Ketahui 4 Jenis Liposarkoma yang Dapat Menyerang

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ketahui 4 Jenis Liposarkoma yang Dapat Menyerang

Halodoc, Jakarta - Liposarkoma adalah tumor langka yang berasal dari jaringan lemak yang terjadi pada jaringan lunak di tubuh. Hal ini diklasifikasikan sebagai kanker, karena potensinya untuk berulang secara lokal dan menyebar ke area lain dari tubuh. 

Tingkat keparahan penyakit tergantung pada subtipe liposarkoma dan stadium tumor primer yang terjadi. Gangguan ini dapat timbul di berbagai lokasi di seluruh tubuh, meskipun paling sering ditemukan kaki dan tangan, terutama di paha. 

Liposarkoma juga dapat tumbuh di belakang perut di daerah yang disebut retroperitoneum. Karena banyaknya ruang, dapat secara efektif menyembunyikan tumor dengan ukuran dan berat yang substansial. 

Beberapa orang dengan liposarkoma mungkin tidak memiliki gejala pada tahap awal. Namun, karena tumor tumbuh dan berkembang ke tahap selanjutnya, hal tersebut berpotensi menekan jaringan lain dan menyebabkan rasa sakit. 

Penyebab genetik spesifik liposarkoma belum dapat diidentifikasi. Meski demikian, disebutkan bahwa hal itu dimulai pada sel-sel lemak yang telah kehilangan kemampuannya untuk menjadi dewasa atau memiliki pertumbuhan yang tidak diatur. 

Liposarkoma lebih umum terjadi pada pria paruh baya dengan usia 50-65 tahun dibandingkan dengan wanita dan sangat jarang pada anak-anak. Perawatan utama adalah pembedahan atau kemoterapi/radiasi tergantung pada stadium tumor saat presentasi.

Baca juga: Mengenal Sarkoma Jaringan Lunak, Tumor yang Menyerang Jaringan Lunak Tubuh

Jenis Liposarkoma yang Dapat Menyerang

Pada liposarkoma yang terjadi, gangguan tersebut terbagi menjadi empat jenis tipe yang umum terjadi. Beberapa jenis liposarkoma yang dapat menyerang seseorang dan berbahaya adalah:

  1. Dibedakan dengan baik: Jenis liposarcoma ini adalah tipe yang paling umum terjadi. Sel-sel dalam tubuh cenderung mengalami pertumbuhan yang lambat atau tingkat pertumbuhan yang rendah. Walau begitu, tumor tipe ini tidak menimbulkan rasa sakit.

  2. Myxoid: Liposarkoma jenis ini adalah tumor tingkat menengah hingga tinggi yang mempunyai pola sel kanker bulat yang jelas. Tumor ini terbilang dapat lebih cepat menyebar dibanding tipe pertama.

  3. Pleomorfik: Tumor dari liposarkoma jenis ini adalah bentuk yang paling langka yang dapat terjadi, tetapi paling agresif. Gangguan ini dapat menyebabkan hal yang parah terjadi pada seseorang yang mengidapnya.

  4. Berdiferensiasi: Pada jenis ini, tumor yang terjadi dapat meningkat menjadi tingkat tinggi karena perkembangan dari sel kanker tingkat rendah. Penyebaran gangguan ini pada tubuh juga sangat cepat.

Baca juga: Kenali 7 Jenis dan Gejala Sarkoma Jaringan Lunak

Pengobatan Liposarkoma

Pembedahan adalah perawatan untuk liposarkoma primer yang belum menyebar ke organ lain. Dalam kebanyakan kasus, seorang ahli bedah akan mengangkat tumor, bersama dengan margin lebar dari jaringan sehat di sekitar tumor, dengan tujuan meninggalkan area bebas dari penyakit dan mencegah tumor kembali. 

Sebagian besar tumor lengan dan kaki dapat berhasil diangkat dan menyisakan anggota tubuh yang terlibat. Pada sebagian kecil kasus, amputasi adalah cara terbaik untuk sepenuhnya menghilangkan kanker dan mengembalikan pengidapnya ke kehidupan fungsional. 

Kombinasi operasi dan terapi radiasi telah terbukti mencegah kekambuhan di lokasi bedah pada sekitar 85-90 persen kasus yang terjadi. Hasil ini bervariasi tergantung pada subtipe liposarkoma yang terlibat. 

Terapi radiasi dapat digunakan sebelum, selama, atau setelah operasi untuk membunuh sel-sel tumor dan mengurangi kemungkinan tumor kembali di lokasi yang sama. Walau begitu, terapi radiasi yang dilakukan sebelum operasi mungkin bermanfaat dan juga dapat menyembuhkan luka bedah.

Baca juga: Mengenal Sarkoma, Kanker pada Tulang dan Jaringan Lunak

Itulah pembahasan tentang jenis liposarcoma yang dapat menyerang seseorang. Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait dengan gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!