02 November 2018

3 Makanan Penyebab Panas Dalam dan Cara Mengatasinya

Penyebab panas dalam, mengatasi panas dalam

Halodoc, Jakarta - Kamu pasti pernah merasakan sariawan, nyeri tenggorokan, dan bibir pecah-pecah. Kondisi ini merupakan gejala yang akan kamu rasakan jika kamu mengalami panas dalam. Apakah kamu tahu bahwa kondisi ini merupakan gejala dari suatu penyakit? Biasanya, kamu akan mengalami panas dalam terlebih dahulu jika kamu akan mengalami gangguan tenggorokan, gangguan pencernaan, kelelahan, hingga ketidakseimbangan hormon.

Panas dalam tidak dikenal dalam dunia medis. Definisi panas dalam pada setiap orang bisa berbeda, karena penyebabnya bisa berbeda-beda pada setiap orang. Biasanya, keluhan yang paling sering dijumpai adalah bibir pecah-pecah, sariawan, badan pegal, sakit gigi, diare, badan terasa pegal, mimisan, hingga buang air besar yang disertai dengan darah.

Apa saja makanan yang dapat menyebabkan kondisi ini?

Makanan Pedas

Sebagian besar orang Indonesia pasti sangat menyukai makanan pedas. Bahkan, sebagian orang merasa tidak afdol jika makanan yang mereka santap tidak memiliki rasa pedas.

Makanan pedas memiliki kandungan capsaicin dalam cabai yang ampuh untuk membuat nafsu makan menjadi meningkat. Tidak jarang hal ini membuat banyak orang makan makanan pedas dengan kalap tanpa memedulikan dampak negatif yang muncul setelahnya. Mengonsumsi makanan yang terlalu pedas dan dalam jumlah yang banyak dapat memicu seseorang mengalami sakit tenggorokan, sehingga menimbulkan panas dalam.

Makanan yang Digoreng

Makanan yang dimasak dengan digoreng memang rasanya gurih dan lezat. Bukan hanya ikan dan ayam, saat ini berbagai makanan yang dimasak dengan digoreng, seperti es krim goreng, sudah menjadi cemilan favorit.

Tahukah kamu bahwa mengkonsumsi makanan yang digoreng dapat menimbulkan iritasi pada tenggorokan? Tak hanya itu, makanan ini juga memicu terjadinya panas dalam, karena tekstur makanan yang digoreng kering dan berminyak membuat tenggorokan semakin sulit untuk menelan.

Makanan yang Mengandung Susu

Kamu pasti tidak menyangka bahwa makanan yang mengandung susu dapat membuat tenggorokan terasa panas. Tidak hanya produk susu, makanan yang mengandung olahan santan seperti gulai dan soto juga dapat menimbulkan efek yang sama. Rasanya pun lezat dan gurih.

Namun, kamu harus berhati-hati, karena jika terlalu sering mengkonsumsi makanan ini dapat memicu terjadinya panas dalam. Hal ini dikarenakan kandungan susu dan santan bisa meningkatkan produksi lendir di dalam tubuh. Lendir ini lah yang memicu rasa gatal pada tenggorokan.

Langkah pertama yang harus kamu lakukan dalam mengobati panas dalam adalah dengan mengenali penyebab timbulnya panas dalam yang kamu alami. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui pengobatan yang tepat untuk kondisi kamu. Kamu juga dapat melakukan hal-hal di bawah ini untuk mengembalikan kesehatan kamu seperti sedia kala.

Makan Sayur dan Buah

Sayur dan buah kaya akan kandungan serat, vitamin, dan mineral yang berkhasiat untuk melancarkan pencernaan. Selain itu, sayur dan buah juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Pilih sayur dan buah yang warnanya terang dan pekat untuk kandungan nutrisi terbaik. Misalnya sayur bayam, kangkung, wortel, terong, dan brokoli. Stroberi, pepaya, apel, dan anggur juga baik untuk mengobati panas dalam. Untuk menambah asupan serat dan vitamin, konsumsi buah-buahan seperti apel dan anggur dengan kulitnya.

Berkumur dengan Air Garam

Berkumur dengan larutan air garam bisa membantu meredakan sakit tenggorokan dan sariawan. Caranya adalah siapkan segelas air putih hangat dan campurkan dengan satu sendok teh garam.

Untuk mengobati sakit tenggorokan, berkumurlah sambil mendongak. Sedangkan untuk mengusir sariawan, kamu bisa berkumur pada area yang sedang sakit. Kamu bisa berkumur selama 20 sampai 30 detik lalu buang airnya, jangan ditelan. Ulangi berkumur air garam setiap beberapa jam sekali untuk hasil yang baik.

Mengkonsumsi Madu

Dalam berbagai penelitian, madu sangat ampuh untuk melegakan berbagai masalah tenggorokan. Jadi, kalau tenggorokan mulai terasa sakit atau kering, segera minum madu murni. Kamu juga bisa mencampurnya dengan teh, air hangat, atau diminum begitu saja. Madu juga bisa jadi solusi untuk bibir kering dan pecah-pecah. Caranya adalah dengan mengoleskan madu pada bibir kamu yang kering untuk menjaga kelembapan alaminya.

Nah, itu lah tips untuk meredakan penyakit panas dalam yang kamu alami. Kamu dapat melihat tips-tips kesehatan lainnya dengan mendownload aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store. Di sana kamu juga dapat berdiskusi dengan dokter ahli seputar masalah kesehatan kamu. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang kamu butuhkan dan pesanan kamu akan diantar ke rumah kamu dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya segera!

Baca juga: