31 May 2018

4 Tips Aman Joging saat Puasa

4 Tips Aman Joging saat Puasa

Halodoc, Jakarta - Joging adalah jenis olahraga ringan yang bisa kamu lakukan saat puasa. Tapi untuk melakukannya, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Sebab jika dilakukan sembarangan, joging bisa memicu dehidrasi dan mengganggu aktivitas berpuasa kamu di bulan Ramadan. (Baca juga: Jelang Puasa, Ingat-Ingat Olahraga Ini Bila Ramadan Tiba)

Tips Aman Joging saat Puasa

Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah 1 jam sebelum berbuka atau setelah salat tarawih. Alasannya karena pada waktu tersebut, kamu bisa langsung menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah berolahraga. Nah, agar aktivitas joging kamu tetap aman, berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Jika kamu sudah berencana untuk joging saat puasa, pastikan bahwa tubuh kamu sudah terhidrasi dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan pola 2-4-2, yaitu minum dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas air putih saat makan malam, dan dua gelas air putih saat sahur. Kamu juga bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran saat sahur ataupun berbuka. (Baca juga: Aturan Minum Air Putih saat Puasa)

2. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan

Pemanasan sangat penting untuk dilakukan, terutama jika kamu ingin berolahraga saat puasa. Ini karena pemanasan berperan untuk memberikan “sinyal” ke tubuh bahwa kamu sudah siap secara fisik dan mental untuk berolahraga. Sedangkan pendinginan berperan untuk memberikan “sinyal” ke tubuh bahwa kamu sudah selesai berolahraga dengan menurunkan ritme olahraga yang dilakukan. Untuk melakukannya, kamu hanya perlu menyediakan waktu selama 5-10 menit untuk peregangan tubuh dan jalan santai sebelum olahraga (pemanasan) dan setelah olahraga (pendinginan).

(Baca juga: Planking, Olahraga Ringan yang Menyehatkan Saat Puasa)

3. Atur Napas saat Olahraga

Bernapas lewat mulut saat joging bisa membuat kamu cepat lelah. Oleh sebab itu, kamu lebih dianjurkan untuk bernapas melalui hidung saat joging di bulan Ramadan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan cukup oksigen ke otot saat berlari, sehingga kamu terhindari dari risiko nyeri pada perut akibat kekurangan oksigen. Saat kamu bernapas melalui hidung, pastikan untuk membiarkan mulut sedikit terbuka untuk membantu pernapasan.

4. Gunakan Sepatu Khusus

Sepatu tidak hanya dianggap sebagai teman berlari, namun juga sebagai alat yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa saat berlari. Ini karena seiring perkembangan zaman, para produsen sepatu telah menciptakan inovasi sepatu baru yang bisa membantu menjaga keseimbangan dan stabilitas saat berlari. Oleh sebab itu, pastikan kamu memilih sepatu khusus lari yang nyaman dan disesuaikan dengan jenis lari (joging santai, lari jarak pendek, atau sprint), berat badan, dan medan yang dihadapi (aspal, mesin, atau permukaan berbatu). (Baca juga: Alasan Kamu Butuh Sepatu Berkualitas untuk Joging)

Jika kamu punya keluhan kesehatan saat puasa, sebaiknya kamu segera bicara dengan dokter. Kabar baiknya, saat ini kamu sudah bisa bicara pada dokter tanpa perlu repot ke luar rumah. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play. Lalu, kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, ayo gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga untuk mendapatkan rekomendasi saran dari dokter tepercaya.