3 Gejala Trichiasis yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
3 Gejala Trichiasis yang Perlu Diwaspadai

Halodoc, Jakarta - Mata yang sehat merupakan idaman bagi kebanyakan orang. Bulu mata yang lentik pun pastinya didambakan oleh banyak orang. Pasalnya, bulu mata yang lentik dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik. Walau begitu, tidak semua orang dianugerahi bulu mata yang lebat dan lentik. Karenanya, beberapa orang ada yang melakukan extension bulu mata untuk membuatnya jadi lebih menarik.

Ternyata, terdapat suatu gangguan yang berhubungan dengan bulu mata dan dapat membahayakan bola mata seseorang. Gangguan tersebut disebut dengan trichiasis. Kelainan tersebut dapat menimbulkan beberapa gejala yang harus diwaspadai. Berikut beberapa gejala yang harus kamu perhatikan!

Baca juga: Kenali Strategi SAFE untuk Mengobati Trakhoma

Gejala Trichiasis yang Harus Diwaspadai

Bulu mata pada setiap manusia berguna untuk melindungi mata. Walau begitu, hal tersebut mungkin saja terjadi sebaliknya. Jika terjadi, mungkin saja kamu mengalami gangguan trichiasis. Gangguan ini dapat membuat bulu mata tumbuh ke dalam dan terus menimbulkan gesekan pada mata.

Kelainan pada bulu mata tersebut dapat tumbuh ke dalam dan bergesekan dengan bagian-bagian mata, seperti kornea, konjungtiva, dan bagian lainnya. Hal ini dapat menyebabkan iritasi pada mata dan timbulnya beberapa gejala yang dikarenakan bulu mata yang masuk ke dalam tersebut.

Iritasi yang terjadi pada mata disebabkan trichiasis terkadang juga dapat menyebabkan abrasi pada kornea. Peradangan dan kehilangan penglihatan juga mungkin saja terjadi disebabkan oleh kondisi yang menjadi kronis atau berkelanjutan. Maka dari itu, perhatikan gejala yang timbul pada mata supaya dapat dilakukan penanganan dini.

Berikut beberapa gejala-gejala trichiasis yang dapat timbul dan harus diwaspadai, yaitu:

  1. Fotofobia

Salah satu gejala yang harus diwaspadai dan mungkin terkait dengan trichiasis adalah fotofobia. Hal ini dapat menyebabkan mata kamu sangat sensitif terhadap cahaya. Jika cahaya yang berada di sekitar kamu terlalu terang, maka kamu mungkin merasa tidak nyaman atau timbul rasa sakit.

  1. Mata Merah

Trichiasis juga dapat menyebabkan mata kamu kerap memerah. Selain itu, hal ini juga tidak dapat ditangani dengan obat tetes mata. Jika kamu terus mengalami mata merah, cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pengobatan dini jika disebabkan oleh bulu mata yang tumbuh ke dalam.

Baca juga: Operasi Keratoplasti Bisa Atasi Penyakit Mata Presbiopi, Benarkah?

  1. Ganjalan pada Mata

Seseorang yang mengalami trichiasis mungkin saja kerap merasakan terdapat suatu ganjalan pada matanya. Perasaan tersebut lama-kelamaan berkembang menjadi rasa gatal. Pada tahap yang parah, kamu mungkin merasakan nyeri pada mata. Jika sudah mengalami nyeri, ada baiknya langsung diperiksa.

Jika kamu ingin memastikan gangguan yang terjadi pada mata kamu adalah trichiasis, kamu dapat bertanya pada dokter dari Halodoc. Caranya terbilang mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone kamu! Selain itu, kamu juga dapat melakukan pembelian obat tanpa keluar rumah dengan aplikasi tersebut.

Cara untuk Mengobati Trichiasis

Sebelum dilakukan pengobatan, dokter umumnya akan memeriksa mata kamu terkait gangguan yang terjadi. Jika telah dipastikan disebabkan oleh bulu mata yang tumbuh ke dalam, dokter akan memutuskan opsi perawatan yang terbaik. Beberapa perawatan yang dapat dilakukan, antara lain:

  1. Pencukuran Bulu Mata

Cara pertama untuk menangani trichiasis adalah dengan mencukur bulu mata. Pencukuran atau pencabutan bulu mata yang masuk ke dalam tersebut akan dilakukan dengan alat khusus. Walau begitu, bulu mata umumnya dapat tumbuh kembali dalam dua atau tiga bulan.

Baca juga: Tahapan Perkembangan Penyakit Trakhoma yang Harus Diketahui

  1. Elektrolisis

Cara lainnya untuk mengatasi gangguan pada bulu mata tersebut adalah dengan elektrolisis. Hal ini dilakukan dengan menggunakan arus listrik untuk merusak folikel rambut, sehingga mencegah rambut tersebut tumbuh kembali. Walau begitu, kemungkinan bulu tersebut tumbuh kembali sekitar 50 persen.

Referensi:
Verywell Health. Diakses pada 2019. Misdirected and Ingrown Eyelashes
WebMD. Diakses pada 2019. Trichiasis: When Eyelashes Grow Toward the Eye