• Home
  • /
  • Yang Terjadi Jika Kanker Pankreas Masuk Stadium Lanjut

Yang Terjadi Jika Kanker Pankreas Masuk Stadium Lanjut

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Yang Terjadi Jika Kanker Pankreas Masuk Stadium Lanjut

Halodoc, Jakarta – Ketika kanker pankreas sudah masuk stadium lanjut, proses penyembuhannya tidak bisa dilakukan dengan operasi. Kenapa bisa begitu? Soalnya kanker sudah sampai menyebar ke pembuluh darah. 

Walaupun begitu, bukan berarti pengidap kanker pankreas stadium lanjut tidak memiliki harapan hidup. Profesional medis akan melakukan beberapa upaya mulai dari mengecilkan kanker, memperlambat pertumbuhan kanker, sampai meredakan gejalanya. Simak informasi lebih lanjut di bawah ini!

Gejala yang Menandai Pankreas Masuk Stadium Lanjut

Sejatinya pankreas adalah organ yang membantu memfasilitasi fungsi pencernaan dan pengaturan gula darah. Ketika kanker menyebar dari pankreas ke bagian lain dari tubuh, dokter mengklasifikasikannya sebagai kanker pankreas stadium 4. 

Ketika seseorang sudah didiagnosis mengidap kanker stadium 4, itu berarti kankernya telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, dan mungkin ini termasuk usus, hati, paru-paru, limfa, dan perut.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Kanker Pankreas?

Berdasarkan data kesehatan yang dipublikasikan oleh Pancreatic Cancer Action Network, berikut ini hal-hal yang menandai penyakit kanker yang dialami seseorang sudah masuk stadium lanjut: 

  1. Munculnya nyeri tak biasa yang terjadi di perut atau punggung.

  2. Penurunan berat badan yang signifikan.

  3. Mengidap penyakit kuning (kulit dan mata menguning) dengan atau tanpa gatal.

  4. Kehilangan selera makan.

  5. Mual.

  6. Terdapat perubahan yang signifikan pada tinja, baik dari segi warna, intentistas, maupun tekstur. 

  7. Mengenali pankreatitis.

  8. Mengidap diabetes. 

  9. Kelelahan.

  10. Pembekuan darah.

Butuh informasi lebih lengkap mengenai kanker pankreas stadium lanjut, tanyakan saja langsung di Halodoc

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: Berat Badan Turun Tanpa Sebab Jadi Awal Gejala Kanker?

Studi pencitraan adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi tumor pankreas. Dokter sering menggunakan CT scan untuk melihat apakah kanker telah menyebar ke organ terdekat. Selain CT scan, besar kemungkinan profesional medis menggunakan tes lain, seperti MRI, PET, dan ERCP. 

Banyak pengidap kanker pankreas baru terdeteksi ketika kondisi penyakit sudah masuk stadium lanjutan. Menyadari hal tersebut sangat penting untuk melakukan deteksi dini. Ketika didiagnosis lebih awal, tindakan operasi dapat memberikan peluang terbaik untuk mengendalikan kanker pankreas. 

Sayangnya seperti yang sudah diutarakan sebelumnya, sebagian besar pasien didiagnosis pada tahap akhir dan tidak memenuhi syarat untuk pembedahan. Jadi, tes untuk menemukan kanker pankreas pada tahap paling awal sangat dibutuhkan.

Ketika tindakan operasi tidak bisa digunakan sebagai opsi, maka perawatan untuk kanker pankreas stadium lanjut adalah kemoterapi. Lewat kemoterapi, sel-sel kanker yang sudah mencapai aliran darah akan dideteksi dan diperlambat pertumbuhannya, sehingga membantu pasien untuk bertahan hidup lebih lama. 

Selain kemoterapi, pasien juga memerlukan perawatan tambahan, yang sangat penting untuk membantu mengendalikan efek samping dari kemoterapi. 

Dukungan Emosional

Tidak hanya memengaruhi fisik, kondisi kanker stadium lanjut juga memberikan pengaruh pada kondisi psikis dan emosional pengidap dan orang-orang terdekatnya. Besar kemungkinan ada begitu banyak gejolak emosi yang dialami mulai dari kemarahan, ketakutan, kesedihan, kegelisahan, depresi, dan kesulitan tidur.

Mendapatkan dukungan emosional dapat membantu memulihkan diri dan memberikan semangat dalam menjalani perawatan. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pengidap kanker pankreas stadium lanjut yang berguna untuk emosionalnya adalah: 

  1. Berbicara dengan orang yang dicintai.

  2. Membangun jaringan pendukung yang melibatkan teman dan keluarga.

  3. Melakukan pertemuan dengan terapis untuk mendapatkan informasi mengenai keterampilan coping.

  4. Mencari informasi terdepan mengenai kanker pankreas stadium akhir.

  5. Berlatih teknik relaksasi, seperti meditasi, terapi kreatif, dan yoga.

  6. Berolahraga sesuai dengan rekomendasi dokter.

  7. Mendiskusikan pilihan perawatan medis dengan satu atau lebih dokter.

  8. Bergabung dengan komunitas sesama penyintas kanker.

Referensi:

Pancreatic Cancer Action Network. Diakses pada 2020. Advanced Cancer.
Medical News Today. Diakses pada 2020. What does it mean to have stage 4 pancreatic cancer?