15 November 2018

4 Kebiasaan untuk Menghindari Gangguan Tidur Berjalan

4 kebiasaan untuk menghindari gangguan tidur berjalan

Halodoc, Jakarta – Sleepwalking atau gangguan tidur berjalan adalah kondisi menyimpang yang dilakukan seseorang ketika tertidur. Biasanya, pengidap akan memiliki kebiasaan bangun dari tempat tidur di tengah tidur dan berjalan. Perlu diingat, mereka masih tidak sadarkan diri saat berjalan.

Orang yang mengalami gangguan tidur berjalan akan melakukan aktivitas seperti biasa ketika mengalami sleepwalking. Ada beberapa pengidap yang kerap membuka mata dengan pandangan sayu atau kosong ketika mengalami gangguan tidur berjalan.

Gangguan tidur dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya waktu tidur yang dialami oleh pengidap, jadwal tidur yang tidak teratur, rasa cemas berlebihan, stres, depresi, kekurangan magnesium, dan keracunan alkohol. Tidak hanya faktor lingkungan saja, faktor fisik juga bisa membuat seseorang mengalami gangguan tidur berjalan seperti menstruasi, kehamilan, dan penyakit asam lambung.

Gangguan tidur berjalan umum terjadi pada siapa saja ketika seseorang tidur pada malam hari. Kondisi ini dialami ketika seseorang sudah masuk dalam fase Non Rapid Eye Movement atau sekitar 1 hingga 2 jam setelah seseorang tertidur. Meskipun gangguan tidur berjalan bukan merupakan kondisi yang berbahaya, gangguan ini dapat menyebabkan cedera pada pengidapnya. Misalnya jatuh atau terbentur ketika sedang mengalami gangguan tidur berjalan.

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk menghindari dampak buruk dari gangguan tidur berjalan. Kegiatan ini juga bertujuan agar kamu memiliki tidur yang berkualitas, yaitu sebagai berikut:

1. Perhatikan Waktu Istirahat

Rasa lelah yang berlebihan bisa membuat seseorang mengalami gangguan seperti kesulitan tidur hingga gangguan tidur berjalan. Sebaiknya perhatikan waktu istirahat yang kamu miliki. Ketika kamu merasa badan kamu sudah lelah, sebaiknya berikan tubuh kamu waktu istirahat.

2. Luangkan Lebih Banyak Waktu untuk Tidur

Orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 8 jam perhari. Memiliki waktu tidur yang cukup akan membuat kamu terhindar dari masalah gangguan tidur. Banyak manfaat yang akan kamu rasakan ketika kamu memiliki waktu tidur yang berkualitas. Tidur cukup membuat usia kamu lebih panjang, mengendalikan nafsu makan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan konsentrasi atau daya ingat.

3. Lakukan Gaya Hidup yang Sehat

Jika kamu mengalami gangguan tidur berjalan, sebaiknya perhatikan pola gaya hidup yang kamu jalani. Melakukan gaya hidup sehat membuat kamu terhindar dari masalah gangguan tidur termasuk gangguan tidur berjalan. Salah satu yang perlu dihindari adalah mengonsumsi alkohol. Alkohol bisa memengaruhi seseorang mengalami masalah gangguan tidur bahkan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh kamu.

4. Rutin Berolahraga

Cara menghindari masalah gangguan tidur bisa diatasi dengan melakukan olahraga ringan seperti yoga, jalan santai, bersepeda, dan renang. Rutin melakukan olahraga mampu mengurangi rasa cemas atau stres dan dapat memengaruhi kualitas tidur kamu. Semakin kamu relaks sebelum tidur, kamu akan memiliki tidur yang berkualitas.

Tidak ada salahnya untuk bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc ketika kamu mengalami masalah gangguan tidur. Sebaiknya, masalah gangguan tidur jangan dianggap sepele karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Yuk download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: