4 Kebiasaan Sederhana untuk Mengatasi Flu

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
4 Kebiasaan Sederhana untuk Mengatasi Flu

Halodoc, Jakarta - Saat pergantian  musim, beberapa penyakit mudah menyerang. Salah satu penyakit tersebut adalah flu, yang umumnya berkemabng saat memasuki musim hujan. Influenza atau flu dapat muncul karena infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Penyakit ini tidak membahayakan, namun cukup mengganggu aktivitas harian jika tidak segera diobati.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang terserang flu, apalagi saat musim dingin daya tahan virus bisa jadi lebih kuat. Hal ini karena tingkat kelembapan yang rendah, dan paparan sinar matahari yang minim sehingga menyebabkan penularan virus bisa terjadi melalui udara. Terlebih lagi jika daya tahan tubuh sedang lemah, maka hal ini bisa menyebabkan kamu semakin mudah terserang flu.

Baca Juga: Sudah Tahu Perbedaan dari Pilek dan Flu? Cari Tahu Di sini!

Tidak hanya dengan menggunakan obat, beberapa kebiasaan sederhana juga bisa dilakukan untuk mempercepat kesembuhan flu, antara lain:

  • Perbanyak istirahat di Rumah

Saat terkena flu, sebaiknya kamu tidak pergi dulu ke kantor karena penyakit ini sangat mudah menular. Kamu juga tidak boleh mengabaikan hal ini dan malah memaksakan untuk beraktivitas normal, karena hal ini hanya menyebabkan penyakit semakin parah. Saat flu, tubuhmu juga membutuhkan energi ekstra ketika melawan infeksi. Jika kamu sedang flu, terutama jika demam, kamu akan merasa lebih lemah dan kelelahan.

Pastikan kamu untuk istirahat di rumah dan manfaatkan waktu ini untuk mengistirahatkan tubuh. Kamu bisa meringkuk di sofa, habiskan waktu untuk membaca, menonton DVD, atau tidur agar untuk melawan virus yang sedang menyerang. Kamu bisa mencoba untuk tidur dengan bantal ekstra di bawah kepala karena mengangkatkan kepala akan membantu meringankan hidung tersumbat.

Tidur yang cukup juga merupakan kunci untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, dan ketahanan tubuh terhadap kuman. Tidur kurang dari 7 jam semalam hampir tiga kali lipat berisiko terkena flu. Jika kamu sedang flu dan gejalanya membuat sulit tidur, kamu bisa mencoba untuk tidur siang.

  • Minum Banyak Cairan dan Makanan Bergizi

Pastikan untuk mendapat lebih banyak cairan saat terkena flu. Tidak perlu air putih, kamu bisa memenuhi kebutuhan air dengan minum jus buah, minuman isotonik, atau makanan yang berkuah. Cairan mampu menjaga sistem pernapasan tetap terhidrasi dan membantu mengubah lendir agar bisa mudah dikeluarkan. Lendir yang keluar ini baik karena jika menumpuk dapat menyebabkan infeksi.

Selain itu, mungkin saat flu kamu jadi tidak enak badan dan mungkin tidak nafsu makan. Namun, kamu harus tetap memenuhi kebutuhan gizi. Camilan sehat juga bisa ditambahkan seperti buah dan sayuran.

Baca Juga: 5 Makanan Terbaik untuk Meredakan Pilek

  • Berhenti Merokok

Faktanya, merokok bisa memperburuk kondisi paru-paru, bahkan ketika kamu sedang dalam keadaan sehat. Merokok juga bisa meningkatkan risiko serangan flu dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Gejala flu yang dihadapi juga lebih buruk dan akan bertahan lebih lama dalam tubuh. Akibat merokok, sel-sel yang rusak di paru-paru jadi lebih sulit  melawan flu sehingga kamu disarankan berhenti merokok.

  • Segera Minum Obat

Memang gejala flu yang muncul pada awalnya tidak terlalu berat, namun bukan berarti kamu bisa menganggapnya remeh. Biasanya saat flu demam juga bisa muncul karena tubuh berusaha untuk mengeluarkan panas untuk melawan virus. Tidak hanya itu, kamu juga dapat merasakan batuk dan pusing. Oleh karena itu, segera untuk minum obat untuk membantu tubuh melawan virus dan meringankan gejala yang muncul.

Baca Juga: Ketahui Gejala dan Cara Mengatasi Pilek di Rumah

Itulah beberapa kebiasaan sederhana untuk mengatasi flu. Jika gejala flu tidak kunjung sembuh atau bahkan mengindikasikan bahwa ini merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius, segera periksakan diri ke dokter. Dengan melakukan penanganan yang tepat di rumah sakit, maka hal ini bisa meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!