryosurgery

Prosedur ini menghilangkan bulu mata dan folikel dengan membekukannya. Cryosurgery bisa jadi efektif, tetapi juga berpotensi menimbulkan komplikasi. Ingin tahu lebih lanjut pengobatan trichiasis, tanyakan langsung ke Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih kapan dan di mana saja mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Ulkus Kornea

Selain trichiasis, ulkus kornea juga bisa disebabkan oleh hal-hal lain mulai dari  acanthamoeba keratitis yang merupakan infeksi yang sering terjadi pada pengguna lensa kontak. Ini adalah infeksi amuba, meskipun jarang, dapat menyebabkan kebutaan.

Herpes simplex keratitis adalah infeksi virus yang menyebabkan kambuhnya lesi atau luka berulang di mata. Sejumlah hal yang dapat termasuk stres, paparan sinar matahari yang berkepanjangan, ataupun apa pun yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Apakah Ulkus Kornea adalah Penyakit Menular?

Infeksi jamur ini berkembang setelah cedera pada kornea. Infeksi  jamur juga dapat berkembang pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Sedangkan penyebab lainnya adalah: 

  1. Mata kering.
  2. Cedera mata.
  3. Gangguan peradangan.
  4. Mengenakan lensa kontak yang tidak disterilkan.
  5. Kekurangan vitamin A.

Orang yang memakai lensa kontak lunak kedaluwarsa atau memakai lensa kontak sekali pakai untuk jangka waktu yang lama (termasuk semalam) berada pada risiko yang meningkat untuk mengembangkan ulkus kornea.

Bagaimana seseorang bisa tahu apakah dia mengalami ulkus kornea? Gejala dan tanda-tanda ulkus kornea itu sendiri meliputi radang mata, sakit mata, penglihatan kabur, bintik putih pada kornea, kelopak mata bengkak, nanah pada mata, sensitivitas terhadap cahaya, serta sensasi seperti ada sesuatu di mata (sensasi benda asing).

Cara terbaik untuk mencegah ulkus kornea adalah menghindari tidur saat mengenakan lensa kontak, membersihkan dan mensterilkan lensa kontak sebelum dan sesudah memakainya, membilas mata untuk menghilangkan benda asing, serta cuci tangan sebelum menyentuh mata.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Corneal Ulcer.
WebMD. Diakses pada 2019. What is trichiasis?
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2019. Trichiasis Symptoms and Treatment.