• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Fakta Mengenai Sindrom Cinderella Complex

4 Fakta Mengenai Sindrom Cinderella Complex

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Sindrom Cinderella Complex merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kepribadian atau sikap tertentu. Seperti istilahnya, sindrom ini digunakan untuk menggambarkan sosok perempuan yang mungkin akan terlihat atau mengingatkan seseorang terhadap sosok Cinderella, yaitu tokoh dalam dongeng klasik karya Charles Perrault, yang masih dikenal dan digandrungi hingga saat ini.

Dalam kisahnya, Cinderella digambarkan sebagai gadis muda yang hidup merana di bawah siksaan ibu dan saudara tirinya dan memiliki hidup menderita. Namun, kehidupannya berubah setelah ia menghadiri pesta dansa dan bertemu dengan seorang pangeran. Meski bersifat fantasi, ternyata di dunia nyata juga dikenal sebuah kondisi yang disebut Sindrom Cinderella Complex

Baca juga: 5 Gejala Terkena Sindrom Cinderella Complex yang Sering Diabaikan

Fakta Seputar Sindrom Cinderella Complex

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan kondisi ini, perlu diketahui beberapa fakta di balik istilah Sindrom Cinderella Complex. Apa saja? 

1.Merupakan Istilah Populer 

Istilah sindrom Cinderella Complex (CC) pertama kali dicetuskan oleh Colette Dowling, kemudian digunakan sebagai istilah psikiatri modern. Dengan kata lain, sindrom Cinderella Complex sebenarnya adalah istilah populer dan belum diteliti secara mendalam. Istilah ini pertama kali dimuat dalam sebuah buku berjudul “The Cinderella Complex: Women's Hidden Fear of Independence”. Jadi, sindrom Cinderella Complex belum bisa dijadikan sebagai sebuah gangguan secara psikologis.

2. Menyoroti Masalah Kemandirian 

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang menyoroti masalah kemandirian pada perempuan. Melalui bukunya, Colette Dowling menjelaskan bahwa perempuan pada umumnya tidak dididik untuk menghadapi ketakutannya dan tidak diajarkan mengatasi segala masalahnya sendiri. Meski belum termasuk dalam masalah psikologis, sindrom Cinderella Complex cukup dekat kaitannya dengan gangguan psikologis, yaitu gangguan kepribadian dependen.

Baca juga: Enggak Seindah Dongeng, Hati-Hati Gejala Sindrom Cinderella Complex

Secara umum, sindrom Cinderella Complex digambarkan sebagai gangguan kepribadian yang menyebabkan seseorang menjadi sangat tergantung pada orang lain. Bahkan, orang dengan sindrom ini nyaris tidak bisa untuk hidup mandiri. Sindrom ini memicu keinginan di bawah ketidaksadaran untuk diurus oleh orang lain atau keadaan yang dialami seorang perempuan di mana ia sangat ingin dilindungi dan membutuhkan seorang pria sebagai tameng dalam kehidupannya.

3.Faktor Pola Asuh 

Sindrom ini diduga erat kaitannya dengan pola asuh yang diterapkan. Cinderella complex diduga muncul karena ada perbedaan pola asuh antara anak laki-laki dan anak perempuan. Banyak yang percaya bahwa pola asuh yang diterapkan pada anak perempuan cenderung lebih sedikit memiliki dorongan untuk menjadi mandiri. Selain itu, anak perempuan juga sering dibesarkan dengan pola asuh orang tua yang lebih protektif pula. 

Seorang perempuan dikatakan mengidap Cinderella Complex jika menunjukkan beberapa gejala, seperti mendambakan pasangan penyelamat, seseorang yang dapat melindungi, mengayomi, dan menyediakan segala kebutuhan hidupnya.

4.Berisiko Memicu Masalah Mental 

Kabar buruknya, sindrom ini ternyata bisa meningkatkan risiko muncul masalah mental. Sindrom Cinderella Complex mengarah pada perilaku yang tidak efektif dalam pekerjaan dan merasa cemas akan kesuksesan. Perempuan yang mengalami sindrom ini pun cenderung merasa takut bahwa kemandiriannya bisa menghilangkan esensi feminitas dirinya sebagai seorang perempuan.

Baca juga: 3 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Sindrom Cinderella Complex

Jika merasa mengalami gejala seperti sindrom Cinderella Complex atau mengetahui orang yang memiliki gangguan ini, cobalah untuk membicarakannya dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Womens Wellbeing and Mental Health. Diakses pada 2020. The Cinderella Complex .
Empowher. Diakses pada 2020. Psychology Behind The Cinderella Complex. 
People. Diakses pada 2020. Many Women Yearn to Be Saved, Just Like Cinderella, Argues Colette Dowling.