• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Hal yang Sebaiknya Dihindari Orangtua saat Balita Tantrum

4 Hal yang Sebaiknya Dihindari Orangtua saat Balita Tantrum

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Menjumpai anak yang mengalami tantrum, terkadang membuat ibu kewalahan. Saat balita tantrum, bukan hanya kelelahan dari segi fisik, kondisi ini pun kerap membuat mental ibu turut diuji. Tantrum sendiri merupakan kondisi di mana anak meluapkan emosinya dengan cara menangis, mengamuk, hingga berteriak.

Baca juga: Tips Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum

Namun jangan khawatir, tantrum merupakan hal normal yang akan terjadi pada anak usia 1 - 3 tahun. Kondisi ini juga menjadi salah satu bagian dari proses tumbuh kembang anak. Nah, untuk mencapai proses yang optimal dan baik, sebaiknya ibu kenali lebih banyak mengenai tantrum. Dengan begitu, ibu lebih memahami cara mengatasi dan hal yang sebaiknya dihindari saat balita tantrum.

Penyebab Tantrum pada Anak

Tantrum yang dialami anak terkadang membuat ibu menjadi frustrasi. Kondisi ini menyebabkan anak meluapkan emosinya dengan berteriak, marah, menendang, bahkan tidak jarang dengan sikap yang tidak menyenangkan. Kondisi ini sangat umum terjadi, baik pada anak laki maupun perempuan. Biasanya, tantrum akan rentan dialami anak dengan usia 1–3 tahun.

Lalu, apa yang menyebabkan anak-anak mengalami tantrum? Tantrum merupakan proses tumbuh kembang anak, di mana anak mulai mengenal emosi. Baik frustasi, marah, maupun stres. 

Tantrum terjadi ketika anak belum bisa mengutarakan apa yang ia rasakan dengan baik, sehingga menangis menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan. Kondisi ini sering terjadi ketika anak merasakan kondisi tidak nyaman, kelelahan, atau bahkan lapar.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Anak Mengalami Tantrum

Saat Balita Tantrum, Hindari Beberapa Hal Ini

Sambil menunggu anak menjadi lebih tenang, tidak ada salahnya ibu menenangkan diri agar tidak terbawa emosi. Salah satu cara yang bisa dilakukan ibu untuk mengatasi tantrum pada anak dengan menjaga emosi ibu menjadi stabil dan mencari tahu penyebab anak mengalami tantrum.

Namun, untuk menghindari tantrum semakin parah, sebaiknya hindari beberapa hal ini saat balita mengalami tantrum:

1.Terlalu Memberi Perhatian pada Anak Saat Tantrum

Tentunya, saat anak tantrum ibu ingin sekali berada di dekat anak untuk memberikan perhatian. Namun, sebaiknya hindari tindakan tersebut karena dapat membuat tantrum semakin memburuk. Berikan anak waktu sendiri untuk menenangkan perasaannya. Namun, pastikan ibu selalu memperhatikan anak dengan jarak tertentu. Berpura-puralah ibu tidak mendengar jeritan atau tangisan anak. Hal ini cukup efektif untuk menghentikan tantrum pada anak.

2.Mencoba Menghibur Anak di Tengah Tantrum

Jika anak menangis karena sedih, tentunya orangtua bisa menemani dan menghibur anak. Namun, jika ia menangis karena tantrum dan disertai dengan tindakan yang kurang baik, sebaiknya hindari menghibur anak.

3.Memberikan Apa yang Menjadi Tuntutan Anak

Jika anak mengalami tantrum karena tidak mau mandi sore, sebaiknya jangan berikan apa yang menjadi tuntutan anak. Kondisi ini akan membuat anak berpikir dengan tantrum, ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Dengan begitu, kondisi ini dapat terjadi secara berulang. Sebaiknya, berikan pengertian pada anak mengapa ia tidak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan.

4.Tidak Tegas pada Anak

Jika ibu selalu memberikan peringatan tanpa adanya sikap tegas atau disiplin, kondisi ini akan membuat tantrum pada anak menjadi lebih buruk. Bersikaplah tegas dan disiplin pada anak yang sedang tantrum. Dengan begitu, anak akan lebih memahami bahwa sikap tantrum yang dilakukan tidak akan membuat anak mendapatkan keinginannya.

Itulah beberapa hal yang sebaiknya dihindari orangtua saat balita tantrum. Setelah anak tenang, tidak ada salahnya tanyakan pada anak dengan baik apa yang membuat anak mengalami kondisi tersebut.

Baca juga: Mengenal 2 Jenis Tantrum pada Anak

Jika tantrum anak disebabkan oleh kondisi tidak nyaman dari gangguan kesehatan yang dirasakan, sebaiknya segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk lakukan pemeriksaan. Cari tahu rumah sakit terdekat dari tempat tinggal ibu, melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:
Very Well Family. Diakses pada 2021. How Parents Make Temper Tantrums Worse.
Kids Health. Diakses pada 2021. Temper Tantrum.
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2021. Temper Tantrums.