4 Penyakit Kulit yang Biasa Muncul di Kaki

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
4 Penyakit Kulit yang Biasa Muncul di Kaki

Halodoc, Jakarta – Kaki adalah bagian tubuh yang berperan penting dalam menopang berat badan saat beraktivitas. Fungsi ini ditunjang oleh susunan 42 otot, 26 tulang, 50 ligamen, dan 250 ribu kelenjar keringat.

Adanya masalah pada kaki tentu berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari. Makanya sebisa mungkin, kamu perlu berhati-hati saat beraktivitas untuk mencegah risiko cedera atau masalah lain pada kaki.

Baca Juga: Waspadai 6 Penyakit yang Ditandai dengan Kaki Kesemutan

Mengenal Berbagai Penyakit Kulit pada Kaki

1. Lecet

Umumnya terjadi akibat penggunaan sepatu baru atau ukuran sepatu yang tidak pas. Jika kondisi ini terjadi, bersihkan area kaki yang terluka, oleskan salep antibiotik, lalu tutup dengan plester atau perban. Selama masa penyembuhan, kamu dianjurkan melakukan hal berikut:

  • Jangan gunakan iodine atau hidrogen peroksida sebagai obat luka lecet untuk membersihkan kulit. Gunakan air untuk membersihkan luka pada kulit.

  • Jangan mandi dengan air terlalu panas dan menggunakan sabun yang mengandung banyak bahan kimia. Hal ini dapat memperparah luka lecet di kaki.

  • Jangan mengeringkan luka lecet di kaki menggunakan handuk, apalagi dengan menggesekkannya.

  • Kompres kulit dengan air es untuk mengurangi rasa sakit.

2. Cantengan

Alias kondisi tumbuhnya kuku kaki ke dalam. Jika diambil dengan cara yang tidak tepat (seperti ditarik paksa), kamu rentan mengalami infeksi yang lebih parah. Biasanya, cantengan disebabkan karena tekanan sepatu, infeksi jamur, atau struktur kaki yang buruk. Lantas, apa yang harus dilakukan? Jawabannya adalah potong kuku kaki menggunakan gunting kuku, jangan ditarik paksa.

3. Kapalan

Rentan terjadi akibat tekanan atau gesekan berlebih, sehingga kulit kaki menebal, mengeras, dan berwarna kekuningan. Penebalan ini membuat kulit kaki menjadi kurang sensitif. Kapalan biasanya muncul di telapak kaki, tumit, atau jari kaki. Bila kamu mengalami kapalan, bisa diobati dengan cara berikut ini:

  • Rendam kaki dengan air garam hangat selama 15 menit sebanyak 3-4 kali sehari. Sambil merendam kaki, gunakan cotton bud untuk membantu mendorong kulit agar menjauhi kuku. Air hangat bisa meringankan rasa sakit dan pembengkakan akibat cantengan dan setelahnya keringkan kaki.

  • Jaga kaki agar tetap bersih dan kering selama beraktivitas, kecuali saat kamu merendamnya dengan air garam hangat.

  • Minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen.

  • Oleskan salep antibiotik untuk meminimalkan risiko infeksi.

  • Balut jari yang cantengan menggunakan perban kasa. Lebih baik pakai sendal selama beraktivitas hingga cantengan sembuh. Jika ingin menggunakan sepatu, pastikan ukurannya tidak terlalu sempit.

Baca Juga: Mata Ikan, Enggak Terlihat tapi Ganggu Kaki Melangkah

4. Mata Ikan

Dikenal dengan nama clavus, yaitu kondisi penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Mata ikan berbentuk bulat dan berukuran lebih kecil dibanding kapalan. Ciri mata ikan berupa penebalan, pengerasan, dan benjolan pada kulit kaki. Kulit menjadi bersisik, kering, atau berminyak.

Pengidap mata ikan rentan mengalami rasa nyeri ketika kulit yang terinfeksi ditekan. Rasa nyeri ini menjadi pembeda antara kapalan dan mata ikan. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata ikan?

  • Gunakan obat khusus untuk mengobati mata ikan, baik dalam bentuk cair, gel, pad, atau plester.

  • Menggunakan batu apung. Rendam kaki dalam air hangat selama 5 menit (atau sampai kulit kaki terasa lembut), basahi batu apung dan gosokkan ke bagian kulit yang mengeras selama 2-3 menit. Setelahnya, bilas kaki hingga bersih.

  • Pada kasus parah, diperlukan operasi untuk memotong bagian kulit yang menebal dan mengeras menggunakan pisau bedah. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada jaringan di bawah area yang terinfeksi. Prosedur lain untuk mengatasi mata ikan berupa cryotherapy dan pengobatan laser.

Baca Juga: Ketahui Penyakit Kaki yang Umum Terjadi pada Lansia

Itulah penyakit kulit yang biasa muncul di kaki. Kalau kamu punya keluhan pada kaki, jangan ragu berbicara dengan dokter ahli. Tanpa harus antre, sekarang kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab sama dokter dengan download aplikasi Halodoc via fitur Tanya Dokter.