24 August 2017

4 Pengaruh Polusi Udara Pada Kesehatan

4 Pengaruh Polusi Udara Pada Kesehatan

Halodoc, Jakarta - Polusi udara dari asap kendaraan dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Tanpa kamu sadari aktivitas yang padat sehari-hari membuat kamu lupa untuk menjaga diri dari paparan polusi udara. Asap kendaraan merupakan salah satu penyebab tertinggi polusi udara yang ada di lingkungan sekitar. Oleh karena itu sangat disarankan untuk memakai masker apabila kamu banyak melakukan aktivitas di luar ruangan agar terhindar dari paparan polusi udara.

Beberapa alasan mengapa polusi udara dari asap kendaraan memberikan pengaruh negatif bagi kesehatan adalah sebagai berikut:

1.  Bersifat Karsinogenik
Bahan bakar kendaraan masa kini memiliki tingkat polusi yang lebih rendah diabndingkan polusi kendaraan di era sebelumnya. Namun perlu diingat bahwa jumlah polutan yang terkandung di dalamnya tetap tinggi karena jumlah kendaraan sekarang ini sangat banyak. Gas buang kendaraan memiliki sifat karsinogenik yang dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan. Paparan zat karsinogenik ini bisa penyebab rusaknya organ tubuh dan fatalnya bisa menyebabkan pemicu terjadinya kanker.

Ini karena ada dua zat kimia yang terkandung dalam zat karsinogenik yaitu benzena dan timbal. Benzena merupakan senyawa aromatik yang merupakan campuran dasar bahan bakar. Zat kimia yang satu ini dapat mudah masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan maupun permukaan kulit. Apabila jumlah adar benzena di dalam darah terlalu banyak dapat merusak sumsum tulang. Sedangkan timbal adalah logam yang terbentuk dari gas buang kendaraan. Zat kimia ini bisa menempel dan mengendap hingga jumlahnya terakumulasi di berbagai permukaan benda hingga makhluk hidup. Paparan timbal berlebihan dapat meningkatkan risiko anemia serta mengganggu kerja saraf dan otak.

2.  Merusak Pernafasan
Apabila terpapar polusi udara akibat asap kendaraan kebanyakan orang akan terkena gangguan pernafasan. Dampaknya bermacam-macam, mulai dari menurunnya kadar oksigen dalam tubuh hingga kerusakaan saluran pernafasan seperti asma dan kanker paru-paru.

3.  Peredaran Oksigen Dalam Darah Terganggu
Setelah saluran pernafasan, sistem peredaran darah pun bisa terkena dampak negatif polusi udara. Karbon monoksida (CO) terlalu banyak maka kadar kekentalan darah dan kadar protein inflamasi dapat meningkat, inilah yang menjadi tanda perkembangan arterosklerosis (radang pembuluh darah). Dalam sebuah studi lingkungan di Boston diketahui bahwa wilayah yang memiliki paparan gas buang tinggi maka penduduknya akan memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler, stroke, dan diabetes.

4.  Gangguan Kesehatan Anak
Tim peneliti Children’s Health study dari University of Southern California melakukan studi terhadap lebih dari 6.000 anak-anak di 12 komunitas Southern California. Diketahui dari penelitian ini bahwa efek jangka panjang dari paparan polusi udara adalah gangguan pernapasan akut dan asma.

Itulah 4 dampak berbahaya dari polusi udara terhadap kesehatan. Cara terbaik untuk mencegah dampak negatifnya adalah dengan selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah. Terutama jika kamu banyak melakukan aktivitas di luar ruangan dan banyak terpapar polusi udara seperti mengendarai sepeda motor atau berjalan di jalan raya.

Apabila menggunakan masker sekali pakai, ingat untuk hanya menggunakannya tidak lebih dari 8 jam. Biasakan juga untuk si kecil menggunakan masker saat ia beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi yang tinggal di kota-kota besar.


Masalah gangguan kesehatan bisa dicegah dan diminimalisir akibatnya apabila ditangani secara tepat. Untuk itu, selalu bicarakan masalah kesehatan dengan dokter yang tepat saat kamu merasa tidak sehat. Gunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter melalui Voice/Video Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan yang dibutuhkan melalui Halodoc, order melalui smartphone dan pesanan pun siap diantar ke tujuan yang kamu inginkan. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang.