• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Nyaman dan Manfaat Berhubungan Intim di Usia Senja

Tips Nyaman dan Manfaat Berhubungan Intim di Usia Senja

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Ada pandangan kalau seks bergelora dan manfaatnya hanya bisa diperoleh pasangan di usia 20-an atau 30-an. Seks tidak lagi dibutuhkan oleh pasangan lansia. Faktanya, menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Help Guide, seks berkualitas di usia senja dapat memberikan dampak positif untuk pasangan lansia.

Beberapa manfaat signifikan yang diperoleh adalah meningkatkan kesehatan mental dan fisik, membakar lemak, serta menyebabkan otak melepaskan endorfin yang secara drastis mengurangi kecemasan dan sebagai ungkapan perasaan. Simak selengkapnya mengenai manfaat seks di usia senja di bawah ini!

Menjaga Keharmonisan

Melakukan hubungan seks adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Tidak hanya membuat kamu dan pasangan bahagia, tetapi berhubungan seks juga memiliki manfaat baik untuk kesehatan. Apalagi jika kamu dan pasangan sudah memasuki usia senja.

Ada yang berkomentar kalau seks hanya untuk pasangan muda, padahal seperti yang sudah disinggung sebelumnya, seks malah menjadi sesuatu yang dianjurkan buat pasangan lansia. Beberapa penelitian menegaskan kalau tetap intens melakukan hubungan seks di usia senja dapat membuat pasangan terhindar dari penyakit jantung koroner.

Baca juga: Sperma Masuk ke Dalam Kandungan, Bahayakah?

Tidak hanya itu, menjaga hubungan seks tetap berkualitas meski sudah lanjut usia juga dapat menurunkan tingkat stres menjadi lebih rendah dan meningkatkan kepercayaan diri. Lantas, bagaimana cara supaya hubungan seks tetap aman, nyaman, dan berkualitas? Berikut ini tips yang bisa dilakukan:

  1. Komunikasi

Sebelum melakukan hubungan intim, tidak ada salahnya untuk melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pasangan. Bicarakanlah hal-hal yang menyenangkan. Tentu melakukan hubungan seks di usia senja akan terasa berbeda jika dibandingkan saat usia masih muda yang masih segar-segarnya.

Bicarakan dengan pasangan yang nyaman seperti apa. Jika kamu merasa pasangan kamu memiliki gairah yang menurun, bicarakan dari hati ke hati. Jangan sampai hal ini merusak hubungan kalian. Terkadang penyakit tertentu justru menjadi penyebab gairah seks menurun.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai penanganan untuk masalah ini, tanyakan langsung saja di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

  1. Inovasi dalam Berhubungan

Jika kalian telah berumah tangga dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya kamu dan pasangan perlu berinovasi dalam melakukan hubungan intim. Hal ini bertujuan untuk tetap menghangatkan hubungan rumah tangga. Selain itu, dengan melakukan inovasi, kamu dan pasangan tidak akan cepat merasa bosan dengan aktivitas seks.

  1. Orgasme

Jangan ragu untuk membicarakan upaya supaya kamu dan pasangan mendapatkan orgasme. Tidak hanya memberi kepuasan, orgasme justru memberikan manfaat untuk kesehatan, di antaranya untuk mencegah penyakit jantung, kanker prostat, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan menghilangkan migrain.

  1. Lakukan Posisi yang Aman dan Tepat

Masalah yang sering dijumpai pada pasangan usia senja saat melakukan hubungan seks adalah cepat lelah dan sakit punggung. Sebaiknya saat akan melakukan hubungan seks, kamu dan pasangan membicarakan mengenai posisi yang aman dan tepat. Hal ini bertujuan agar kamu dan pasangan terhindar dari sakit punggung atau cedera yang lainnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Perubahan Gairah Seksual Ibu Hamil di Trimester Kedua

Pada usia senja, kamu bisa mencoba untuk melakukan posisi spooning yang sangat cocok untuk pasangan usia senja. Tidak bisa disangkal kalau stamina sangat berperan dalam menjaga hubungan seks tetap aman dan berkualitas. Tetaplah sehat dengan memasukkan 30-45 menit olahraga setiap hari dan menjaga pola makan sehat.

Referensi:
Rewire.News. Diakses pada 2020. Is This a Golden Age of Teen Sexual Responsibility?
Help Guide. Diakses pada 2020. Better Sex as You Age.