17 May 2019

2-4-2, Pola Minum untuk Cegah Dehidrasi Saat Puasa

2-4-2, Pola Minum untuk Cegah Dehidrasi Saat Puasa

Halodoc, Jakarta - Puasa adalah suatu kegiatan menahan haus dan lapar sejak sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam. Hal ini wajib dilakukan oleh setiap muslim apabila sudah memasuki bulan Ramadan. Dikarenakan tubuh tidak mendapat asupan cairan seharian, seseorang mungkin saja mengalami dehidrasi.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air dan kekurangan cairan dapat berpengaruh pada warna urine yang dihasilkan ketika keluar dari tubuh. Apabila tubuh mengalami pengurangan cairan, sel-sel dan saraf tubuh dapat terpengaruh juga. Selain itu, seseorang yang mengalami dehidrasi dapat mengalami sakit kepala, sembelit, hingga kelelahan.

Kekurangan cairan saat puasa yang signifikan dapat berdampak pada penurunan sinyal ke otak. Hal tersebut dapat membuat seseorang mengalami penyusutan otak. Selain itu, dehidrasi juga dapat membuat seseorang mengalami konstipasi, sehingga berdampak pada gangguan kesehatan lainnya. Dehidrasi saat puasa juga dapat membuat asam lambung menjadi naik.

Baca Juga : Buka Puasa dengan 5 Minuman ini untuk Cegah Dehidrasi

Pola Minum Cegah Dehidrasi saat Puasa

Saat kamu menahan haus dan lapar selama 14 jam, mineral pada tubuh akan berkurang. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya dehidrasi saat puasa adalah pola 2-4-2. Hal yang paling penting adalah mengatur konsumsi air putih ketika berbuka puasa, setelah salat tarawih, dan saat sahur. Berikut penjelasannya tentang hal tersebut:

1. Minum Dua Gelas Air Putih saat Berbuka Puasa

Salah satu cara untuk mencegah dehidrasi saat puasa adalah dengan meminum dua gelas air putih saat berbuka puasa. Minum air putih sangat penting saat berbuka dengan meneguknya sedikit demi sedikit agar asam lambung tidak naik secara drastis.

Setelah itu, kamu dapat minum air putih sambil mengonsumsi kurma satu buah. Setelah itu, barulah kamu mengonsumsi satu gelas lagi dan sambil menyantap makanan ringan. Jangan lupa untuk salat magrib untuk memberikan jeda terhadap ruang di perut.

2. Minum Empat Gelas di Malam Hari

Kamu dapat meminum empat gelas di malam hari supaya tubuh kamu tetap terjaga dari dehidrasi saat puasa. Empat gelas air putih di malam hari, yaitu sejak jam 7 malam hingga menjelang waktunya tidur. Hal ini juga dapat membuat kamu lebih mudah untuk memproses makanan yang masuk ketika mengonsumsi makanan berat, sehingga organ pencernaan lebih sehat.

3. Minum Dua Gelas saat Sahur

Kamu dapat mengatasi dehidrasi saat puasa dengan meminum dua gelas saat sahur. Kamu dapat meminum air satu gelas pada saat bangun tidur untuk sahur atau ketika menyantap makanan sahur. Kemudian, satu gelas lainnya adalah ketika mendekati waktunya imsak. Dengan cara tersebut, selain mengatasi dehidrasi, kamu juga dapat memperlancar pencernaan dan membuang racun di dalam tubuh.

Baca Juga : Ini 4 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa

Hal-Hal yang Harus Dihindari

Setelah kamu mencukupi 8 gelas per hari dengan pola 2-4-2, kamu juga harus menghindari beberapa hal ketika berpuasa. Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu hindari saat akan puasa:

1. Menghindari Minuman yang Mengandung Kafein

Salah satu hal yang harus dihindari adalah mengonsumsi minuman yang mengandung kafein. Hal tersebut dikarenakan kafein memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga dapat membuang mineral dan air dari dalam tubuh. Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan rasa haus yang tidak baik ketika berpuasa.

2. Hindari Makanan Pedas atau Asin

Makanan pedas dan asin dapat meningkatkan kebutuhan tubuh kamu terhadap air. Maka dari itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan pedas atau asin dan makanlah dengan porsi kecil. Jika kamu yang memasak untuk sahur dan berbuka, cobalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak garam atau rempah-rempah.

Baca Juga : Dehidrasi saat Puasa, Tanda Kurang Minum?

Itulah cara tepat untuk mencegah dehidrasi saat sedang berpuasa. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal dehidrasi saat puasa, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja melalui Chat atau Voice/Video Call. Ayo, download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play!