3 Tips Agar Perut Enggak Mual Saat Puasa

3 Tips Agar Perut Enggak Mual Saat Puasa

Halodoc, Jakarta - Perubahan pola makan yang terjadi ketika menjalankan ibadah puasa tak pelak membuat sistem pencernaan berusaha menyesuaikan diri. Dalam proses penyesuaian inilah, biasanya terjadi berbagai gangguan. Apalagi jika asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa kurang baik. Salah satu yang paling sering dikeluhkan adalah mual. Adakah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah perut mual?

Mual tidak selalu diikuti oleh muntah. Namun, jika mual dibiarkan berkepanjangan, ini bisa membuat seseorang menjadi lemas karena kehilangan energi, terutama jika sedang berpuasa. Agar ibadah tetap lancar, berikut beberapa tips mencegah rasa mual saat puasa:

1. Batasi Jenis Makanan Tertentu

Jika terus-terusan merasa mual saat menjalan ibadah puasa, bisa jadi ada yang salah dengan makanan yang dikonsumsi. Jadi, coba perhatikan apa yang dimakan saat sahur dan berbuka puasa. Untuk mencegah perut mual saat puasa, sebaiknya perbanyak konsumsi pisang, nasi, saus apel (applesauce), dan roti panggang saat sahur atau berbuka. Terutama bagi yang rentan mengalami mual atau sedang menjalani masa pemulihan infeksi saluran cerna. Pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang dipilih karena makanan ini mudah dicerna dan bisa diterima oleh mayoritas orang.

Baca juga: Mual Setelah Makan, Kenapa?

2. Pastikan Tubuh Terhidrasi dengan Baik

Sebelum dan selama puasa, ada baiknya pastikan tubuh sudah terhidrasi dengan baik. Perbanyak minum air putih dan kaldu bening saat sahur untuk menghindari dehidrasi. Meski begitu, disarankan untuk jangan terlalu banyak memberi cairan dalam satu waktu agar perut tidak mengalami peregangan. Jumlah cairan yang bisa ditolerir oleh perut adalah 30-60 mililiter tiap 10-15 menit. Bagi bayi dan anak-anak, maka jumlahnya sepertiga dari 30 mililiter.

Gunakan pola 2-4-2 untuk mencegah dan menghilangkan rasa mual saat puasa, yaitu dua gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Di sisi lain, peregangan perut akibat kebanyakan cairan justru berpotensi menyebabkan mual memburuk.

Baca juga: Pernah Merasa Gugup Hingga Mual? Ketahui Penyebabnya

3. Berlatih Teknik Pernapasan

Teknik pernapasan yang baik bisa mencegah perut mual. Bagaimana bisa? Iya, bisa kok. Faktanya, pernapasan dalam yang terkendali dapat menghilangkan rasa mual. Jika kamu kerap mengalami mual dan sudah merasa menjaga asupan makanan, latihan pernapasan mungkin bisa dicoba. Berikut caranya:

  • Tidur telentang, letakkan bantal di bawah dengkul dan leher agar nyaman.
  • Letakkan kedua tangan di atas perut tepat di bawah tulang rusuk dengan jari saling terkunci. Dengan demikian, kamu akan dapat merasakan jari-jemari saling memisah ketika mengambil napas. Dengan cara ini kamu akan tahu bahwa praktik pernapasan telah benar.
  • Ambil napas yang dalam dan pelan dengan perut. Bernapaslah sebagaimana bayi bernapas. Gunakan diafragma dan bukan tulang rusuk. Diafragma akan menciptakan sedotan udara yang lebih kuat dibanding tulang rusuk.

Baca juga: Mual Saat Mudik, Coba Atasi dengan Cara Ini

Itulah sedikit penjelasan tentang tips mencegah perut mual saat puasa, yang mungkin dapat dicoba. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!